Ajari aku berjalan dalam Jalan lurus Mu,
Ajari aku melangkah dalam kehendakmu Mu,
Ajari aku menjalani Hari-Hari bersama dengan Mu,

ya Allah... Aku tak tahu jalan ini, bila mana aku berjalan, di sekeliling Ku
penuh dengan kegelapan, Ku perlu pimpinan tangan Mu, untuk Ku bisa melangkah
Dan berjalan Dan tahu arah tujuan yang pasti.

ya Allah...aku sering terjatuh kerana batu-batu yang tak Ku lihat kerana
kegelapan ini, sakitnya luka itu ya Allah...namun tangan Mu menarik Ku lalu
membersihkan lukaku serta membalutnya.

ya Allah...aku sudah tidak kuat lagi, aku tidak bisa melihat di dalam
kegelapan ini.

Betapa banyaknya luka-luka mengarungi perjalanan ini, bekas luka-luka yang
lama berdarah kembali karena kerikil-kerikil yang tajam ini. Aku
tersungkur....tanpa Ku sadari air Mata  membasahi kedua belah pipi Ku...Ku
coba bangkit Dan melangkah namun aku tidak mampu...

ya Allah...masih jauhkah perjalanan hidup ini? Aku sudah tidak kuat lagi ya
Allah.

ya Allah.....aku berteriak bersama dengan tangisanku.

Tiba-tiba....Ku dengar suara lembut Dan sayu berbisik didalam
hatiKu...."inilah sebuah perjalanan hidup, terkadang engkau akan jatuh Dan
bangkit, jatuh Dan bangkit Dan jatuh lagi sehingga luka-luka lama mu akan
berdarah kembali.... Lihat, meskipun disekeliling mu penuh dengan kegelapan
namun kamu tidak tahu sebenarnya di hadapan mu itu Ada terang yang menanti,
Aku membawamu ke tempat yang gelap ini dengan maksud Dan tujuan tertentu."

"Maksud Dan tujuan ?".... Aku coba mengulanginya.

Lalu suara itu melanjutkan, "ya sebuah maksud dan tujuan yang terbaik bagi
mu..Dan masa depanmu. Kamu tidak bisa berjalan dalam kegelapan ini tanpa
uluran tangan Ku, lihat kerikil yang tajam itu Aku telah arungi bersama
dengan beban yang berat Dan Aku telah menang .... "

"Tiada seorangpun yang sanggup mengulurkan tangan ketika Aku jatuh Dan
berdarah", kataNya dengan lembut.....

"Perhatikanlah ketika kau jatuh, Aku Ada bersama dengan mu, tangan Ku
senantiasa terulur untuk membantu Dan menopangmu, sebenarnya....kerikil
tajam itu membuat engkau lebih bersandar lagi kepada Ku Dan menggengam erat
tangan Ku, bahwa kau sebenarnya tidak bisa berjalan dengan kekuatanmu
sendiri....Aku adalah Dzat Pencipta yang tidak pernah melakukan kesilapan
Dan kesalahan dalam hidup mu. Aku senantiasa memberi yang terbaik Dan bukan
kedua terbaik bagimu, Meski jalan di depanmu adalah suram Dan gelap yang kau
sangat tidak senangi, tapi yakinlah bahwa.....Aku akan menggendongmu terus
sampai selamanya, dari rahim ibu mu Aku telah memilihmu... Dan sampai putih
rambutmu pun Aku adalah Dzat Pencipta yang akan tetap menjagamu melindungimu
bahkan sampai selama-lamanya."

"ya Allah..." aku coba bersuara...tetapi suara itu melanjutkan lagi,
"ketahuilah dalam kelemahan Dan air matamu kuasa Ku menjadi sempurna
atasmu."

Aku menangis mendengarnya aku tak sanggup mengungkapkan perasaan Ku hanya
air Mataku menetes yang memberi jawaban atas semuanya.

Sahabat....bila semua itu berlaku pada dirimu, itu akan membuatkanmu untuk
bersandar penuh kepada-Allah karana sebenarnya diluar Allah Kita tidak bisa
berbuat apa-apa.

"Ku Sandarkan Semua kehidupan dan Matiku Pada Mu Allah Yang Maha Pengasih
Lagi maha Penyayang"


-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
-------------------------------------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY

Kirim email ke