Salam,
Apa sebabya agama2 karangan orang Yahudi yaitu IBRAHIM (  agama samawi), selalu 
mengharapkan kehancuran dunia dan manusianya ( kiamat)?
Supaya  tidak kelahuan kebohonghannya.Begitu saja kok repot!
Wasalam,
Wal suparmo

--- Pada Sel, 31/3/09, H. M. Nur Abdurahman <[email protected]> 
menulis:


Dari: H. M. Nur Abdurahman <[email protected]>
Topik: Re: Cari Persamaan <= Ketika hari Kiamat datang Re: [Mayapada Prana] 
Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 31 Maret, 2009, 8:30 PM







Cari Persamaan
 
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu 
kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dengan kamu, bahwa 
tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan 
sesuatupun , dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain 
sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada 
mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri 
(kepadaNya) [S.Ali 'Imraan, 3:64].
 
[LAI-Yahya, 17:3] Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal 
Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah 
Engkau utus.
 
Salam,
HMNA


----- Original Message ----- 
From: Sony H Waluyo 
To: mayapadaprana@ yahoogroups. com 
Sent: Sunday, March 29, 2009 11:22 PM
Subject: RE: Cari Persamaan <= Ketika hari Kiamat datang Re: [Mayapada Prana] 
Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih



Mbah HMNA,
 
Nah gitu dong…..cari persamaan keindahan dan kebaikan ajarannya saja….
Klo kita hanya muter2 mencari2 kesalahan dan kelemahan masing2 ajaran agama ya 
hanya akan bikin capek….
Kalo nyari2 salah dan kelemahan masing-masing jaran….waduh ada segudang 
kelemahan yg bsia ditemukan….tapi buat apa.. 
Itu juga sama saja dengan memelihara sikap permusuhan, kebencian, ketidaksukaan…
Dan akhirnya juga hanya membuat diri sendiri penuh rasa curiga dan kebencian…
Lalu akhirnya hanya mendatangkan penyakit…
Sebab senyuman dan kasih adalah obat paling mujarab utk segala penyakit.... . 
Mari kita sudahi segala silang sengketa dan enyel-eyelan gak bermutu….
Lebih baik melihat kebaikan, keluhuran, kebijaksaan yg ada pada pihak2 lain dan 
membangun kedamaian secara bersama-sama… .
Bukankah ini ajaran asli nenek moyang leluhur kita….
Yg membawa para pelaut bugis di masa silam mampu mengarungi samodera dg kapal 
mereka dimana salah satu jenis kapal yg mereka gunakan ada terpahat di candi 
borobudur dan replikanya disimpan di salah satu sudut kawasan candi borobudur…  
     
Mereka yg menularkan berbagai kesenian spt kendang, angklung, tangga nada 
pentatonis dan budidaya hasil bumi spt pisang dll yg aslinya dri asia tenggara 
itu sampai ke afrika…
Lagian beberapa sumber mengatakan bahwa Ibrahim itu ada hubungannya dg 
Nusantara kok….
Jadi ajaran2 dari luar itu yo sejatinya asalnya dari sini, dr bumi Nusantara….
Kalau mau empelajari “ugahari prabu siliwangi” jeals disebutkan bahwa masnuia 
bermula dari sini, yg disebut sbg sunda wiwitan atau sunda awal dari segalanya. 
Dan dulu Nusantara lebih merupakan daratan yg menyatu sebelum bagian2nya 
tenggelam….   
Belum agi ada sumber yg mengatakan bahwa suku batak itu adalah salah satu dari 
12 suku Israel, atau keturunan Ibrahim, yg hilang…..
 
Jika memahami sejarah ini lah kok malah kita yg wong Nusantara kepincut dan 
jatuh cinta sama produk luar…. 
Mari kita kaji kembali ajaran2 kasih, welas asih, gotong royong dari nenek 
moyang leluhur kita yg telah mewariskan ajaran yg luar biasa sbgmana dinyatakan 
dalam ”Ketuhanan Yang Maha Esa” yg maknanya para leluhur kita sangat mengenal 
Allah yg tahuid, yg esa, yg hanya satu, namun yg satu itu dilihat dari sisi2 yg 
berbeda oleh agama2 dg konsep2 ketuhanan mereka, tetapi nenek moyang kita sadar 
betul bahwa semua itu hanya konsep sbg pendekatan utk mengenal Allah yg Esa 
itu, maka bagi leluhur kita berbeda cara pengungkapan dan ekspresi dalam 
menjalin relasi dg Allah gak ada masalah, seperti tampak pada kejawen yg 
merupakan gabungan dari beberapa agama. Yang penting relasi itu diwujudkan 
dalam hubungan bersama sebagai saudara setanah air walau berbeda suku dan agama 
kepercayaan shg membentuk apa yg disebut satu kesatuan dalam bhineka tunggal 
ika…
 
Kalau ada yg masih usil dg ajaran2 yg memecah belah…biarin saja…toh mereka 
hanya akan ribut2 dg sesama tukang ribut….yg suka adem2 akan kumpul dg yg suka 
adem2 menjalin kebersamaan dan persaudaraan… .   
 
