Entah berapa lama aku telah lari dan sembunyi...

Menyangkal dengan keras, bahwa aku tak pernah mencintai dia
lagi.Akuberjalan dan berlari, serta terus menghindar dari bayang kelam
 Aku lelah,
tapi rasa itu tak juga pergi meninggalkanku. Di perasembunyian ini aku
ditemani  sepi, mungkin itu yang membuat tenagaku cepat terkuras habis. Tak
lagi bersisa selain rasa sunyi yang mencekam langkahku.

Berapa ribuk kenangan yg telah aku tinggalkan tak ada yang tahu. Hanya sepi
demi sepi yang terus berganti, terlewat dari satu sisi ke sisi yang lain.
masih juga sepi yang aku temui

Senja datang, sepi masih juga ada. menjadi dinding pemisah yang tebal dan
tinggi diantara kisah kisahku  hingga akhirnya langit berganti gelap, malam
mengelam sedang bulan tak kunjung datang, dan bidadari itu pun pergi
melayang...

Aku hanyalah sesuatu yang datang dari dunia yang tak patut disentuh. Aku
adalah wujud yang tak benar-benar berwujud. Kisah hidup yang aku alami yang
membuatku tak mampu untuk mewujudkan rupaku.....Entah sampai kapan aku bisa
bertahan, Diriku sendiri seakan menjadi penghalang bagi persembunyianku dari
kisah lampau itu..

bukan penyesalan yang menggores hati, Aku tak pernah menyesal atas apa yang
pernah menimpaku,kuanggap sebagai tantangan dalam perjalanan hidupkuku
namun, mampukah aku melewati semua rintangan rintangan yang menghadang
langkahku ? Perjalanan ini terlalu indah, dan tak ingin terusahkan membuatku
merasa dunia telah usai. Saat ku tersadar, seperti bangun dari mimpi buruk
yang panjang.

Harapan dan mimpi bersama bidadari yang begitu indah seakan sudah tak ada
lagi berganti dengan mimpi dan takdir yang terjalani, sepi dan gelap yang
mencekam hatiku teramat dalam aku rasakan hingga aku merasa hidup sendiri
Lubang hitam yang maha luas , mungkin itu akan lebih baik bagiku. dari pada
aku menyakiti dirinya yang pernah berbagi mimpi bersama...

Aku ingin hidup seperti awan yang bebas terbang kemanapun ia pergi dan aku
ingin hidup seperti angin yang bisa memberikan manfaat bagi semua orang. Aku
ingin mnjadi hujan yang memberi kehidupan dan kesejukan bagi setiap insan,
Tapi hidupku seperti burung elang , yang tak pernah menemukan siapa dan
dimana tempatnya tuk berteduh yang mampu membuatnya tersenyum bahagia, hanya
menyisakan perih untk bidadari dalam melangkah kan hidunya di sini sendiri

Ibarat mawar yang sudah terinjak, layu lalu mati terkapar diatas tanah.
Itulah perumpamaan rasa didiriku, Namun kenyataan berkata lain, telah tumbuh
kelopak bunga baru yg siap mekar di masa depan biarpun wanginya ta
se-semerbak dulu tapi paling tidak dia bisa mengharumkan wangi dalam hidupku
karena mawarku yang dulu pernah tumbuh kembali

Apakah disana seorang bidadari pun tersenyum, tersenyum menertawakan ku,
menertawakan kebodohan ku, karena telah memberi rasa sepenuh hati kepada
sang bidadari, yang kini hati itu telah di bawa lari, hingga hilang tidak
berganti, biar lah puas kau tertawai aku yang tertusuk racun cinta dari
panah yang kau tancap di hati ini bidadari...

cinta ini indah tapi tak seindah bulan purnama, cinta ini perih tapi tak
seperih sengatan matahari di siang hari. Hidup ini seperti bintang, kadang
terang lalu redup atau bahkan tak bersinar sama sekali.

Biarlah hidup ini berjalan seperti air yg mengalir, biarlah semuanya berlalu
dengan tenang biarpun ada rasa sakit di dada ini. Sakit yang amat sangat ,
sakit yang tak pernah kurasakan sebelumnya.

Perjalanan Hidup ini....
Tlah kulewati ribuan malam dan hari
Wajah-wajah. ... Tlah banyak yang melekat dan pergi
Cinta.... Entah berapa banyak yang pernah datang dan pergi
Rindu.... Entah berapa kali hinggap di sanubari
Luka....  Entah seberapa dalam pernah menggores diri
Tapi luka yang kau tusukan tak akan pernah kering sampai aku mati
Perjalanan ini.... Tlah banyak memberiku arti .....Berbagai rasatelah
kulalui
satu pengharapan.. pergilah.. dan enyahlah kau dari hidupku ini jangan
pernah kau tinggalkan jejakmu lagi kalau hanya ingin diam dan menyakiti hati
yang tulus menyayangimu... pergilah dan jangan nistai diri ini lagi
tetapi tetap ku ucapkan terimakasih atas pengalaman ini bidadari...
Dan kini semoga langkah ini tetap lurus hanya untuk mencari petunjuk dari
Ilahi
hanya bercerita tentang suatu kisah, disadur dari tulisan seorang sahabat

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
-------------------------------------

Kirim email ke