**
**
*Santa Claus - Sinterklas*
*Oleh : Paulus Tamzil*

30-Nov-2006, 11:22:02 WIB - [*www.kabarindonesia.com *]


Sinterklas nama sebenarnya ialah Nicolaas lahir sekitar 280 sesudah Masehi
di Patara tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki. Ayahnya adalah orang
Arab yang bernama Ephiphanius sedangkan Ibunya bernama Nonna, jadi tidaklah
salah kalau saya tulis bahwa Sinterklas itu orang Arab, berdasarkan tempat
kelahiran maupun berdasarkan keturunannya.

Saya menulis Artikel ini sebab pada tanggal enam Desember adalah hari ulang
tahunnya dari Sinterklas yang dirayakan diseluruh dunia, terutama di
negara-negara Eropa, apalagi di Holland tempat dimana saya tinggal pada saat
ini.

Berdasarkan hasil survey di negara-negara Eropa maupun USA, ternyata
Sinterklas adalah orang ketiga paling beken setelah Tuhan Yesus dan Bunda
Maria, tetapi hanya sedikit sekali orang mengetahui siapa sebenarnya
Sinterklas ini dan bagaimana sejarahnya.

Sinterklas sangat beken bukan hanya di Holland saja, melainkan juga di
Italy, Yunani dan Rusia, sehingga banyak anak lelaki disana yang diberi nama
Nicolaas dan untuk perempuan menjadi Nicole atau Nicolien. Disamping itu
banyak lagi gereja-gereja di Rusia, maupun Yunani yang diberi nama Nicolaas.


Aneh tapi nyata! Walaupun Sinterklas merupakan reklame dari seorang uskup
gereja Katolik, Paus tidak yakin akan kebenarannya, karena kenyataannya
lebih banyak dongeng atau khayalan yang dibuat mengenai Sinterklas, bahkan
yang digabung dengan kepercayaan orang-orang kafir. Sehingga pada tahun 1970
Vatikan telah menghapus dan mencoret nama Sinterklas dari kalender nama-nama
orang-orang suci, tetapi karena banyaknya protes yang berdatangan, sehingga
Vatikan memberikan kelonggaran dan kebebasan untuk memilih apakah Sinterklas
termasuk orang suci ataukah bukan teserah kepada diri masing-masing, tetapi
secara resmi Sinterklas bukan termasuk orang yang dianggap suci lagi. Atau
secara tidak langsung gelar maupun titel "Saint"nya di copot!

Ibu dari Nicolaas tidak pernah punya anak sebelumnya, tetapi karena ia
selalu memohon dan berdoa kepada Tuhan, akhirnya permohonannya dikabulkan.
Ia melahirkan seorang anak lelaki yang diberi nama Nicolaas. Menurut legenda
pada saat masih bayipun Nicolaas sudah melakukan puasa, seperti yang sering
dilakukan oleh hamba Tuhan pada saat tersebut, ialah tiap hari Rabu dan
Jumat ia tidak mau minum asi (air susu ibu) nya. Walaupun anak tersebut
usianya belum satu tahun.

Ia ditasbihkan menjadi pastor pada usia 18 tahun di katedral dari pamannya,
karena sifat belas kasihnya yang besar untuk membela umat dan fakir miskin,
akhirnya ia diangkat menjadi uskup.

Menurut legenda pada saat Nicolaas mengadakan perjalanan ketanah suci dalam
perjalanan kapalnya dilanda angin ribut, sehingga salah satu tiang layarnya
patah dan menimpa kepala dari seorang kelasi di kapal tersebut. Yang
mengakibatkan kematian dari kelasi tersebut. Dengan doa akhirnya Nicolaas
bisa meredakan angin ribut tersebut bahkan ia bisa "menghidupkan" kembali
kelasi yang telah meninggal tersebut. Sejak saat itulah Sinterklas menjadi
beken sebagai Saint atau orang suci pelindung dari para pelaut dan semua
kapal dagang.

Kepercayaan tersebut semakin besar dan semakin kuat sehingga Sinterklas
sudah bisa dianggap sebagai wakil Tuhan untuk melindungi mereka oleh para
pelaut Yunani maupun Italy pada saat tersebut.

Tepatnya pada tanggal 9 Mei 1087 para pemilik kapal dari Italy, mengambil
semua tulang-tulang dan semua sisa dari tubuh Sinterklas untuk dipindahkan
dari Turki ke Italy ke kota Bari. Dan disana dibuat satu gereja besar yang
diberi nama St Nicolaas Katedral. Oleh sebab itu tiap tanggal 9. Mei orang
Italy merayakan hari St Nicolaas sebagai pelindung para pelaut.

