Apakah untuk menjadi Muslim seseorang harus bebas tidak menjadi anggota golongan ini atau itu? Saat ini kita melihat begitu banyak orang semacam Ruzbihan Hamazani dan ahmadbadrudduja, berserakan seperti sampah yang bertebaran di sudut-sudut kota Jakarta, yang dengan sombong menyatakan dirinya saja yang benar, karena merasa bebas dari golongan manapun juga ? HMNA .
----- Original Message ----- From: "ahmadbadrudduja" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, February 11, 2008 09:17 Subject: [Islam-vs-Kristen] Pada Dasarnya, Islam adalah Agama yang Mudah Ruzbihan Hamazani Apakah untuk menjadi Muslim seseorang harus serta menjadi anggota golongan ini atau itu? Apakah untuk menjadi Muslim ia harus percaya pada fatwa lembaga ini atau itu? Apakah untuk menjadi Muslim ia harus menjadi anggota partai A atau B? Apakah untuk menjadi Muslim ia harus mengkafirkan golongan ini atau itu? Adakah standar minimal untuk menjadi seorang Muslim yang baik? Saat ini kita melihat begitu banyak golongan Islam bermunculan di mana-mana, begitu pula partai-partai yang mengatasnamakan Islam berserakan seperti sampah yang bertebaran di sudut-sudut kota Jakarta. Masing-masing kelompok merasa dirinya paling benar, dan menyalahkan, atau malah lebih jauh lagi mengafirkan golongan lain yang berbeda pendapat. Seorang Muslim awam, melihat keragaman kelompok dan golongan Islam yang menyerupai hutan belantara semacam itu, tentu akan kebingungan. Adakah cara sederhana untuk memahami Islam? Adakah "kompas" untuk menjadi panduan kita di tengah-tengah "lautan" keragaman ini?