Coba gali kembali ajaran2 leluhur kaum bugis...lalu cari kemiripannya dg 
ajaran2 kejawen...juga sunda wiwitan...atau sekalian ajaran agama asli suku 
batak “paliman” sayak…hindu bali dll….akan ada terlalu banyak persamaan drpd 
perbedaannya… .lalu coba kaji Islam dg kacamata ajaran2 asli leluhur kita….akan 
kita temukan kedamaian….sisi Islam yg damai…
 
Salam damai selaras,
 

Sony H Waluyo
 
* You are what you think about. Beware of your mind. 




From: mayapadaprana@ yahoogroups. com [mailto:mayapadapra n...@yahoogroups. 
com] On Behalf Of H. M. Nur Abdurrahman
Sent: Monday, March 30, 2009 6:22 AM
To: mayapadaprana@ yahoogroups. com
Subject: Cari Persamaan <= Ketika hari Kiamat datang Re: [ Maya pada Prana] 
Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih
 




Cari Persamaan

 

Hari Kiamat (dari qiyam artinya berbangkit) sebagai akhir kehidupan merupakan 
awal dari kehidupan baru yang kekal di alam akhirat. 

 

Tanda-Tanda Hari Kiamat 

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Nabi SAW bersabda: "Tidak akan tiba Hari 
Kiamat itu sehingga banyak kaum dajjal, tukang berdusta yang jumlahnya hampir 
tigapuluh orang (sesudah Nabi Muhammad SAW) semuanya itu mengaku bahwa dirinya 
adalah Rasulullah. Tidak akan tiba pula hari kiamat itu sehingga ilmu 
pengetahuan dilenyapkan. Demikian pula sehingga banyak kegoncangan (gempa 
bumi). Zaman berdekatan sekali. Banyak timbul fitnah." [HR. Bukhari]

 

Ketika hari Kiamat datang

"Tidak ada seorangpun yang memanggilku sbg tuhan akan masuk kedalam kerajaan 
Surga, kecuali mereka-mereka yang mengerjakan apa yang Tuhan kehendaki untuk 
mengerjakanya. Ketika hari Kiamat datang, banyak orang akan memanggilku, 
tuhan,tuhan! Dengan namamu kita berbicara Kalimat Tuhan. Kemudian aku (Yesus) 
akan berkata kepada mereka: Aku tidak pernah mengenalmu, pergi dari hadapanku 
hai orang sesat!" (Injil Matius).

 

Salam

HMNA

 


----- Original Message ----- 

From: si Brewok [0_-] 

To: mayapadaprana@ yahoogroups. com 

Sent: Monday, March 30, 2009 5:23 AM

Subject: [ Maya pada Prana] Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih

 
Muhammad Amin's Notes
Cintai Perbedaan, Tebarkan Kasih

Ingatkah engkau saudaraku,
Ketika Muhammad mempersilahkan pendeta Kristen misa di masjid

Ingatkah engkau saudaraku,
Ketika Pendeta Yerusalem mempersilahkan Umar bin Khatab sholat di gereja

Ingatkah engkau saudaraku,
Ketika Panglima Chengho menyatukan pemeluk Islam, Konghucu, dan Kristen di satu 
tempat sembahyang

Ingatkah engkau saudaraku,
Ketika Mahatma Gandhi sampai meregang nyawa membela umat Islam India

Dan jangan juga lupa saudaraku,
Ketika Bunda Theresa berpeluh berdarah merawat kaum miskin Hindu paria

Kasih Yesus tak berbatas
Rahmatallil alamin Islam tak menuntut balas
Damai Sidharta menembus kerasnya cadas
Tri Hita Karana Hindu menyatukan segala paras

Tapi Kenapa darah masih terus tercecer
Kenapa pedang masih terus terhunus
Kenapa moncong bedil masih terus tegak
Kenapa airmata masih terus menetes

Damaikan hatimu saudaraku
Karena damai di hati, damai pula di bumi

Jangan mencari jalan menuju damai
Karena damai adalah satu-satunya jalan

Tidak ada petunjuk menuju cinta
Karena cinta itu adalah satu-satunya petunjuk

Cintailah Tuhanmu dengan sepenuh hati
Karena Tuhan adalah Cinta itu sendiri

Engkau dan aku satu
Kita dan Mereka sama
Bersatu dalam Cinta Sejati Anak Manusia

------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- ------



NB : Puisi ini saya bacakan dengan iringan saxophone dari Michael Putrawenas, 
dalam acara Natal Bersama Masyarakat Kristen Belanda. 




Muhammad khotbah 'Cinta' di gereja.....
_















      Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke