Silahkan saja pakai bom syahid...asalkan yang jadi sasaran itu militer yang
jadi musuhnya.
Kalau yang jadi sasaran itu rakyat sipil bahkan terkadang anak-anak......ini
apakah juga termasuk bom syahid ? Maaf kalau saya bertanya, karena memang
tidak tahu hukumnya.
"H. M. Nur Abdurrahman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Senjata bagaimanapun canggihnya, tidak akan berdaya terhadap serangan yang
lebih canggih, Bom Syahid. Di bawah sedikit ilustrasi ttg Bom Syahid:
HMNA
*********************************************************************
http://www.palestine-info-melayu.net
Andaleb, Pelaku Wanita Aksi Bom Syahid Kelima
El Sharq el Ausat (14/04/2002) :
Sore kemarin, Sabtu (13/04) seharusnya Andaleb Khalel Teqaqah
(20 tahun) menerima hadiah dari teman-teman se-pekerjanya atas aksi
mengejutkan itu. Namun Andaleb sendiri sudah meninggal dengan membawa korban
tewas 6 orang Yahudi pada siang lusa, Jum'at (12/04) ketika meledakan dirinya
di pintu masuk Pasar Mehni Yahuda, pasar Yahudi terbesar di Jerusalem Barat
yang melukai lebih dari 95 Yahudi dan hampir saja menewaskan Walikota
Jerusalem, Ihud Olmaret dari Partai Likud bergaris keras.
Keluarga Andaleb, ibu dan saudara-saudaranya merasa tidak
percaya bahwa Andaleb ini menjadi orang kelima dari daftar pelaku aksi bom
syahid sejak meletusnya Intifadhah Al Aqsha. Pemudi dengan berat badan tidak
lebih dari 45 kg, menurut keluarganya, tidak terlihat condong kepada
masalah-masalah politik atau ideologi tertentu bahkan terhadap
masalah-masalah kemasyarakatan. Pemudi yang telah meninggalkan bangku sekolah
sejak duduk di kelas 1 SMP, harus menyambung hidupnya dengan masuk bekerja
sebagai penjahit di sebuah perusahaan konfeksi di Bethlehem akibat kemiskinan
yang didera keluarganya. Adik-adiknya masih kecil dan kakaknya yang sudah
bekerja terserang penyakit tulang rawan sehingga tidak bisa bekerja lagi,
ditambah lagi saudaranya yang paling ia cintai juga terserang penyakit hati.
Seperti biasanya Andaleb ini keluar dari rumahnya di Desa Beit Fajar sebelah
utara kota Hebron menuju tempat kerjanya pada jam 07.30 waktu setempat
dan kembali pulang pada jam 15.30 waktu Hebron. Ibu Andaleb ini mengatakan
bahwa puterinya, seperti biasa, keluar rumah pada hari Jum'at pada jam 07.00.
Namun ia sempat kembali ke rumah dan tersenyum simpul, kemudian berkata kepada
ibunya: "Sore ini akan datang orang melamarku, maka relakanlah aku bu!" Sang
ibupun sambil tersenyum tidak menanggapi serius ucapan puterinya itu, bahkan
memerintahkan agar cepat keluar karena sudah ditunggu oleh temannya di depan
rumahnya.
Aksi pelaku bom syahid wanita Palestina kali ini menggunakan
baju wanita hamil kemudian meledakan dirinya dengan bom yang dibawanya di
tengah kota Jerusalem Barat disamping pasar Yahudi. Walaupun aksi yang
dilakukan Andaleb ini kemudian diakui oleh Brigade Syuhada' Al Aqsha, akan
tetapi salah seorang anggota keluarganya tetap bersikukuh mengatakan bahwa
saudaranya ini tidak punya hubungan politik dengan gerakan manapun. Aksi
Andaleb ini tercatat sebagai aksi kelima dari aksi-aksi bom yang dilakukan
wanita Palestina. Aksi pertama dilakukan oleh Wafa' Idris dari kota Ramallah,
wanita Palestina pertama yang melakukan aksi bom syahid di Jerusalem Barat
yang kemudian menewaskan seorang Yahudi dan melukai 120 lainnya. Berikutnya
Daren Abu Aeshah dari Nablus yang telah melakukan aksi bom syahidnya di
pinggiran kota Jerusalem tepatnya di dekat perbatasan Israel Mekabem,
akibatnya tiga aparat polisi khusus Israel terluka. Setelah itu, Ayat el
Ahras dari kamp pengungsi el Duhaesah yang melakukan aksi bom syahid di
Jerusalem Barat yang menewaskan tiga Yahudi dan melukai 70 lainnya. Yang
keempat adalah Elham el Dasuqi yang meledakan dirinya saat serdadu Israel
menggrebek rumahnya di kamp pengungsi Jenin, akibatnya dua komandan serdadu
Israel tewas dan melukai puluhan lainnya.
#################################################################################
----- Original Message -----
From: Rudy Prabowo
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, March 29, 2007 03:05
Subject: [proletar] Rudal Pencegat Arrow Israel Siap Meluluh-lantakkan
Rudal Shihab dari Iran dalam tempoh sekejap!!!
Israel pasti sudah mendengar kabar bahwa
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad seringkali menyerukan bahwa Israel harus
"dihapuskan dari peta dunia".
Tapi Israel bukanlah terdiri dari manusia-manusia bodoh, mereka diam-diam
mempersiapkan diri dengan meningkatkan System Pertahanan Negara dengan
Teknologinya Yang Super Canggih dan telah menghasilkan Rudal-Anti Rudal
Balistik dengan nama
"System Rudal Pencegat Arrow" atau
"Arrow-Anti Misille Misille System"
Rudal ini telah diuji coba dan diklaim jauh lebih ampuh dan lebih canggih
serta lebih dahsyat daya pemusnahnya dibandingkan dengan Rudal Balistik
"Patriot", dimana rudal Patriot ini dulunya telah mematahkan dan
merontokkan semua rudal2 Scud yang dipakai
dimasa-masa perang Teluk "GulfWar".
Rudal Pencegat Arrow ini mempunyai jarak jangkauan yang lebih jauh dan
mempunyai presisi yang super akurat daripada Rudal Patriot generasi
sebelumnya dan mempunyai kemampuan menembak jatuh semua rudal2 Balistik
pada ketinggian Atmosfir udara. Rudal ini Siap mempertahankan negara Israel
dari serangan Rudal2 Shihab dari Iran,
yang kecanggihannya masih dibawa rudal Scud.
Padahal Perkembangan Teknologi Iran, Hanya sebatas kecanggihan dibawah
Rudal Scud, sehingga diprediksikan, ketika Rudal Iran baru meluncur keatas,
maka akan segera disergap oleh Rudal Pencegat Arrow, akibatnya akan terjadi
"Senjata Makan Tuan".
Israel memperingatkan Iran, supaya jangan berani-berani mencoba dan
meluncurkan Nuklir atau Rudal2 Balistik untuk menyerang negeri Yahudi itu,
karena Rudal Pencegat Arrow akan segera menyergap dan meluluh-lantakkan
semuanya, & memperingatkan jangan sampai terjadi "Senjata Makan Tuan"!
.
---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.