Saudaraku, kembali bencana menyapa saudara-saudara kita di Indonesia.
Setelah sumatera dan Aceh terendam banjir, kini giliran Ibukota yang
terapung. Air setinggi 3 mater hampir menggenangi seluruh kota jakarta.
Mungkin kita yang saat ini tengah berada dalam kenyamanan tidak begitu
merasakan bagaimana penderitaan mereka. Tapi mereka yang saat ini
rumahnya terendam banjir, sampai ada seorang ibu yg dievakuasi di atap
rumah selama 3 hari karenaharus menyelamatkan sang buah hati yang masih
berusia 8 bulan, tanpa makanan dan dalam dingin yang menggigit. Ada lagi
bapak2 yang terperosok saluran air dan akhirnya  meninggal dunia.

POSKO BANJIR BANTARAN KALI CILIWUNG

  <http://www.rumahzakat.org/detail.php?id=3012&kd=B#>           
JAKARTA. Naiknya permukaan air di pintu air Depok hingga 3,2 m
menyebabkan ratusan rumah di Bidara Cina, Jatinegara, Kampung Melayu dan
sekitarnya terendam air sejak Selasa (30/1). Banjir ini sempat membuat
warga terkejut mengingat sehari sebelumnya tidak ada hujan di daerah
mereka, namun banjir memasuki rumah-rumah warga di sana sejak pukul 5
pagi. (detik.com)
Relawan Rumah Zakat Indonesia langsung datang ke lokasi bencana pada
Rabu (31/1). Ada 3 posko korban banjir yang di dirikan untuk pusat
bantuan korban banjir: POSKO I yaitu: berlokasi di Jl. Otto Iskandar
Dinata Gang Kampung Melayu RW 09 Kampun Melayu. POSKO II yaitu: Harapan
Baru Bekasi Barat. POSKO III yaitu: Tangerang.          Kegiatan di
Posko Banjir Rumah Zakat Indonesia antara lain :
    1. Dapur Umum
    2. Balai Pengobatan
    3. Tenda Pengungsi
    4. Penyaluran pakaian layak pakai
    5. Penyaluran kornet Superqurban dan makanan siap saji Siaga Gizi
Nusantara
Adapun bagi warga yang hingga kini masih bertahan di rumah mereka,
pembagian makanan dilakukan dengan melempar nasi bungkus dari perahu
karet yang berpatroli mengelilingi pemukiman. Warga-warga ini kini
tinggal di lantai 2 rumah mereka yang mereka jauh-jauh hari sebelumnya
dipersiapkan sebagai alternatif mengungsi.

Pemberian makanan kepada korban banjir yang masih bertahan di rumah
masing-masing ini cukup unik yaitu dengan cara dilempar. Karena mereka
tidak bisa keluar untuk mengungsi disebabkan air yang tinggi. Saat ini
mereka tinggal dilantai 2 yang sengaja mereka siapkan untuk antisipasi
ketika banjir datang.

Wilayah banjir yang cukup luas mengakibatkan sebagian besar warga masih
membutuhkan bahan makanan, obat-obatan, pakaian, serta tenda untuk
mengungsi. Relawan Rumah Zakat Indonesia akan senantiasa beruapaya 
memberikan bantuan yang terbaik bagi para korban banjir.***Newsroom/Maya
Shafira, Jakarta


Saat ini bantuan yang paling mendesak di butuhkan adalah bantuan makanan
siap saji, logistic dan obat-obatan. Paket Bantuan yang bisa kita
salurkan untuk korban banjir antara lain:           1.      PAKET  A Rp.
500.000,00            5  Duz makanan bergizi siap saji ( 60 kaleng).
Bantuan ini dapat membantu 60  korban dari kelaparan.               2.
PAKET  B Rp. 200.000,00           2 Duz makanan  bergizi siap saji (20 
kaleng). Bantuan ini dapat membantu 120 korban dari kelaparan.

Bantuan makanan yang paling efektif untuk korban saat ini adalah makanan
bergizi siap saji, karena bisa langsung di konsumsi/di makan tanpa harus
mengolahan lagi.   Karena bahan bakar, dan pengolahan makanan tidak
memungkinkan di lalukan oleh korban. Selain itu bantuan juga di berikan
dalam bentuk lgistik, dan obat-obatan.

Saudaraku,  bagi yang ingin meringankan penderitaan saudara-saudara kita
yang menjadi  korban banjir di jakarta,  bantuan bisa di salurkan
melalui rekening bantu banjir:

Bank Central Asia    094.3017.007 a.n Yayasan Dompet Sosial Ummul Quro
Bank Mandiri         132.000.481.974.5 a.n Yayasan Rumah ZakatIndonesia
Bank Permata Cabang Syariah 377.100.1555a.n Yayasan Rumah ZakatIndonesia
Mohon konfirmasi melalui emial ini apabila ada amanah  donasi untuk
korban banjir.

[EMAIL PROTECTED] / YM : m_silvania
www.rumahzakat.org

Kirim email ke