Salam,
Khusus mengenai pendapat pak Abenkok, itu tepat sekali.Belanda bukan memecah
belah dalam arti kesatuan suku2 dan daerah di Indoneia, tetap secara devide et
empera yang artinya lain lagi.Belanda yang mempersatukan Nusantara dan itu
nyaris termasuk negara2 lain yang telah dibarter(tukar) Belanda dengan Inggris,
misalnya Bengkulu dan Banjarmasin.Bisa dimengerti bahwa Bung Karno marah2
ketika Papua Barat tidak diserahkan oleh Blanda kepada RI pada tanggal 1
Januari 1949. Ini ditinjau dari sudut adminisrasi kenegaraan dan saya tidak
bisa berbicara mengenai Majapahit dan Sriwijaya yang katanya wilayahnya sampai
ke Malaka dan Filipina Selatan.
Wasalam,
Wal Suparmo
leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- abenk cow <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Om leo orang yang beragama dan yang tidak memiliki
> agama atau apapun namanya ternyata memiliki
> kesamaan, sama2 gila dengan kegilaannya masing-
> masing... he.... he.. so jadi sama dong sama-sama
> gila... he... he...
Ya, kalo kita ngaku kita itu GILA, maka itu sudah satu
step menuju WARAS. We are all MAD. Semuanya itu memang
gila. Cuma bedanya, ada orang gila yang berusaha untuk
waras dan melepaskan kegilaannya. Dan ada orang gila
yang berusaha untuk BERTAHAN di kegilaannya.
Itu CHOICE. Pilihan2 hidup. Orang2 fanatik itu ada
dimana-mana, bahkan scientists juga banyak yang
fanatik. Kefanatikan itu ada dimana-mana, dan BUKAN
hanya di agama2.
Orang2 ATHEIST yang fanatik itu juga CUKUP BANYAK. Dan
itu oke saja, karena itu pilihan hidup mereka. Asalkan
tidak memaksakan kehendak mereka kepada orang2 lainnya
itu oke2 saja. Menurut saya begitu.
Nah, AGAMA2 itu (baca SEMUA AGAMA) berisikan orang2
gila yang TIDAK SADAR bahwa mereka itu gila. Mereka
itu merasa diri waras dan semua orang lain itu gila.
That's the difference.
Benernya, kegilaan itu bukan cuma ada di AGAMA2. Semua
yang berisikan pemikiran2 manusia mengandung benih dan
buah kegilaan. KALO GAK GILA NAMANYA BUKAN MANUSIA,
hmmm hmmm hmmm... Dan kalo gak bisa gila juga namanya
bukan manusia. So,... manusia itu berjalan maju (bisa
disebut evolusi) melalui segala kegilaannya itu.
For instance, di milis SI itu ada yang bilang kalo
Belanda memecah belah "Indonesia" dan kita harus
menjaga kesatuan NKRI. Well, kalo saya bilang, yang
secara legal dan de facto MENYATUKAN Kepulauan
Nusantara sehingga menjadi Indonesia itu adalah orang2
Belanda, dan BUKAN orang Indonesia. COBA PIKIRRRR !!!!
Bener gak ? Bener gak ?
Hmmm hmmm hmmm...
We have to RE-CONSIDER apa yang selama ini dicekokkan
begitu saja di bidang ekonomi-politik-sosial-budaya,
hmmm hmmm hmmm... Dan agama2 itu masuk ke semuanya
itu:
- ya ekonomi (gede banget tuh sumbangan2nya masuk ke
kantong organisasi2 keagamaan, pedahal GAK ADA satupun
yang masuk ke kantong Allah Subhanahu wa'taala, hmmm
hmmm hmmm...),
- ya politik (cuma 5 agama yang MERAJA LELA di
Indonesia, pedahal kalo mau FAIR, agama2 itu hampir
TIDAK TERHITUNG, banyak banget di dunia ini),
- ya sosial (hmmm hmmm hmmm... yang ini termasuk soal
HAM kaum wanita, mao ke pasar pake jilbab dan chadar
atawa mao pake bikini doang, hmmm hmmm hmmm...),
- dan ya budaya juga (kan MEMANG hasil BUDAYA MANUSIA,
artinya dibentuk oleh kebudayaan manusia di TEMPAT dan
WAKTU tertentu, en GAK JATOH berupa gelondongan dari
langit).
Udah gitu aja, siapa yang mao nambahin NGAKU GILA,
hmmm hmmm hmmm...
Leo
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com