^_^

Ustadz HMNA,

Sekarang udah ada berapa orang ya yg mengaku sebagai Rasulullah? Hmmm...

Salam, yusa
http://majlismajlas.blogspot.com




  ----- Original Message ----- 
  From: Sony H Waluyo 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, March 30, 2009 1:22 PM
  Subject: RE: Cari Persamaan <= Ketika hari Kiamat datang Re: [Mayapada Prana] 
Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih



  Mbah HMNA,



  Nah gitu dong...cari persamaan keindahan dan kebaikan ajarannya saja..

  Klo kita hanya muter2 mencari2 kesalahan dan kelemahan masing2 ajaran agama 
ya hanya akan bikin capek..

  Kalo nyari2 salah dan kelemahan masing-masing jaran..waduh ada segudang 
kelemahan yg bsia ditemukan..tapi buat apa.. 

  Itu juga sama saja dengan memelihara sikap permusuhan, kebencian, 
ketidaksukaan.

  Dan akhirnya juga hanya membuat diri sendiri penuh rasa curiga dan kebencian.

  Lalu akhirnya hanya mendatangkan penyakit.

  Sebab senyuman dan kasih adalah obat paling mujarab utk segala penyakit..... 

  Mari kita sudahi segala silang sengketa dan enyel-eyelan gak bermutu..

  Lebih baik melihat kebaikan, keluhuran, kebijaksaan yg ada pada pihak2 lain 
dan membangun kedamaian secara bersama-sama..

  Bukankah ini ajaran asli nenek moyang leluhur kita..

  Yg membawa para pelaut bugis di masa silam mampu mengarungi samodera dg kapal 
mereka dimana salah satu jenis kapal yg mereka gunakan ada terpahat di candi 
borobudur dan replikanya disimpan di salah satu sudut kawasan candi borobudur.  
     

  Mereka yg menularkan berbagai kesenian spt kendang, angklung, tangga nada 
pentatonis dan budidaya hasil bumi spt pisang dll yg aslinya dri asia tenggara 
itu sampai ke afrika.

  Lagian beberapa sumber mengatakan bahwa Ibrahim itu ada hubungannya dg 
Nusantara kok..

  Jadi ajaran2 dari luar itu yo sejatinya asalnya dari sini, dr bumi Nusantara..

  Kalau mau empelajari "ugahari prabu siliwangi" jeals disebutkan bahwa masnuia 
bermula dari sini, yg disebut sbg sunda wiwitan atau sunda awal dari segalanya. 
Dan dulu Nusantara lebih merupakan daratan yg menyatu sebelum bagian2nya 
tenggelam..   

  Belum agi ada sumber yg mengatakan bahwa suku batak itu adalah salah satu 
dari 12 suku Israel, atau keturunan Ibrahim, yg hilang...



  Jika memahami sejarah ini lah kok malah kita yg wong Nusantara kepincut dan 
jatuh cinta sama produk luar.. 

  Mari kita kaji kembali ajaran2 kasih, welas asih, gotong royong dari nenek 
moyang leluhur kita yg telah mewariskan ajaran yg luar biasa sbgmana dinyatakan 
dalam "Ketuhanan Yang Maha Esa" yg maknanya para leluhur kita sangat mengenal 
Allah yg tahuid, yg esa, yg hanya satu, namun yg satu itu dilihat dari sisi2 yg 
berbeda oleh agama2 dg konsep2 ketuhanan mereka, tetapi nenek moyang kita sadar 
betul bahwa semua itu hanya konsep sbg pendekatan utk mengenal Allah yg Esa 
itu, maka bagi leluhur kita berbeda cara pengungkapan dan ekspresi dalam 
menjalin relasi dg Allah gak ada masalah, seperti tampak pada kejawen yg 
merupakan gabungan dari beberapa agama. Yang penting relasi itu diwujudkan 
dalam hubungan bersama sebagai saudara setanah air walau berbeda suku dan agama 
kepercayaan shg membentuk apa yg disebut satu kesatuan dalam bhineka tunggal 
ika.



  Kalau ada yg masih usil dg ajaran2 yg memecah belah.biarin saja.toh mereka 
hanya akan ribut2 dg sesama tukang ribut..yg suka adem2 akan kumpul dg yg suka 
adem2 menjalin kebersamaan dan persaudaraan..   



