HAPPY SELLING! Written by : Ruli Amirullah Assalamualaikum WrWb, Dear all, Selamat pagi semua… terutama yang lagi sibuk memandang computer, yang lagi ada setumpuk dokumen untuk dikerjakan, yang pusing mikirin target-target, yang lagi mumet menghadapi rutinitas, yang lagi putus asa memandang angka-angka keuangan perusahaan… Selamat! Berarti anda semua masih memiliki pekerjaan… banyak lho yang sudah mulai terkena dampak krisis ekonomi global. Kita mungkin sudah sering banget baca tentang itu, tentang ribuan orang yang di rumahkan, padahal mereka kerja di perusahaan-perusahaan besar di luar negeri sana.. Tapi, kita masih aja nyantai yah. Masih merasa tenang dengan gaji bulanan yang sampai saat ini kita terima tepat waktu… Just like nothing happen out there… Padahal, bisa jadi perusahaan tempat kita bernaung mulai kepayahan menanggung beban operasional. Tapi kita gak pernah peduli kan? Kita hanya dateng jam 8 pagi, ketak ketik, pulang jam 5 sore.. that’s all.. Mm… gimana gak suntuk… hidupnya santai gak ada tantangan… Coba deh iseng masuk ke ruang direktur (atau bos2 lain) dan tanya, “Pak, bagaimana kabar perusahaan kita? Ada yang bisa saya Bantu agar perusahaan kita bisa tetap eksis, bahkan profit..?” Hehehe… ga berani ya? Kalo berani mah, gak apa-apa dicoba, toh perusahaan tempat kita bekerja bagaimanapun milik kita juga bukan? Kalau Perusahaan bangkrut kita juga yang kena imbasnya. So, ga ada salahnya (harus malah) untuk care ama perusahaan kita… Soalnya, kalau semua karyawan care terhadap kelangsungan perusahaan, maka hidup akan menjadi ringan. Jangan biarkan hanya segelintir yang bergerak untuk menarik ‘gerbong perusahaan’, suatu saat mereka akan lelah.. tapi mari kita semua menjadi mesin-mesin yang mampu menggerakkan roda-roda operasional… Masih ada yang bertanya kenapa kita harus care ama perusahaan? Woiiii….. lagi ada badai di luar sana! Udah banyak perusahaan-perusahaan yang tumbang… Kalau di ibaratkan dengan perang, lagi ada perang besar di luar sana. Perang yang bener-bener mengakibatkan, hidup atau mati… Harusnya kita semua udah pake baju perang, udah pegang senjata, udah pasang muka garang… Bukannya malah asyik-asyikan santai (kayak lagi liburan di pantai kuta aja..) Masih ada yang berpikir, ah ngapain susah-susah mikir perusahaan? keluarga gue aja susah.. Nah paling gak, mikir keluarga aja dulu deh.. Nah justru karena kita sayang ma keluarga, kita juga harus ‘sayang’ dgn perusahaan.. Dengan perusahaan tetap ada, bukankah kita berarti juga tetap terima gaji? Gaji yang kita pergunakan untuk menghidupi keluarga? Ya kan? (walau hidup sebenarnya bukan hanya untuk segepok uang lho… hik hik… hidup harus bisa lebih berharga dari itu..) Nah, sekarang udah sepakatkan kenapa kita harus care.. Oke oke… Trus trus, bagaimana caranya? Owh.. banyak! Yang pertama, kerjakan tugas yang sudah menjadi kewajiban dengan baik (yang akunting ya berhitung dengan baik, yang di admin ya mencatat dengan baik, yang di CS ya melayani dengan baik, yang di sales menjual dengan baik, dll dll). Yang kedua, nah ini yang seru, lakukan sesuatu yang mungkin sebenarnya bukan tugas kita… Apa tuh… Membantu menjual produk perusahaan kita! Dimanapun tempat kita bekerja, harusnya ada sesuatu yang dijual (karena dari situlah perusahaan bisa menggaji kita bukan?), entah itu berupa produk ataupun jasa. Ada sesuatu yang dijual, ya kan? Nah gak ada salahnya, kita mulai membantu menjual, kita datangkan rupiah demi rupiah kepada perusahaan.. toh itu demi diri kita juga.. Berbicaralah pada saudara, teman, kenalan, tetangga, siapapun yang kita kenal. Siapa tau mereka lagi ada kebutuhan terhadap produk/ jasa perusahaan kita… Everyone is sales now… (padahal saya baru aja jadi editor, hehehe…, tapi sebenernya tanpa sadar saya juga sering ‘menjual’ tulisan saya.. jadi saya sejatinya, sampai kapanpun, tetap sales juga… I sell myself.. kita semua sales, ketika kita melamar kerja, kita sedang menjual diri kita sendiri) Nah, berhubung sebenarnya kita memang sales, kenapa saat ini kita tidak ikut membantu menjual produk/ jasa perusahaan? Gak usah mikir dulu, bahwa itu tugas marketing.. Pikiran itu sempit banget, padahal sekarang keadaan lagi darurat.. Kalau pikiran sempit itu ada di rakyat Indonesia jaman dulu, mungkin kita gak akan pernah merdeka. Biarlah masalah perang urusan tentara, kita mah nyantai aja.. kalo emang itu yang ada, bisa jadi kita masih dijajah sampe sekarang. Wong tentara kita dulu dikit.. bisa banyak karena semua warga ikut berjuang… Hasilnya, sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin… So, intinya… Tidak perlu panik n putus asa menghadapi krisis global ini.. tapi jangan juga malah nyantai-nyantai aja seolah tidak ada apa-apa… Pakai baju perang, siapkan senjata, jangan gentar menghadapi situasi diluar sana… dan Happy Selling! Wassalam… Ruli Amirullah Ada yang pengen ikut training ESQ? Ada yang pengen ikut training MCB? Contact me at : 085-888-509931 Website : www.esqway165.com Read my article at : http://ruliamirullah.multiply.com New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

