Salam, Setuju membaca kitab suci ( dan agama) harus dengan RASA atau perasaan.Bukan dengan OTAK. Karena itu otaknya ditaruh di dengkul dulu. Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Rab, 18/2/09, danarhadi2000 <[email protected]> menulis:
Dari: danarhadi2000 <[email protected]> Topik: [Spiritual-Indonesia] Re: Memahami Kitab Suci Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 18 Februari, 2009, 12:49 PM --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, benediktus sudjanto <bens.sudjanto@ ...> wrote: > > Sebenarnya cukup simple memahami kitab suci atau fenomena kehidupan pada > umumnya. > Dirasakan saja apakah yg dibaca, didengar dan dilihat membangkitkan atau > memperbesar rasa kasih dalam diri atau ketakutan. Dua hal besar yg bertolak > belakang itu antara kasih dan takut adalah arah pemainan kehidupan yang > dapat dipilih, lalu setelah timbul rasa maka disadari untuk diputuskan bagi > diri sendiri arah mana yang sesuai untuk mengungkapkan benih-2 rasa dan > menanam serta menumbuhkan benih-2 tsb menjadi tuaian yg dikehendaki. Asalkan > dikemas dalam pengertian kesatuan semua manusia dan alam dalam peran-2 > masing-2 di dunia ini (secara umum), lalu tanyakan ke diri sendiri: "yang > mana reaksi/tanggapan yg sesungguhnya saya pilih untuk membantu sesama > saya", maka itulah sesungguhnya keputusan dalam pilihan tanggungjawab > pribadi. > > Salam, > bens ********* Setuju masne Bens. Secara universal ada beberapa kelompok pembaca Kitab. Yang satu, yang membuka Kitab dengan tangan gemetar, karena yang disentuh dipercaya benda suci, dan isinya wahyu, semua benar dan ghaib. Mereka menerima seluruh ayat tanpa di-pilah pilah. Ada yang menerima sesuai dengan seleksi tafsir pemuka agama masing masing, jadi ayat yang sama, mungkin dimaknai berbeda, dan itu yang diikuti umat. Contoh paling kasatmata, ayat yang mengatakan dalam Injil "Apa yang disatukan Tuhan tak mungkin dipisahkan manusia". Dalam gereja katholik dimaknai sebagai larangan MUTLAK untuk bercerai, ini dinilai melawan Ilahi. Dalam gereja Protestant tidak dimaknai sebagai larangan mutlak, namun sebagai petunjuk agar kalau mungkin jangan bercerai. Dan banyak yang lain. Yang ketiga, menerima apa yang indah indah dan masuk akal saja, beberapa ayat dari Amsal, Korinthus 13, dan ayat ayat yang mengkisahkan kelahiran serta kematian Yesus, karena penting untuk khotbah. Ayat yang "aneh aneh" seperti kejadian 6:6 (maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya) kalau mungkin, tak dibahas. Refottt. Yang keempat, membaca semua sebagai rentetan kisah yang bersifat metaphora. Kiasan. Yang kelima ,membedakan substansi isi Injil. Ada yang dinilai sebagai sabda Tuhan, ada tulisan murid murid Yesus, ada kisah mengenai murid murid Yesus. banyak sekali panduan hidup justru berasal dari surat surat murid Yesus, yang menggambarkan hasil pemikiran. Misalnya surat surat Paulus. Yang lain macam macam, demikian juga dengan Kitab Kitab lain. Suatu illustrasi mengenai dampak Kitab suci dalam hidup manusia, ini hanya satu contoh lho: Didekat Washington DC ada pemukiman yang dihuni kaum Amish. Mereka itu berasal dari Swiss dan Jerman selatan (daerah Alsace) , tetapi meninggalkan Eropa setelah masa Reformasi Gereja pada abad XVIII, mereka gunakan bahasa Jerman-Pennsylvania , dan hidup mengisolasikan diri tanpa mau bergaul dengan warga lainnya. memakai baju hitam hitam, laki laki dan wanita memakai baju abad XVI, hidup tanpa listrik, memasak engan kayu bakar, tanpa kendaraan bermotor dan yang lain. Mereka menggunakan kereta kuda, meluku dengan sapi tanpa traktor. Orang Amish tersebar di Holmes County, Ohio, Lancaster County, Pennsylvania, dan LaGrange, Indiana. Humnian baru terdapat di Kent County, Delaware, Davis County Iowa dan Montgomery County, New York. Sebagian yang "asli" ada di St. Lawrence County, New York. Mengapa mereka menyendiri sampai abad ini? Karena mereka mengambil ayat Kitab suci sebagai dasar pemisahan dari manusia lain, seperti 1 Peter 2:9 maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman, Romans 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. 1 John 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. dan James 4:4. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah... Bayangkan, bagaimana Kitab suci mampu memisahkan manusia dari manusia lain. Dan ini sudah lebih dari seratus tahun, yang di Eropa bahkan setengah abad! Salam Danardono ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