Sebelumnya mayat Sinterklas di pindahkan ke Italy, orang Italy percaya akan
cerita mengenai seorang nenek sihir (witch) yang bernama Befana. Ia
mendapatkan tugas dari malaikat untuk memberikan hadiah kepada Tuhan Yesus
pada saat Tuhan Yesus dilahirkan, seperti juga orang Majus, tetapi karena
kelalaiannya ia datang terlambat. Oleh sebab itu Befana mendapat hukuman
tiap tahun sebelum kelahiran Yesus, ia harus memberikan hadiah sebanyak
mungkin kepada anak-anak kecil yang tidak mampu.

Kepercayaan yang lebih bersifat animisme ini dianut oleh banyak orang Italy,
maka dari itu para pemuka agama di Italy mengambil keputusan agar
kepercayaan dari nenek sihir Befana ini dialihkan saja kepada Sinterklas.
Dengan mana bisa memulihkan citra dan nama baik dari orang Katolik sekalian
mengalihkan kepercayaan animisme mereka, menjadi lebih percaya kepada Tuhan.


Inilah awal dari kepercayaan bahwa Sinterklas selalu memberi hadiah kepada
anak-anak pada saat hari ulang tahunnya. Bahkan pengalihan ini memberi efek
sampingan lainnya seakan-akan ada dua Sinterklas, yang satu sebagai
pelindung para pelaut sedangkan yang lain ialah pelindung dari anak-anak dan
dua-duanya berasal dari Myra (Turki).

Para pelaut jaman dahulu kebanyakan orang Spanyol, maka dari itu orang
Belanda percaya bahwa Sinterklas datang dari Spanyol dan tentu datangnya
dengan kapal laut, sebab dahulu belum ada pesawat terbang. Kebanyakan kelasi
dari para kapal dagang jaman dahulu adalah budak-budak dari Afrika, maka
dari itu jelas pembantu dari Sinterklas pun seorang budak dari Afrika yang
diberi nama Zwarte Piet (Piet Hitam).

Sinterklas selalu berusaha apabila ia memberi sesuatu, agar tidak di lihat
maupun diketahui oleh si penerima, sesuai dengan ajaran dari Alkitab. Pada
suatu hari ia berusaha untuk membantu seseorang dari sebuah atap rumah
dengan menjatuhkan sekantung uang melalui cerobong asap. Dan kebeneran uang
tersebut jatuh ke dalam kaos kaki yang sedang digantungkan oleh anak
sipemilik rumah untuk dikeringkan di dekat api pemanas. Hal ini rupanya
diketahui oleh sipemilik rumah.

Sejak saat itu timbul kepercayaan bahwa Sinterklas selalu dtg melalui
cerobong asap di waktu tengah malam dan memberi hadiah untuk anak-anak di
kaos kaki atau kantong di dekat ranjang atau dibawah pohon Natal.

Berdasarkan hal tersebut diatas Sinterklas itu merupakan satu delima yang
membuat umat Katolik dan Paus menjadi risih, karena Sinterklas ini merupakan
campuran antara fakta sejarah, kepercayaan dan tahayul. Agar bisa
menghilangkan dan cepat melupakan Sinterklas dari daftar nama orang suci,
maka Paus Paulus memerintahkan agar sisa mayat dari Sinterklas dipindahkan
saja dari Italy ke Amerika. Dengan mana orang Eropa akan bisa lebih cepat
melupakan Sinterklas. Tepatnya pada tanggal. 5.12.1972 sisa dari mayat
Sinterklas sudah dipindahkan ke gereja Sint Nicolaas - Flushing - di New
York.

Santa Claus dan Sinterklas itu agak berlainan dari segi pakaian maupun
poster tubuh. Santa Claus adalah ciptaan dari Public Relation Manager - Coca
Cola walaupun asal-usulnya dari Sinterklas juga. Untuk meningkatkan
penjualan dari Coca Cola, mereka menciptakan Santa Claus sebagai reclame
figur mereka. Karena orang Amerika tidak mau disebut rasis maka dari itu
untuk Santa Claus di USA tidak boleh ada Zwarte Piet pembantunya yang
berkulit hitam.

Di China juga ada Sinterklas yang lebih lazim dipanggil sebagai Dun Che Lao
Ren, yang berarti Kakek Natal.


--
Let us work together for unity and love

--Johnny Lone-
www.wer1family.com

Ritsumeikan Asia Pacific University
College of Asia Pacific Management
亀川四の湯町 3組
リブェール四の湯B201
Beppu-Oita-Japan

Kirim email ke