Dear Pak Imam,
Jelas sdr Rudy bukan muslim, pun jikalau dia muslim, imannya sudah melenceng.
Untuk Pak Rudi, apa untungnya sih menjelekan agama kami?? Tidak ada manfaatnya
sama sekali bukan.
So, biarlah kita hidup rukun saling berdampingan, oke?
salam,
asepwach
Sudrajat IDSRG Ass MGR OPS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Dr. Rudy Prabowo
Cukup bagus artikel ini. Saya tertarik untuk menambahi , setelah
ada jawaban dari mas Rudy P
1. apakah agama yang sekarang ini di anut / di yakini oleh mas Ruudy P
2. Sedikit..sharing..diberikan motivasi pembelajaran apakah yang
ingin di dapat mas Rudy dan ingin diberikan
Kepada sahabat sahabat di millist ini . dengan mengirimkan artikel
ini.
Matur nuwun , sebelumnya.
Imam Sudrajat
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Mustafa Dandenong
Sent: Wednesday, January 09, 2008 12:15 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Mayapada Prana] Gempar !!! Bedah Isi Perut Islam, wangi atau busuk
kah..........bacalah...................
Bedah Isi Perut Islam, wangi atau busuk
kah.............bacalah..............
Ini bukan mengakui bahwa Islam itu agama Yang Benar, tapi justru mengelupas
isi perutnya yang tidak benar !!!
Islam selalu mengatakan bhw agama yg paling benar adalah Islam, padahal
Muhammad sendiri tidak mampu menyelamatkan dirinya ! Dan saat ini masih dialam
kubur ! Ingat dialam kubur, bukan di sorga lho !!! Umat Islam pasti tahu
siksaan di alam kubur ini apa ?
Nah, logikanya, pantaskah seorang nabi masih perlu disiksa dialam kubur
atau paling tidak kok di alam yg lebih rendah dari alam bumi ini, yakni alam
penuh siksaan !!!
Walaupun umatnya memberikan doa sholawat 100 kali perhari, kalau Isa as
tidak mengampuni dosa atas perbuatan2nya yg amoral dan luar biasa banyak serta
macamnyanya, maka dijamin akan tetap disiksa dialam kubur (alam Barza).
Walaupun demikian Islam tetap arrogant, mengaku bahwa agama yang paling
benar adalah Islam, jelas2 ini menyalahi etika tawadlu' /etika rendah hati. Ini
sungguh2 sedikitpun tidak menunjukkan watak sebuah agama yang rendah hati dan
benar, tapi sombong dan mentang2 !!! Oleh para pemeluk agama, banyak
ditambahkan hal baru terhadap esensi agama itu, sekedar untuk menjaga aura
agama itu agar tampak "angker" dan menakutkan di mata pemeluknya.
Doktrin Islam sangat menyesatkan dan membodohkan umatnya :
1] Doktrin bahwa Nabi tidak bisa berbuat salah. Doktrin ini sama sekali
tak berkaitan dengan inti dan esensi agama Islam, dan karena itu sangat
membodohi umatnya. Islam sebagai "infallible", tidak bisa berbuat salah,
jelas tak masuk akal. Ini sangat menipu masyarakat !
2] Doktrin bahwa sumber hukum hanya terbatas pada empat: Quran, hadis,
ijma', dan qiyas. Doktrin ini menjadi "hallmark" dari sekte Ahlussunnah
waljamaah di mana-mana, sepanjang sejarah. Doktrin ini sesungguhnya sangat
diktaktor, totaliter sifatnya dan menjadi alat ortodoksi Islam untuk
mempertahankan status quo. Sumber hukum jelas tidak bisa dibatasi dalam empat
sumber itu. Islam sungguh sempit dan picik ilmu pengetahuan ttg keagamaannya.
Maka umatnya banyak menjadi bodoh dan sempit pengetahuannya serta fanatisme
timbul dalam pikirannya, sudah ter-"Brain-wash"!
3] Doktrin bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi akhir zaman. Doktrin ini jelas
"janggal" dan sama sekali menggelikan. Sebab ini sangat bertentangan bahwa pada
akhir zaman justru yang akan datang adalah Al-Masih Isa Alaihisalam bin Maryama
untuk menutupi zaman ini.
