He he he... Kaloo agus yang anda makasud saya silahkan lanjutkan kalo tidak
cuekin aja..

 

Harus darimana yah, langsung aja deh

 

Sabar.. Itu deket banget sama iklas dan pasrah ( yakin apapun yang terjadi
dan yang tidak bisa kita hindari sebagai petunjuk dari tuhan sebagai hal
terbaik untuk kita)

Kalo misalnya agama saya di jelek2in, he he otomatis saya akan berusaha
membelanya..( bukan dengan membunuh ato nyuruh orang ngebunuh lho.. ), 

Dia semakin licik.. Ya saya harus beri contoh yang baik2 agar dia bisa liat
dan niru conto2 yang baik2 itu, 

Dia semakin menjadi2 ( jadi inget ormas tertentu nech ) ya saya harus
sadarkan orang disekitar saya bahwa orang ini berbahaya dan punya pikiran
yang berbahaya, sapa tau ada satu orang disekitar saya yang bisa
ngeyadarinnya.

 

Pada intinya orang2 akan tahu sapa yang salah... sapa yang bener.. sapa yang
mau menang sendiri.. Dll tapi saya selalu berusaha mengingatkan diri untuk
tenang dulu, liat sisi baiknya dia dulu, biar nggak berat sebelah.

 

Ukuran pasti untuk orang sabar menurut saya adalah, dia tidak memaksakan
kehendaknya kepada orang lain, dia bisa menjawab dengan tenang sekeras
apapun pertanyaan, hujatan, hinaan, sukur2 bisa menyadarkan orang itu.

 

Hanya itu sumbang saran saya yang masih belajar ini

 

Luv U alL

Agus

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Subhan Affan
Sent: Monday, September 15, 2008 09:53
To: [email protected]
Subject: Re: Balasan: Bls: Balasan: Bls: Balasan: [Mayapada Prana] Bls:
[Forum Pembaca KOMPAS] Hidup bisa teratur hanya dengan agama? -- Surat
kepada seorang kawan

 

Ass.

Pertanyaan dikit neh buat mas Agus dan mas Indi...

Gmn ukuran dan tindakannya sebagai manusia/mahluk paling 
sabar di dunia?

Saya mo tau sesabar apa orang yg merasa dibalut cinta kasih 
dan damai itu dlm menghadapi kecurangan, kelicikan dan 
kejahatan yg tlah menjadi-jadi secara nyata dihadapannya?

Jgnkan seorang biasa spt saya, bahkan ulama/pastor pun 
akan melakukan perlawanan minimal dlm batin dan bertanya-tanya
terpaksa kah sy pertahankan balutan cinta kasih ini?

Wass.


Subhan





2008/9/14 Agus Sanjaya <[EMAIL PROTECTED]>

Mas Indie;

 

Komentar dan pertanyaan2 saya dibawah tanda ==============

 

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Indi Sujawe
Sent: Friday, September 12, 2008 17:44
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Balasan: Bls: Balasan: Bls: Balasan: [Mayapada Prana] Bls: [Forum
Pembaca KOMPAS] Hidup bisa teratur hanya dengan agama? -- Surat kepada
seorang kawan

 

Salam sejahtera!

Benar sih.. Tapi kecerdasan manusia itu pada umumnya bergantung pada
keadaan yang membentuk karakter manusia itu sendiri.  Seperti  waktu,
lingkungan kebudayaan,  keluarga, pendidikan dan lain-lain. 
Nah setahu saya yang besar dalam lingkungan santri dan mendalami Budha tidak
ada  perbedaan antara Islam dan Budha bila sudah masuk dalam pembatinan diri
(tarekat dalam Islam). Paling hanya perbedaan penyampaian dan bahasa saja. 

Tetapi dari bahasa mas Wal, selalu menyalahkan  Islam dan Kristen. Saya
tidak begitu memahami simbol2 dalam agama kristen, tapi saya pribadi
meyakini bahwa yang salah bukan agama kristen, tapi pemeluknya.

Nah yang saya tau konflik-konflik yang membawa simbol keagamaan, justru
dilakukan  oleh  orang-orang yang sama sekali tidak memahami  agama  yang
menyentuh rasa  kesadarannya.

Salah satu contoh adalah sebuah organisasi atau kelompok yang mengatas
namakan Islam, baru-baru ini membuat konflik hingga terjadi kekerasan dan
premanisme pada kelompok Aliansi Kebebasan beragama. Islam yang mana?
Islam yang saya tau adalah Islam yang cinta damai. 
===================================

Apakah mas indie termasuk kelompok islam yang cinta damai ?

-         End -


Rasulullah sendiri bahkan menjamin keamanan orang-orang yang bukan Islam
yang hidup dalam lingkungan dinastinya. Dan hanya bereaksi dalam arti kata
membela agama, bila agama yang sudah diajarkannya diserang.
==================================

Saya ingin bertanya : Apakah tetep dikatakan cinta damai juga bila melakukan
kekerasan walau itu ( menurut mereka ) demi membela agama?

-         end -


Kafir berasal dari kata kufur, yaktufur, aktafaro  dalam bahasa Indonesia
berarti orang yang ingkar, mengingkari, berpaling. Atau  dalam arti yang
sebenarnya adalah orang-orang yang mengingkari kesadaran kemanusiaannya
itulah yang disebut kafir.

Sejarah tentang Rasulullah karangan Muhammad Haekal, tidak ada tuduhan
kata-kata kafir terhadap orang-orang kristen (naisaro). Bahkan mereka
disebut ahlulkitab. 

Apa lagi sekarang ini, satu kelompok berteriak Allahuakbar menyerang
kelompok lain yang juga berteriak Allahuakbar. Kelompok Islam yang satu
mengkafirkan Islam yang lain karena tidak sependapat. Itu bukan Islam yang
sebenarnya mas!!! Itu Islam kelompok bukan Islam Universal, bukan Islam
Rahmatan lil'alamin.

Wassalam.



Luv U All

Agus

 

 

Kirim email ke