Camkan Selalu, Pengalaman Adalah Guru Yang Paling Baik. 
   
  Flashback : Masih terngiang-ngiang dikuping setelah membaca berita ketika itu 
(beberapa tahun Yang Lalu), setelah membaca surat kabar dan pemberitaan tentang 
adanya kalangan umat muslim yang menuntut orang Kristen, jangan menggunakan 
istilah kata Allah didalam memanggil Tuhannya. Karena penyebutan nama Allah itu 
hanya boleh digunakan oleh umat Islam saja. Sebab jelas2 kata Allah adalah 
berasal dari kata Arab, dimana wahyu itu diturunkan dalam bahasa Arab, dan 
ketika  Jibril menyuruh Muhammad membaca/Iqro juga memulainya dengan Nama Allah 
dalam Al-Fatihah 1 :1-2=> Bismillah.>Dengan nama Allah & Al-hamdu 
lilahi.....Segala Puji bagi Allah........
   
  Umat Kristen/Katolik Indonesia menjadi heboh karena ulah segelintir para 
ulama dan segrombol umat Muslim Indonesia [yang konon sangat getol sholat dan 
ngaji, bahkan ada cowo yang ngajar cewe ngaji di apartemen sampai jam 4 pagi] 
yang menuntut itu. 
   
  Apa respon dari orang2 Kristen/Katolik waktu itu ? Ada yang mengatakan, kok 
orang2 Kristen/Katolik kena musibah terus2an sih, ada yg agresif mengatakan, 
biarlah apa yang mereka tabur, itulah yg mereka tuai, dan ada yg pasrah, ya 
kita pakai nama Yahwe saja, dan ada lagi yang nyeletuk kita pakai nama Bapa 
Sorgawi saja dan banyak lagi lainnya untuk penyebutan itu, Ngapain sampai bikin 
ribut soal itu, itukan hanya semacam istilah penyebutan saja, padahal yang 
terpenting adalah hubungan pribadi manusia dengan pribadi Tuhannya, bukan 
dengan nama Tuhannya. Dan bagaimanapun semua itu juga membuat heboh sehingga 
terjadi ada yang Pro dan ada Yang kontra. Kalau itu sampai  terjadi berap juta 
Alkitab yg harus dimusnahkan, belum termasuk file2, konsep2, frame2 percetakan, 
film klise dlsb 
   
  Bagaimanapun dahsyatnya protes-protes itu, marilah kita tetap berpedoman pada 
"Kebenaran" yg ada, kalau memang benar katakan benar,  kalau salah katakan 
salah !!!
   
  Mari kita Cari dan tegakkan Kebenaran itu, kita baca Q.s. Al-Hajj 22:40
   
   
  Alladzina ukhrijuu min diyarihim bi ghairi haqqin illa ‘an yaquluu Rabuna 
llahu,wa lau laa daf’u llahin nnaasa ba’dhuhum ba’dhin lahudimat shawami’u wa 
biya’un wa shalawatun wa masaajidu yudhkaru fiihasmu llahi katsiran, wa 
liyanshurana llahu min yanshuruhu. Innallaha laqawwiyyun aziiz. (Q.s. Al-Hajj 
22:40)
  
Artinya: Orang-orang yang diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang 
benar, kecuali karena mereka berkata: Tuhan kami adalah Allah. Dan seandainya 
Allah tidak mencegah keganasan manusia atas manusia lainnya,tentu-lah telah 
dirobohkan biara-biara, gereja-gereja, sinagoge-sinagoge dan masjid-masjid yang 
didalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong 
orang-orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa dan Maha 
Perkasa (Q.s. Al-Hajj 22:40). 
   
  Jadi Sangat mustahil dan tidak ada pertanggungan jawab moral serta akal budi 
yang jernih untuk menuntut orang Kristen/Katolik tidak boleh menggunakan 
istilah/panggilan Allah, padahal kita sudah membacanya dengan jelas ada di 
Al-Qur'an yg memberi kesaksian bahwa dalam gereja-gereja, biara-biara, 
sinagoge-sinagoge dan masjid-masjid nama Allah sama-sama di-agungkan!!! 
Segelintir Orang-orang Muslim sungguh2 sangat tidak menguasai Al-Qur'an atau 
hanya hafalan doang, sangat gegabah dan mempermalukan dirinya sendiri dan 
merusak nama Islam sendiri :)))
   
  Tapi lebih sangat disayangkan dan disesalkan, karena dipastikan diantara Umat 
Islam Indonesia (saat itu) tahu ayat itu (Q.s. Al-Hajj 22:40). Tapi mereka diam 
saja dan pura2 tidak tahu, mungkin mengharapkan protes itu dapat berhasil 
dengan baik dan merasa akan ikut menikmatinya, padahal hilanglah rahmat 
kesempatan untuk membela dan menyatakan "Kebenaran" itu !!!
   
    Wassala’mualaikum Wr.Wb.
                            
   ~Rudy Prabowo~
  

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 
---------------------------------
Don't get soaked.  Take a quick peek at the forecast 
 with theYahoo! Search weather shortcut.

Kirim email ke