Bertemu Dengan Para Ahli

 

Written
by : Ruli Amirullah

 

Assalamualaikum
Wr Wb,

 

Dear
all,

Saya kemarin berkunjung kesebuah kampus Islam terkemuka.
Seumur-umur, baru sekali itu saya masuk ke sebuah kampus yang berlabel Islam.
Suasananya benar-benar beda dengan kampus tempat saya kuliah dulu. Selain para
mahasiswi yang memakai jilbab, yang membuat suasana semakin 'Islam' adalah
berbagai papan petunjuk yang menggunakan tulisan Arab dibawah
huruf latin.

 

Saya jadi ingat film Ayat-ayat Cinta yang salah satu
settingnya adalah kampus di Mesir. Yup, seperti itu suasananya.. Semakin takjub
ketika saya akhirnya bertemu dengan para dosen. Ketika berbicara resmi dengan
saya, mereka menggunakan bahasa
Indonesia.
Tapi ketika mereka berbicara dengan sesama rekan dosen, padahal mungkin sekedar
pembicaraan yang santai, mereka menggunakan bahasa Arab.

 

Kamipun kemudian terlibat diskusi seru. Yang paling seru
bagi saya adalah ketika mereka membahas mengenai Palestina. Dihubungkan dengan
surat-surat dalam Al Quran…

 

Ckckckck…

 

Kok saya jauh banget yah ilmunya dibanding mereka…

 

Kemarin lusanya saya baru bertemu saudara dari ibu, yang
telah membaca kumpulan tulisan saya. Ia menuliskan banyak catatan di setiap
judul. Menurutnya, tulisan saya baru sekedar kesadaran, belum menawarkan solusi
atau kelanjutan setelah menyadari. Padahal sayang, sebenarnya jika saya hapal
dan paham isi Al Quran, maka saya akan menemukan apa yang seharusnya dilakukan
ketika saya menghadapi suatu masalah. Bukan semata sadar akan hikmahnya, tapi
juga mendapatkan solusi atas masalah tersebut..

 

Ya ya ya…. 

Sayapun mengangguk kagum ketika dia menuliskan rentetan
ayat-ayat yang merupakan kelanjutan dari topic-topik yang saya tulis..

 

Huaah…

 

Ilmu itu tidak pernah ada habisnya ya!

 

Pertemuan dengan orang-orang diatas membuat saya sadar,
bahwa saya benar-benar berada di pinggiran pantai dari lautan ilmu pengetahuan 
yang
amat sangat luas. Padahal saya baru bertemu satu komunitas saja. Saya belum
berkumpul dengan para ahli antariksa, belum berbincang dengan ahli matematika,
belum berdiskusi dengan sastrawan, belum bertanya dengan dokter-dokter, belum
menanyakan pendapat kepada para politikus, belum mendatangi ulama, ahli militer,
budayawan, ekonom, sains dan teknologi….dll, dll, dll…

 

Hmmm……

Bodoh banget ternyata diri ini..

(padahal itu baru berhadapan dengan para ahli, belum lagi
berhadapan dengan Sang Maha Mengetahui…)

Udah gitu, kadang ngerasa pinter pula. Hik hik..

Pokoknya, usahain deh, jangan pernah bangga bahwa kita
telah pintar dan kemudian malah berhenti belajar. Mungkin pada awalnya kita
memang telah berada di posisi lebih pintar di banding yang lain akan suatu hal,
tapi rasanya kita tak akan pernah bisa lama membanggakan posisi itu. Karena
dalam sekejap saja, bila kita berhenti belajar, maka kita akan kembali bodoh..

 

Sama halnya seperti anak berumur 4 tahun yang bangga bisa
menghitung sampai 10. Saat itu mungkin ia memang dikatakan pintar, dan ia
bangga akan hal itu. Namun apa jadinya bila ia memutusukan untuk berhenti
belajar?

Ketika umur 5 tahun, ia mungkin masih bangga bisa
menghitung sampai 10..

Namun, kalau saat umur 12 tahun, apakah suatu kebanggaan
bila tetap hanya bisa menghitung sampai 10? Tidak bukan?

 

Ya ya ya…

Berarti amal kita juga seperti itu ya..

Kita dulu mungkin sempat bangga, rajin sholat 5 waktu,
puasa full selama Ramadhan, ngaji di malem jumat, dll dll..

Tapi itu mungkin saat kita berumur 15 tahunan…

Ketika umur kita 20, 30 atau apalagi mungkin 40 tahun..

Apakah juga masih bangga akan kerajinan kita sholat 5
waktu? Apakah masih bangga akan sedekah kita yang 2.5%? apakah masih bangga
berbuat baik pada orang yang memang juga berbuat baik pada kita? Apakah masih
bangga pada maaf kita pada orang yang memang meminta maaf pada kita terlebih
dulu? Apakah masih bangga pada kesabaran kita yang mungkin belum diuji dengan
cobaan yang berat?

 

Masih banggakah?

Kalo iya, bisa-bisa kita seperti anak 12 tahun yang tetap
bangga bisa menghitung sampai 10…

 

Hhmmm….

Teryata kita emang perlu sering-sering berkumpul dengan
orang-orang yang pandai, berilmu, yang selalu iqra…

 

Happy Learning..!

 

Wassalam…



Ruli Amirullah
Feel the love of Ar Rahmaan
Wanna feel it? Join ESQ Training..
Read my article at : http://ruliamirullah.multiply.com
Contact me at : 085-888-509931
send Email to: [email protected]
Website : www.esqway165.com




      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke