Ekstrimisme dan Terorisme Karena Salah Persepsi Terhadap Agama
Penulis: Fardiansah Noor
JAKARTA--MEDIA: Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) Hasyim Muzadi
menyatakan, terorisme yang banyak terjadi pada tahun-tahun terakhir ini
merupakan akumulasi dari berbagai faktor.
"Faktor pertama adalah kesalahan persepsi terhadap agama itu sendiri. Jadi
mungkin beragama benar tapi membawakan agama di dalam masyarakat plural ini
adala kesalahan," kata Hasyim di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (25/1). Hasyim
ke Kantor Presiden mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk hadir dan
berpidato dalam Harlah PBNU ke-82 di Gelora Bung Karno pada 3 Februari
mendatang.
Dia melanjutkan, pikiran ekstrimisme dan terorisme bukan watak umat Islam
Indonesia. Pikiran itu merupakan pelarian dari pikiran-pikiran politik
transnasional itu. Karena itu, satu-satunya cara untuk menghadang ekstremisme
dan terorisme adalah kembali kepada kepentingan kebangsaan dalam wawasan
keagamaan.
"Itu dapat membendung politik transnasional ini dan NU punya kapasitas untuk
menyebar wawasan ke-Indonesiaan. Faktor konflik global sangat mempengaruhi pola
pikir umat. Mereka yang berperang di Timur Tengah dapat menyebarkan
pemikirannya ke Indonesia dan negara lain. Semakin ada perang global di Barat
melawan Timur Tengah, maka pemikiran ekstrimiems itu akan semakin banyak yang
mengalir Indonesia. NU berkepentingan untuk menyetop itu juga," papar Hasyim.
Salah satu caranya, tambahnya, dengan memberikan wacana kepada masyarakat
tentang Islam yang lurus dan bagaimana cara membawakannya di dalam
pluralitas.Sehingga, apabila komunitas NU yang grass root disterilkan dari
gerakan-gerakan ekstrimis maka sudah sangat membendung ekstrimisme itu sendiri.
"Kalau sudah terjadi ekstrimisme apalagi terorisme, maka represi itu dilakukan
oleh negara. Tapi represi oleh negara harus diselesaikan by law, bukan sekedar
by security atau by militer," cetus Hasyim. (Far/OL-2)
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.