Note: forwarded message attached.

"Out beyond ideas of wrongdoing and rightdoing there is a field. I'll meet you 
there.'"
~ Rumi

Eduard de Grave is a member of : The Mayapada Prana mailing list
Forum nge-Junkz dan OoT-nya si brewok!   

  
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  
--- Begin Message ---
dari audiensi dengan Gusti Mung dan KP Wirobumi kemarin, dapat diambil beberapa 
pesan penting :
  1. dari Dinasti MATARAM yang dikemukakan oleh Panembahan Senopati, yang saya 
kira juga sudah dikenal jauh sebelumnya yaitu sejak MAJAPAHIT bahkan SRIWIJAYA 
dalam ukara (kalimat, jawa-red) yang berbeda namun berinti pesan sama.
   
  visi dari Dinasti Mataram tersebut adalah :
  1. MEMAYU HAYUNING BHAWANA
      membuat bumi dan dunia menjadi lebih baik
  2. MEMASAH MESUNING BUDDHI
      mengasah dan belajar spiritualitas secara terus-menerus
  3. MEMASUH MALANING BUMI
      membasuh/menghilangkan hal yang membuat bumi menjadi rusak
  dari 3 visi tersebut dinasti mataram didirikan, sehingga dengan sendirinya 
segala perkara, hal dan pekerjaan untuk membangun negara tidak jauh dari 3 visi 
tadi.
   
  dengan adanya keadaan pemanasan global dan perusakan bumi yang terus 
berlanjut,  Keraton Kasunanan Surakarta berusaha memperkenalkan 3 visi ini pada 
forum internasional untuk ikut menyumbang solusi pemikiran yang berwawasan 
lingkungan dan cinta bumi.
   
  2. kita hidup, makan, minum dari bumi pertiwi yang kita pijak ini.
   makanan (tumbuhan yang kita makan zat-zat (pupuk) diambil dari bumi pertiwi, 
hewan mendapat makan dari tumbuhan). 
  kita mendapat minuman (air berasal dari dalam bumi pertiwi ini juga), 
  kita mendapatkan bahan tambang (minyak, gas, emas, timah, dsb) juga dari bumi 
pertiwi ini.
  kita nanti mati akan dikubur dalam tanah bumi pertiwi ini juga, akan menjadi 
pupuk bagi bumi pertiwi ini juga.
  pernahkah kita sekali saja dalam hidup bersyukur, berterimakasih pada bumi 
pertiwi yang kita pijak setiap hari, namun kita tidak sadari, bahwa kita masih 
berdiri di atas bumi pertiwi ini.
  ritual agama memang harus kita jalankan, namun kesadaran akan bumi (IBU 
PERTIWI) yang juga perwujudanNYA pernahkah kita sadari keberadaannya, bersyukur 
dan berterimakasih pada bumi?
   
  nb : bila ada yang kurang/saya ada yang kelupaan mohon ditambahkan Pak Tri, 
maturnuwun

 
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people 
who know.

[Non-text portions of this message have been removed]


--- End Message ---

Kirim email ke