  Coba gali kembali ajaran2 leluhur kaum bugis...lalu cari kemiripannya dg 
ajaran2 kejawen...juga sunda wiwitan...atau sekalian ajaran agama asli suku 
batak "paliman" sayak.hindu bali dll..akan ada terlalu banyak persamaan drpd 
perbedaannya..lalu coba kaji Islam dg kacamata ajaran2 asli leluhur kita..akan 
kita temukan kedamaian..sisi Islam yg damai.



  Salam damai selaras,



  Sony H Waluyo



  * You are what you think about. Beware of your mind. 


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of H. M. Nur Abdurrahman
  Sent: Monday, March 30, 2009 6:22 AM
  To: [email protected]
  Subject: Cari Persamaan <= Ketika hari Kiamat datang Re: [Mayapada Prana] 
Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih



  Cari Persamaan



  Hari Kiamat (dari qiyam artinya berbangkit) sebagai akhir kehidupan merupakan 
awal dari kehidupan baru yang kekal di alam akhirat. 



  Tanda-Tanda Hari Kiamat 

  Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Nabi SAW bersabda: "Tidak akan tiba Hari 
Kiamat itu sehingga banyak kaum dajjal, tukang berdusta yang jumlahnya hampir 
tigapuluh orang (sesudah Nabi Muhammad SAW) semuanya itu mengaku bahwa dirinya 
adalah Rasulullah. Tidak akan tiba pula hari kiamat itu sehingga ilmu 
pengetahuan dilenyapkan. Demikian pula sehingga banyak kegoncangan (gempa 
bumi). Zaman berdekatan sekali. Banyak timbul fitnah." [HR. Bukhari]



  Ketika hari Kiamat datang

  "Tidak ada seorangpun yang memanggilku sbg tuhan akan masuk kedalam kerajaan 
Surga, kecuali mereka-mereka yang mengerjakan apa yang Tuhan kehendaki untuk 
mengerjakanya. Ketika hari Kiamat datang, banyak orang akan memanggilku, 
tuhan,tuhan! Dengan namamu kita berbicara Kalimat Tuhan. Kemudian aku (Yesus) 
akan berkata kepada mereka: Aku tidak pernah mengenalmu, pergi dari hadapanku 
hai orang sesat!" (Injil Matius).



  Salam

  HMNA



    ----- Original Message ----- 

    From: si Brewok [0_-] 

    To: [email protected] 

    Sent: Monday, March 30, 2009 5:23 AM

    Subject: [Mayapada Prana] Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih



    Muhammad Amin's Notes
    Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih

    Ingatkah engkau saudaraku,
    Ketika Muhammad mempersilahkan pendeta Kristen misa di masjid

    Ingatkah engkau saudaraku,
    Ketika Pendeta Yerusalem mempersilahkan Umar bin Khatab sholat di gereja

    Ingatkah engkau saudaraku,
    Ketika Panglima Chengho menyatukan pemeluk Islam, Konghucu, dan Kristen di 
satu tempat sembahyang

    Ingatkah engkau saudaraku,
    Ketika Mahatma Gandhi sampai meregang nyawa membela umat Islam India

    Dan jangan juga lupa saudaraku,
    Ketika Bunda Theresa berpeluh berdarah merawat kaum miskin Hindu paria

    Kasih Yesus tak berbatas
    Rahmatallil alamin Islam tak menuntut balas
    Damai Sidharta menembus kerasnya cadas
    Tri Hita Karana Hindu menyatukan segala paras

    Tapi Kenapa darah masih terus tercecer
    Kenapa pedang masih terus terhunus
    Kenapa moncong bedil masih terus tegak
    Kenapa airmata masih terus menetes

    Damaikan hatimu saudaraku
    Karena damai di hati, damai pula di bumi

    Jangan mencari jalan menuju damai
    Karena damai adalah satu-satunya jalan

    Tidak ada petunjuk menuju cinta
    Karena cinta itu adalah satu-satunya petunjuk

    Cintailah Tuhanmu dengan sepenuh hati
    Karena Tuhan adalah Cinta itu sendiri

    Engkau dan aku satu
    Kita dan Mereka sama
    Bersatu dalam Cinta Sejati Anak Manusia

    ------------------------------------------------------------------------



    NB : Puisi ini saya bacakan dengan iringan saxophone dari Michael 
Putrawenas, dalam acara Natal Bersama Masyarakat Kristen Belanda. 



    Muhammad khotbah 'Cinta' di gereja.....

  Internal Virus Database is out of date.
  Checked by AVG.
  Version: 8.0.238 / Virus Database: 270.0.0/1484 - Release Date: 6/4/2008 4:40 
PM



  

Kirim email ke