Drops of Water Wears Hole in Stone

Zhang Guai Ya was an honest judge very well known in his time as a figure
who was totally against corruption that was literally spreading everywhere
during Song Dynasty (960-1279). One day, when Zhang Guai Ya was patrolling,
he saw a civil servant walking out from an office suspiciously and hastily.
Smelling such suspicious nature, Zhang Guai Ya immediately stopped him and
interrogated him what he did. However, the man did not pay much attention to
him.
Zhang Guai Ya then inspected him and found a piece of coin slipped by his
ear. When asked where did he get it from, at last the man confessed that he
stole it from the office.
With the evidence, the judge, Zhang Guai Ya dragged him to the court. In the
court, the civil servant justified himself saying, "I only stole a piece of
coin, and it is not reasonable to bring me this far to the court." He even
continued, "Even so, you can at best only prison me for one or two days
only."
"Do you think you would be able to put death-sentence on me just because i
steal a piece of coin?" Hearing such provocative harsh response, the judge
replied, "Yes, i would put you to death sentence not because of the value of
the coin, but for your action. Even though it is just one coin, but if it is
continuously done again and again for 1000 days, how much would be stolen?
Constant dripping of water wears hole in the stone." With that, he executed
the stealing man.

Despite of his brutal act of punishment, there is one thing about the judge
that deserve admiration, which is not underestimating the smallest act of
evil. He understood that even the smallest act of evil left undone would
grow into big evil deeds.
Besides, wiping out corruption requires full and constant continuous effort
or else it'd all be in vain.

*Visit: www.storiesofwisdom.com <goog_1220886827507>*

Tetesan Air Dapat Melubangi Batu

Zhang Guai Ya adalah seorang hakim yang sangat terkenal dalam memberantas
korupsi yang merajalela pada masa Dinasti Song (960-1279). Suatu hari,
ketika Zhang Guai Ya melakukan patroli, ia melihat seorang pegawai negeri
keluar dari kantor pemerintah. Melihat gerak-gerik dan cara berjalannya yang
tergesa-gesa, Zhang Guai Ya menaruh curiga. la segera menghentikannya dan
bertanya apa yang telah dilakukannya; namun pegawai negeri itu tidak
memedulikan kata-kata Zhang Guai Ya.
Zhang Guai Ya lalu memeriksanya dan menemukan sekeping koin yang diselipkan
di telinganya. Ketika ditanya dari mana ia mendapatkan koin itu, pegawai
negeri itu tak dapat berbohong lagi dan mengaku bahwa ia mencurinya dari
kantor pemerintah.
Dengan bukti tersebut, Hakim Zhang Guai Ya menyeretnya ke pengadilan. Dalam
persidangan, pegawai negeri itu membela diri dengan berkata, "Saya hanya
mencuri sekeping koin, tidak ada alasan untuk membawa saya sampai ke
persidangan ini." Kemudian ia melanjutkan dengan nada yang lebih lantang,
"Anda paling-paling hanya dapat menahan saya satu-dua hari saja.
Apakah Anda bisa menjatuhkan hukuman mati pada saya hanya karena mencuri
sekeping koin?" Mendengar jawaban yang menantang itu, Zhang Guai Ya berkata,
"Ya, saya akan menghukum Anda bukan karena nilai satu koin, tetapi karena
tindakan Anda. Meskipun hanya satu koin, tetapi jika dilakukan terus-menerus
selama 1000 hari, berapa yang tercuri? Air yang menetes terus-menerus di
atas batu bisa melubangi batu itu, atau bahkan menghancurkannya."
Selesai berkata begitu ia mengambil pedangnya, lalu menebaskannya ke leher
pegawai negeri tersebut. Seketika itu juga terpenggallah kepala pegawai
negeri itu.

Terlepas dari tindakannya yang sangat brutal, ada satu hal yang bisa kita
teladani dari Zhang Guai Ya, yaitu tidak mentolerir tindakan melawan hukum
sekecil apa pun. Ia menyadari bahwa kejahatan kecil jika dibiarkan akan
berkembang menjadi kejahatan besar.
Selain itu, usaha untuk memberantas korupsi harus dilakukan secara
menyeluruh dan terus-menerus agar tidak sia-sia.



-- 
Let us work together for unity and love

Johnny Lone
http://www.wer1family.com

Kirim email ke