Umat Islam sangat takut akan hal ini, sebab penganiayaan terhadap tempat
ibadah, dan bahkan terhadap pengikut Kristus, dimana-mana terjadi dan bahkan
pembunuhan serta mutilasipun sudah sering kita dengar. Ini tidak bisa
dipungkiri, sejarah akan mencatatnya sampai akhir zaman !!!
4] Doktrin bahwa sebuah agama mengoreksi atau bahkan menghapuskan agama
sebelumnya. Ini adalah yang disebut sebagai doktrin supersesionisme. Doktrin
ini tertanam kuat dalam psike dan "mindset" umat Islam. Doktrin ini tak lain
adalah cerminan "keangkuhan" sebuah agama.
Kehadiran agama tidak terlalu penting dipandang sebagai "negasi" atas agama
lain. Agama-agama saling melengkapi satu terhadap yang lain. Islam bisa
belajar dari Kristen dan Yahudi, Kristen dan Yahudi bisa belajar dari
tradisi-tradisi timur, dan begitulah seterusnya.
5] Doktrin bahwa kesalehan ritual lebih unggul ketimbang kesalehan sosial.
Orang yang beribadah dengan rajin kerap dipandang lebih "Muslim" ketimbang
mereka yang bekerja untuk kemanusiaan, hanya karena mereka tidak beribadah
secara rutin.
Pemahaman ini sungguh keliru dan salah besar, sebab Allah tidak menghendaki
umatnya membahagiakan-Nya atau membelanya atau minta dipuja-puja. Tapi justru
menghendaki dan mentaati perintahnya supaya berbuat baik. Berbuat baik kepada
siapa? Pasti untuk sesamanya, mengabdi dan mengasihi Allah melalui sesama
manusia. Bukan menzholiminya atau bahkan mempersulit oranglain beribadah dan
bahkan membakar bvtempat ibadahnya, ini sungguh2 kejam dan biadab !!!.
Inilah ajaran Islam yang paling keparat, Kejam, Keji dan
Biadab............!!!
6] Doktrin bahwa mereka yang tidak mengikuti jalan Islam atau agama orang
berangkutan adalah "kafir". Orang yang meninggalkan Islam adalah murtad dan
harus dibunuh, darahnya hallal didepan Allah !!! Doktrin ini, sekali lagi,
cerminan dari arogansi , kekejaman serta kebrutalan sebuah agama..
7] Doktrin yang berkaitan dengan doktrin sebelumya, ada doktrin lain yang
biasanya bekerja dalam lingkaran internal masing-masing agama. Dalam Islam, ada
doktrin tentang "sekte yang diselamatkan", al-firqah al-najiyah. Kelompok yang
menyebut dirinya ahlussunnah wal-jamaah memandang dirinya sebagai satu-satunya
kelompok dalam Islam yang masuk sorga, sementara kelompok lain sesat. Begitu
juga kelompok Syiah memandang dirinya sebagai satu-satunya kelompok yang
selamat, selebihnya sesat. Doktrin ini diteruskan oleh MUI dalam bentuk lain
melalui fatwa penyesatan. Mendakwa bahwa yang selamat hanya lingkaran tertentu
adalah sebentuk arogansi.
Padahal Muhammad masih dialam kubur, belum mampu naik sorga ...!!!
8] Doktrin bahwa jika Kitab Suci mengatakan A, maka seluruh usaha rasional
harus berhenti. Kitab Suci adalah firman Tuhan, dan firman Tuhan tak mungkin
salah. Oleh karena itu, jika Tuhan sudah mengeluarkan sebuah "dekrit", maka
seluruh perbincangan harus berhenti. Doktrin ini tercermin dalam sebuah "legal
maxim" atau kaidah hukum dalam teori hukum Islam yang berbunyi, "la ijtihada fi
mahal al-nass", tidak ada "independent reasoning" dalam hal-hal di mana teks
Kitab Suci sudah mempunyai kata putus. Dengan kata lain, ijtihad harus
dihentikan jika Kitab Suci sudah memutuskan sesuatu. Dalam diskursus filsafat
modern di Amerika, hal ini disebut sebagai "discussion stopper", agama sebagai
penghenti diskusi. Sudah jelas Kitab Suci terkait dengan konteks sejarah
tertentu, dan banyak hal yang dikatakan Kitab Suci sudah tak relevan lagi
karena konteks-nya berbeda.
Islam adalah agama yang Sesat, dan bahkan membodohkan manusia,
Waspadalah......!!!
By Dr. Rudy Prabowo ( Sumber Internet + Berbagai sumber )
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com