Sang murid menjawab "ini dia yang mulia". Belah dualah itu Sudah terbelah yang mulia Apakah yang kamu lihat? Saya melihat biji yang amat kecil Belah dualah salah satu dari padanya Dia sudah terbelah yang mulia Apakah yang kamu lihat di dalamnya? Tidak ada sesuatu apapun yang mulia Sang guru berkata Yang halus, ialah Hidup Yang tak tampak olehmu itulah yang sebenarnya lebih tampak Dari yang halus itulah sebenarnya yang ada Yang daripadanya sekalian ini terjadi Itulah kenyataan yang sejatiPandanglah dengan keheningan hakikat Engkau akan melihat biji itu tumbuh bergerak menjadi besar. Sel-sel tersusun Menjadi akar Menjadi batang Menjadi ranting Menjadi daun Menjadi bunga Menjadi buah Lalu mati, terurai menjadi zat-zat yang tergabung dengan alam sekitarnya. Itulah zarrah atau atom-atom yang bergerak mengikuti Yang Hidup dan Yang Abadi Yang menggerakkan segala sesuatu, menumbuhkan dan mematikan. Engkau akan melihat kenyataan sebenarnya, bahwa segala materi hanyalah mengikuti gerak, sehingga ia hidup. Apabila engkau mengabaikan (menafikan) kenyataan alam ini, maka engkau telah melihat yang Bathin itu menjadi Zhahir. Yang Hidup itu Meliputi Segala Sesuatu.., Dia Lebih Nyata dari segala alam.
Sumber : Berguru Kepada Allah buah karya Abu Sangkan, hal. 168. -- Best Regard Erwin Arianto,SE えるウィン アリアンと Internal Auditor PT.Sanyo Indonesia Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi -------------------------------------------- See my Article On http://blogerwinarianto.blogspot.com/

