Manusia2 negeri ini rupanya gak nyadar kalau bukan hanya sudah dijajah
secara ekonomi, tetapi juga dijajah secara spiritual oleh produk2 asing..

 

Spiritualiatas asing mengatakan bahwa Tuhan sama sekali tidak terjangkau

 

Tetapi spiritulitas simbah yg katanya kolot ketinggalan jaman itu mengatakan
"manunggaling kawula kalawan gusti" yg artinya suatu hubungan mesra dg
gustinya.

 

Spiritualitas asing mengharamkan mengelola dan mengembangkan diri setara
tuhan, sebab hanya tuhan yg mampu dan manusia tdk bakal mampu, yg akan
membuat manusia tetap terpelihara bodoh dan dg mudah diperbudak, oleh karena
itu agama sekarang tdk laku di dunia barat. 

 

Sementara spiritualitas dari simbah mengajak anak cucu utk mengembangkan
diri setara dewa utk memiliki kekuatan super jauh lebih besar drpd hanya
sekedar memecahkan balok es, pipa besi, tetapi malah menjadi mitra kerja
gusti sendiri, manunggal dgNya utk melayani dan mengembangkan alam semesta.

 

Maka tdk salah jika sebenarnya bumi Nusantara adalah bumi para dewa spt Bali
yg masih tetap mempertahankan ajaran2 leluhur. Dan ternyata jika sejarah
ditelusuri semua agama di bumi berasal dari tanah dewa ini, Nusantara ini.
Sedangkan yg dari luar itu hanyalah kembangan dari orang2 yg terbuang dari
tanah surga ini. 

 

Kadang orang silau dg kemilau dunia, toh nyatanya orang2 yg kelihatannya
kaya dan enak hidupnya banyak yg dikejar2 utang, takut dirampok, bingung
bagaimana menyimpan hartanya, takut anaknya rebutan warisan atau punya harta
benda banyak tapi bingung ketika tagihan kartu kredit datang.

 

Spiritualitas luar mengajarkan ttg Tuhan yg galak yg siap menghukum utk
selamanya tanpa ampun dan tak berdaya thd kuasa2 gelap, dg segala teori yg
bikin pusing kepala. 

 

Sementara spiritualitas simbah mengajarkan Tuhan itu Indah, maka
menghasilkan produk2 bercita rasa seni yg tinggi, shg ajaran2 dilantunkan
dalam tembang2 dan wejangan2 praktis utk menikmati hidup di surga yg adanya
di saat ini bukan nanti setelah mati. Maka simbah mengenal mati mukso, bukan
mati meninggalkan badan  tapi hanya pergi bersama badannya, alias tdk pernah
mati.... 

Ajaran2 praktis bisa terlihat dari uraian ini:

Ngluruk tanpa bala, menang  tanpa  ngasorake, sekti tanpa meguru, nglembah
manah, andhap asor, angon wayah, ngempan papan, mikul dhuwur, mendhem jero,
aja dumeh, sithik edhing, mat-sinamadan, daya-dinayan, gotong-royong,
sembah-sungkem, ngabekti, labuh-labet, yen wani aja wedi-wedi, yen wedi aja
wani-wani, urip sadermo nglakoni, jer basuki mawa bea, urip mung kaya mampir
ngombe, welas asih, dll. dll.

Semua lebih merupakan ajaran2 moral, yakni moralitas yg lebih berupa cara
hisup praktis utk menikmati hidup di alam surga. 

 

Kalaupun agama2 luar yg lebih sibuk dg syariat2 dan segala ajaran yg nakut2i
itu digali lebih dalam pasti akan bersumber ke ajaran2 simbah di atas.

 

Salam damai selaras,

            

Sont H Waluyo

 

* You are what you think about. Beware of your mind. 

Internal Virus Database is out of date.
Checked by AVG.
Version: 8.0.238 / Virus Database: 270.0.0/1484 - Release Date: 6/4/2008
4:40 PM


Kirim email ke