--- On Sat, 12/7/08, dohan satria <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: dohan satria <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [pejalansunyi] SILATURAHMI sederhana TERKAIT BUDAYA dan JAWA
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
"Mas Niesby" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED], "intireiki" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED]
Date: Saturday, 12 July, 2008, 4:50 AM
















Salam Sejati
 
Sebelumnya saya mau menyampaikan terimakasih kepada saudara saudara kita yang 
sudah sangat membantu bisa diadakan pertemuan ini secara apa adanya penuh 
kesederhaaan dalam pertemuan ini. Rencana pertemuan diadakan di Alun alun 
YOgyakarta namun mengingat beberapa pertimbangan pada akhirnya kita bertemu di 
tempat saudara kita di sebuah sanggar sederhana.Dengan kopi dan teh .Suasana 
pertemuan begitu hangat.Kita tidak melihat golongan dan kelompok. Kita 
duduk bersama sebagai manusia dengan melepas atribut latar belakang spiritual 
.Meskipun santai ,..semua rekan menghayati ....   
 
Pada tanggal 9 - 10/07/2008  Kamis malam pukul 22.30 s/d  Jumat pagi pukul 
03.30 kami mengadakan pertemuan silaturahmi teman teman 
seperjalanan . Pertemuan Silaturahmi diadakan di:
Alamat : Jl Tuntungan UH III/1006 Yogyakarta 55167 sebagai markas DOING GOOD 
sebagai Basic Forum Pelaku Sejarah ( Literasi Sejarah yang di expresikan dalam 
pencarian secara SPIRITUAL salah satunya E BOOK yang sudah dibagikan kepada 
rekan rekan di Harmonisasi Universal. Rekan dari DOING GOOD diwakili oleh 
saudara Timmy Hartadi ( mewakili Praktisi Yoga dan Spiritual ) yang menydari 
TUGAS PANGGILAN sbeagai pengumpul Sejarah yang dilakukan secara Spiritual , 
Seni dan dengan Basic TAlenta Sejarah yang meraka punya.  
 
MISSI
Menerima Undangan dan Pertemuan antar kadang seperjalanan meski beda latar 
belakang perjalanan .Diharapkan akan ditemukan untuk saling memberikan masukan 
kawruh antar kadang satu dan yang lainnya 
Menerapkan konsep JAWA yaitu Kesatuan Ukuran untuk kesinambungan kehidupan 
kelak meskipun ini sebuah usaha langkah sederhana 
Sebagai langklah langkah kecil yang diharapkan akan diikuti oleh temna teman 
saudara perjalanan lainnya sebagaiu langkah awal Inspirasi untuk mempererat 
tali Silaturahmi dan semakin mempersatukan Saudara Seperjalanan yang diharapkan 
bisa saling memberikan maupun menerima masukan masukan demi Kesinambungan 
Manusia dan Alam serta seisinya .
Menghidupkan kembali rantai rantai persaudaraan antar seperjalanan yang 
diharapkan bisa menemukan kawruh kwruh sejarah yang hilang / dirampas / 
musnah   
 
 
TAMU
: Sdra.. David Goh ( Nata Warga )  mewakili :Gantharwa
Sdra. IWAN mewakili  Praktisi Prana Sakti , Praktisi YOga dan pernafasan , dll
Sdra.Dodo  mewakili  siswa Gantharwa
Sdri. Lashita Situmorang  mewakili dari  Harmonisasi Universal, PRANA 
Sakti ,Praktisi Yoga dan pernafasan  , dll
Sdri. Nona Wisnu Wardhani simpatisan siswa Gantharwa
Sdra. Sanjaya simpatisan Gantharwa
Sdri.Hanny mewakili Harmonisasi Universal
 
Dan rekan undangan lainnya yang tidka bisa saya sebutkan satu persatu 
Catatan : nama perwakilan di belakang bukan untuk  menujukkan apa apa ini hanya 
 sebagai nama untuk mewakili  dalam saudara saudara perjalanan dimana  dalam 
perbedaan latar belakang perjalanan untuk saling bertukar kawruh mohon 
dimengerti.
             
Hasil dari Sharing Kawruh 
 Dimana hari sebelumnya kami mengadakan pertemuan di Lereng Merapi tepatnya di 
TELOGO MUNCAR ( Tanggal 8 - 9 ) pukul 23.00 - pukul 3.00 pagi duduk dalam 
posisi duduk Meditasi di tengah alam yang begitu dingin tenang sambil sharing 
tentang kawruh Spiritual terkait dengan Laku yang akan membawa kehidupan 
Selamat Dunia dan Akhirat juga terkait kondisi Bangsa dan bagaimana peran kita 
sebagai iNDIvidu dalam lingkup spiritual bisa mulai Berperan didalamnya .Kita 
lah yang berperan Utama bukan siapa siapa. Untuk mulai mencari kawruh ada 
kalanya kita dihadapkan kepada keterikatan dunia. Semua dimulai dari hal hal 
sederhana utnuk bisa WRUH hingga kemudian bisa mengerti dan menjalani laku.Saat 
sharing pelajaran ada sebuah pengalaman,bahwa saya melihat kami duduk di bawah 
sebuah tenda deklit diatas dan ini saya sadari ,.setelah selesai sharing  tenda 
/ deklit itu hilang
 
 
Setiap INDIVIDU harus mulai disadari akan Panggilan Tugas dari Tuhan mengingat 
semua kita ini adalah manusia yang mempunyai TUGAS dalam kaitannya dengan LAKU 
SPIRITUAL untuk menjaga Keseimbangan ALam dan seisinya. Secara umum Spiritual 
sangat terkain dengan kehidupan kita. Dalam menjalani HIDUP manusia terbiasa di 
batasi oleh DOGMA DOGMA yang sudah begitu melekat yang secara tidak langsung 
akan membuat manusia BUTA akan maksud Laku dalam menjalani kehidupan. Diamana 
sebuah Metode / Konsep Kawruh / Agama yang sebenarnya itu adalah Pesan 
Kebenaran sudah menjadi DOGMA karena manusianya sendiri. Kita merasa kehidupan 
hayalah ynag ada di depan mata kita . Kita merasa hnaya sebatas BUMI kehidupa 
kita ,semenara bila kita mau meyadarai Bumi dan alam serta makhluknya hanya 
Setitik dari kebearannya. Alangkah baiknya bila manuisa mulai mau menyelaraskan 
dri dalam diri alam dan sesinya yang sellau ber PANCER kepada GUSTI 
Sebuah ajaran apapaun baik adanya selama itu benar utk diri sendiri sesame 
,,alam dan seisinya dan Gusti dimana ajaran itu sifatnya akan ABADI bila 
diikuti laku yang Benar 
 
Melihat kondisi tersebut kiranya diperlukan arti KESADARAN yang sebenarnya .. 
Kesadaran Spiritual bukan di peruntukan untuk diri sendiri saja tapi justru 
kesadaran spiritual mesti bisa memberikan keseimbangan antara Diri sendiri  
sesama dan alam untuk menuju Kebenaran yang patut kita akui kebenran di dunia 
ini bukan sebuah ,.sesuatu, hal,perihal yang MUTLAK. Apa yang dijalani dalam 
laku spiritual merupakan pendekatan pendekatan KEBENARAN. Jarang sekali manuisa 
melihat Perjalanan Spiritual menmepati urutan utama ,.manusia sibuk dengan 
kecemasan,ketakutan , kekuatiran , pelarian disaat menemuan benturan benturan 
hidup yang pada ujung ujungnya selalu mengatakan " ini sudah nasibku,." atau 
"Ya Tuhan kenapa engkau memberikan Cobaan seperti ini"..atau "Dimanakah 
Keadilan ini " atau " Ya Tuhan tidakkah KAU tau betapa aku sudah MengIMANI 
agamamu tapi kenapa DERITA HIDUP sellau menyertaiku, ,,,dsb dsb.Dari sini 
Materi juga merupakan Dogma besar yang bia
 menjadi COBA buat kita. 
 
Inilah hasil dari Ketrikatan kita akan sebuah pikiran dan logika semata,.Disaat 
menerima Coba dan Goda tidak pernah mau menerima itu dengan Iklhas ,. yang 
ujungnya kemungkian  akan MENYALAHKAN TUHAN ,.sementara kita tahu Tuhan adalah 
MAHA KASIH ,.sejauh ini KASIH TUHAN . Kitapun tau ,.bagaimana bencana bencana 
itu datang tanpa melihta orang itu beriman atau tidak , bejat atau tidak,bayi 
,anak anak yang tak berdosa pun bisa menjadi korban bencana.. 
 
Untuk itu diperlukan WRUH baru bisa menegrti memahami dan menjalani dengan 
penuh Keyakinan akan Ajaran Kebenaran itu meski saat WRUH pun Goda dan Coba 
sudah berada posisi yang sama dengan Keyakinan /Iman 
 
Dari sini perlu sangat disadari adanya sifat SUMELEH dab SENDIKO DAWUH dan 
sellau BERSUKUR dalam keadaan apapun dalam mulai melangkah ,.bukan mengeluh dan 
kecewa . TITIK INI YANG SANGAT DIPERLUKAN ,.Titik Ujud Kesetiaan dengan Penuh 
Kemauan dan Niat dalam menjalani HIDUP.Rasanya tidak FAIR Tuhan yang sudah baik 
selalu menjadi ujung KAMBING HITAM ,..sudah terlalu baik bahkan sangat baik . 
Patut disukuri dan disadari dari Nafas yang diberikan kepada kita . 
 
Sebagai pelaku spiritual sangat diperlukan keluesan dalam menyikapi,dimana 
selama ini batasan batasan dalam menjalani laku , Ego spritual ,kita sebgai 
pelaku spiritual harus selalu siap dalam menyikapi karrena mngemban tugas ikut 
menjaga keseimbangan. Keseimbangan perlu disadari dari dalam diri baru kita 
bisa memberikan keseimbangan kepada sesama alam dan seisinya.
 
Hasil dari pertemuan dengan DOING GOOD saya sampaikan sebagai berikut dengan 
bahsa bahasa :
 
Sebagai oleh oleh Kami mendapatkan E book ( Sudah ada di  Mas David, Mas Ade 
dan Mas Dhimas ,mungkin ada yg minat untuk E Book tersebut  )  yang bisa 
menjadi unenn unen bacaan hasil dari pengolahan spiritual ,..seni dan 
Pengetahuan mereka  meski kita tetep patut selektif dan sensitif dalam mencari 
pemahaman didalamnya dan Patut kita hargai perjuangan BAIK mereka sebagai 
Sanggar Literasi Pencari Sejarah NON PROFIT
 
Kemudian ada pembahasan tentang kenapa JAWA??
Saya mau sedikit menyampaikan dalam pembicraan : pada hakekatnya 3/4 bumi itu 
adalah JAWA .dimana JAWA mempunyai sifat kesatuan dalam sebuah perbedaan.. 
Sebelum agama agama masuk JAWA sudah ada .. Kebudayaan terkait Sejarah yang 
selalu mengacu pada keseimbangan. Tatanan yang ALami saat itu sangat seimbang 
antara kehidupan manusia dan sesama alam seta seisinya. Bahkan ada saudara kita 
dari Luar Negeri secara Spiritual mengatakan mereka harus mencari dimanakah 
pulau JAWA ( dan sering sekali rekan rekan lura negeri  secara spiritual sampai 
ke Sanggar DOING GOOD  hanya ingin mengikuti petunjuk yg mereka dapatkan utnk 
mencari BUDAYA SEJARAH JAWA .) Yang sangat di harapkan mengajak manuisa manusia 
untuk kembalike TATANAN JAWA  seperti rti JAWA sendiri ( Kesatuan Ukuran ) , 
meski dengan cara yang BEDA intinya semua tetap seperjalanan. Kita sebagai 
manusis secara pribadi patut di syukuri dengan hasil jerih ayah mereka dalam 
membantu sisik melik .meskipun semua
 adalah Pendekatan pendekatan yang mungkin sangat membantu kita .
Lunturnya pola hidup yang selaras dengan alam ini terjadi karena banyak faktor 
namun yang paling besar pengaruhnya bisa disimpulkan seperti di bawah ini :
1. Karena pengajaran dari nenek moyang orang jawa yang unik dengan berbagai 
symbol dan kiasan (perlambang dan sanepan) sehingga membuat banyak penafsiran 
sehingga tak jarang justru penafsiran yang salah yang banyak dipercaya 
masyarakatnya.
2. Pengaruh masuknya agama dan budaya modern membuat semakin lunturnya konsep 
hidup selaras dengan alam ini.
Pada masyarakat yang merasa modern menganggap bahwa budaya ini tidak rasional 
dan tidak ilmiah sehingga dianggap sudah tidak relevan dengan perkembangan 
jaman. Sementara dikalangan masyarakat agamis konsep ini dianggap bertentangan 
dengan ajaran agamanya, meskipun sebenarnya hal tersebut dikarenakan pemahaman 
spiritual yang sangat dangkal.
Kedua faktor tersebut, diakui atau tidak, sangat berperan dalam proses 
lunturnya konsep kehidupan budaya yang sarat dengan keselarasan terhadap alam.
Ironisnya justru kesadaran untuk hidup selaras dengan alam dan bahwa alam 
sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia justru mulai tumbuh dan 
berkembang di negara-negara barat yang lebih dikenal sebagai masyarakat yang 
mengedepankan rasio dan sektarian. 
 
“Berbagai teori baru muncul dan meyakini bahwa alam berpengaruh terhadap 
kehidupan manusia baik dalam membentuk karakter, kehidupan ekonomi dan sosial 
sesorang. Sebuah teori baru di negara barat yang sudah dijalankan oleh nenek 
moyang orang jawa selama berabad-abad.”
Pembahsan  tentang Bhineka Tunggal Ika
Arti saat ini: Walaupun berbeda tetapi tetap satu ……( IKA nya tidak di masukkan 
) ,,,dari sisik melik yang mereka dapatkan  IKA -à Tunggal /ESA terkait dengan  
Tuhan, jadi dari uraian terjemahan kata mereka sampaikan belum komplit 
Mereka meyampaikan : Bhineka Tunggal Ika merupakan sesutu yang bebeda beda 
tetapi tetap satu juga yaitu Tuhan itu ESA /Tunggal
Bhinneka Tunggal Ika” sebagai  kearifan lokal  kita. Bukan dari mana mana . 
Dan, kearifan lokal ini adalah cerminan budaya bangsa kita.
Budaya kita bukanlah budaya yang berbasiskan teradisi saja – entah tradisi 
agama atau yang lain – tetapi berbasiskan “pengalaman spiritual”. Spiritualitas 
kita berada di atas kepercayaan- kepercayaan yang kita warisi dari nenek moyang 
kita sendiri atau dari luar. 
Agama belum tentu dapat menemukan persamaan-persamaan seperti itu. Karena, 
“pendirian” suatu agama adalah “pernyataan” tentang tidak setujunya sang 
pendiri terhadap agama-agama lain yang ada pada zamannya. Bila ia setuju dan 
hanya ingin melakukan pembaharuan, maka jelas ia tidak akan mendirikan agama 
baru.
Spiritualitas adalah sebuah kesadaran bahwa “agama” memang berbeda-beda, dan 
tidak dapat dipersatukan. Namun, “esensi” dari setiap agama, intisarinya satu 
dan sama. Kesadaran ini tidak diperoleh lewat pengetahuan, tetapi lewat 
pengalaman pribadi karena Agama bisa menjadi doktrin, sedangkan budaya tidak 
bisa. 
 
 
 
Pembicaaran ke Kondisi Jaman sekarang:
Hal hal sejarah dianggap tidak penting. PANCER PANCER yang membawa keseimbangan 
Alam mereka ambil utk koleksi (Pusaka,Candi , dan lambang lambang leluluhur 
yang diharapkan sebagai TANDA / TENGER/ supaya manuisa seagai penerus 
diharapkan oleh para LELUHUR tetap di JAGA untuk kesembangan bahkan  adat adat 
ritual sudah dianggap sesat karena munculnya DOGMA DOGMA yang dianggap paling 
benar). Sekarng kita bisa lihat sendiri bangsa kita sedri saja jarang yang mau 
mengakui, bahkan merusak atau diaggap suatu ha lyang sepele .... Sangat perlu 
di mengerti Minimal bisa dimulai menyadari arti sebuah Sejarah  untk kembali 
ke TATANAN menuju TUNTUNAN yang BENAR inilah yang PATUT KITA GALI KEMBALI 
 
Untuk itu diharapkan sekali manusia bisa kembali mencari Seorang JAWA  Minimal 
bisa dimulai menydari artti sebuah Sejarah  untk kembali ke TATANAN yang BENAR
 
Demikian tulisan saya  hasil dari pertemuan pada saudara saudara pelaku 
spiritual.Mulailah mencari keseimbangan dari dalam diri secara siklus otomatis 
akan membeirkan keseimbangan kepada sesama dan alam serta seisinya. Sellau 
tingkatkan kawruh dan laku dengan tetap selalu Eling dan Waspodo dalam setiap 
Kesadaran kita tanpa ada Cemas Kuatir daam keadaan apapun akan kehidupan 
individu yang akan menjadikan kita selal berusaha untuk Sendiko Dawuh , Sumeleh
 
Mudah mudahan semua makhluk mulai menyadari Tugas Panggilan masing masing yang 
merpuakan satu langkah kecil untuk menjaga kesimbangan DIRI, ALAM , dan 
Seisinya dan TUHAN Amin
 Diharapkan Pertemuan ini menjadi ajang INSPIRASI kepada siapapun untuk 
menggalakan BUDAYA dan KESADARAN SPIRITUAL  yang sebenarnya 
 
Salam Sejati
KADANG ROSO
Dodo Yogya
 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com  













Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke