Salam,
ANTICHIST adalah SETAN.
Sedangkan TUHAN dan SETAN adalah koin bermuka dua yang diciptakan bersama-sama.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Rab, 24/2/10, Sony H Waluyo <[email protected]> menulis:


Dari: Sony H Waluyo <[email protected]>
Judul: [Mayapada Prana] ANTICHRIST
Kepada: "Sony H Waluyo" <[email protected]>
Tanggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 2:07 AM


  





ANTICHRIST
 
Ini suatu diskusi yg sangat berat…. mohon maaf sebelumnya jika mengagetkan…
 
Namun sebelumnya perlu ditegaskan kembali ttg sistem kerja alam semesta ini. 
Alam semesta ini diciptakan atas dasar kehendak bebas yg berproses dan 
berevolusi di atas mekanisme dualitas sisi gelap-terang. Bila berdiri di atas 
dua sisi tsb tdk lagi perlu saling menghakimi dan saling menyalahkan. 
Pengertian “jagad gumelar, jagad gumulung’ melibatkan proses bangkit 
tenggelamnya peradaban di atas bumi dan bagian lain alam semesta ini yg terus 
tumbuh dan berkembang semakin meluas.
 
Istilah AntiChrist adalah istilah baru yg muncul setelah adanya istilah Christ. 
AntiChrist tentu saja adalah lawan dari sifat2 Christ atau dlm padanan istilah 
2 sisi gelap-terang di atas. Christ mengajarkan sikap2 cinta kasih dan 
pengampunan sedangkan AntiChrist sebaliknya sikap serakah dan mau menang 
sendiri.
 
Jika bentuk2 sebelum adanya istilah AntiChrist ini muncul, caranya lebih vulgar 
dlm rupa korban darah dan daging dg altar persembahan di masa peradaban kuno, 
Antichrist sangat halus dan tdk terasa namun dg tetap menggunakan altar 
persembahan korban dan darah secara simbolik.
 
Ajarannya secara halus menyusup dg menggunakan kedok ajaran cinta kasih dan 
pengampunan… ini yg mjd sulit diidentifikasi. Namun akan tampak jelas dr 
gerakkannya yg menyebar ke seluruh dunia dan menguasai dunia.
 
Simbol kejayaan utk menguasai dunia itu ditampakkan dlm rupa patung yg 
menghunuskan pedang. Santo Petrus???…. mestinya tidak… krn tokoh suci itu ada 
dikisahkan mati disalib dg cara terbalik…. Sungguh aneh mengapa dipatungkan dg 
pedang terhunus. Namun sptnya symbol itu sungguh memberi semangat utk perluasan 
pengaruhnya ke seluruh dunia… ad majorem dei gloriam….luar biasa… Tapi 
mungkinkah ajaran cinta kasih dan pengampunan sejalan dg symbol pedang terhunus?
 
Mungkin organisasi ini harus berhadapan dg apa yg dianggap sebagai lawan2nya, 
yakni mereka yang dianggap sesat dan menyimpang dr ajaran yg diakuinya sebagai 
kebenaran, dan para sesat itu dianggap layak menerima hukumannya…. Layak utk 
dibantai dan dihabisi dan darahpun berceceran dimana-mana… Simbol patung dg 
pedang yg terhunus sangat efektif utk menghipnotis masa pengikutnya mengamini 
cara2 sadis itu. Mungkin perang salib yg dikatakan perang suci itu perlu 
disemangati dg symbol pedang terhunus. Sangat logis sekali. Rupanya tuhannya 
memang perlu dibela dg pedang terhunus. 
 
Setelah lawan2 dlm perang salib  berhasil ditundukkan, tiba waktunya utk 
memperluas pengaruh dan menyebarkan warta keselamatan yg damai dan penuh cinta 
kasih serta tentunya pengampunan.
 
Era kolonialisasi dimulai, dan tentunya bersamaan dengan itu perlu utk 
menyebarkan ajaran cinta kasih dan pengampunan ke seluruh penjuru dunia. 
Amerika, Asia dan Afrika pun dijelajahi dan ditundukkan dan dengan penuh 
semangat missioner menggantikan ajaran asli setempat dg ajaran cinta kasih dan 
tentu saja semangat pedang terhunus tetap digunakan. Semua ajaran asli di bumi 
yg ditaklukkan dinyatakan sebagai ajaran yang salah tanpa kecuali dan 
digantikan dg warta gembira keselamatan penuh suka cita; krn cinta kasih dan 
pengampunan dan hanya melalui cara memeluk agama sang juru selamat manusia akan 
bebas dr dosa dan mencapai surga. Dan utk itu mrk berhasil menggiring ternak2 
utk digembalakan. Ternak2 yg patuh wajib menyerahkan upeti perpuluhan kpd 
birokrasi. Otomatis birokrsi pusat sangat kaya raya krn ternak2 yg memiliki 
tanah, harta dan budak di negeri orang rajin setor. Belum lagi banyak ternak 
baru bisa digembalakan tanpa perlu berepot-repot menghunus
 pedang, krn ajaran cinta kasih dan pengampunannya serta harapan keselamatan di 
surga.    
 
Satu hal sulit lain yg sulit dijelaskan adalah kenyataan negara-negara eropa yg 
menyembah tuhan yang sama itu saling bertikai satu sama lain, berperang satu 
sama lain. Sementara itu mereka sama-sama mengakui ajaran cinta kasih dan 
pengampunan. Dan merekapun saling berebut daerah kolonialisasi yang di depan 
para jajahan yg mjd ternak mereka, mereka mengajarkan cinta kasih dan 
pengampunan dan bahwa mereka juga menyembah tuhan yang sama.
 
Sungguh luar biasa penyusupan ini… dg hanya cukup menggunakan symbol korban 
darah dan daging berhasil menundukkan para ternak untuk melepaskan dan 
menyerahkan kebebasannya. Tdk ada yg boleh sembarangan menafsirkan ajaran, krn 
ancaman ketersesatan… dan setiap upaya keluar dr lingkungan selalu dibujuk dg 
halus dg doa2 yg menyejukkan dan menyentuh hati. Dan para ternakpun tunduk dg 
para gembalanya, lidahnya kelu bagai domba siap disembelih. Mereka dipuaskan dg 
ritual korban darah dan daging, dan sungguh percaya dan penuh iman mengakui bhw 
hanya dg cara iulah mrk akan selamat sampai pintu surga. Tuhan hrs dipuji dan 
disembah supaya mengucurkan berkatnya. Dan mrk dg garang akan melawan siapapun 
yg berani menodai ritual suci korban dan darah ini. Tuhan dipercayai telah 
mengutus putranya sbg korban. Suatu teknik cerdik utk menggantikan kisah tuhan 
yg menyuruh Abraham utk menyembelih dan mengorbankan anaknya demi kesetiaan pd 
tuhan. Ya tuhan yg akan marah
 dan menghukum jika kesetiaannya dinodai. Neraka abadi yg akan mjd tempat 
kediaman kekal bagi para pembangkang tuhan. Demikianlah tuhan yg penuh cinta 
kasih dan maha pengampun itu diwartakan. 
 
Dan sungguh ajaib, dlm ritual korban itu, orang2 yg dikatakan suci bisa melihat 
bhw roti dan anggur berubah mjd darah dan daging sungguhan… gak tahu gimana 
rasanya…. Tapi nampaknya mrk enjoy saja menikmatinya…
 
Di era th 600-an suatu prostes atas ritual korban dan darah itu muncul dlm 
bentuk apa yg disebut tulisan Injil Yudas yg jelas dituliskan sbg Yesus 
menertawakan ritual persembahan dan korban itu, namun dg cepat protes itu 
diberangus. Sungguh ajaib bahwa di dalam seluruh Injil yg ada, Yesus selalu 
mengajarkan dg perumpamaan2 dan scr khusus dlm Injil Thomas hanya memuat 
berbagai perumpamaan tanpa ada narasi. Namun krn di awal Injil ini dijelaskan 
hanya pengetahuanlah yg akan mengantar pd keselamatan, maka tanpa lasan lainnya 
yg jelas Injil inipun dikategorikan sbg Injil sesat. Injil Thomas memang 
berbahaya bagi suatu paham ketertundukan dan penyerahan kedaulatan yg menuntut 
kesetiaan, krn Injil Thomas memotivasi orang utk bebas merdeka memahami jalan 
hidupnya dan mengenali misi hidupnya di dunia.
 
Namun kesetiaan sungguh luar biasa… para ternakpun sangat taat dan patuh tdk 
berani menyentuh Injil2 yg dinyatakan sesat oleh birokrasi.
 
Didapatkan informasi bhw Injil dihampir waktu 2000 tahun hanya dipegang oleh 
birokrasi dan ternak dilarang menyentuhnya. Baru pada era 70-an Injil beredar 
di kalangan ternak. Kita tdk tahu apa yg terjadi selama itu, sisipan2 baru atas 
tulisan asli yg ternyata teks aslinya dan bahasa aslinya dituliskanpun telah 
hilang,dan yg ada adalah terjemahannya yg dr satu bahasa ke bahasa lain pun 
sangat bisa dimaklumi ada perbedaan penafsiran melalui proses terjemahan. Kisah 
perjamuan terakhir yg mjd acuan ritual korbanpun sangat boleh jadi merupakan 
hasil sisipan cerdik dan sulit diverifikasi krn teks dalam bahasa asli tidak 
ada.
 
Namun satu hal yg sulit dipahami adalah, bagaimana ajaran cinta kasih dan 
pengampunan dirayakan dg ritual persembahan dan korban darah dan daging.  
 
Sorry to say that… but I am telling the truth…   
Sayangnya, ternyata kebenaran tidaklah selalu manis….kadang sangat pahit… 
Dan saya harus mengatakannya dg nama asli saya, bukan nama samaran…hikss….
 
Utk menutup tulisan ini, saya tegaskan kembali ke penegasan di awal. Selama 
dipahami bahwa dunia ini merupakan dunia kehendak bebas, proses evolusi 
kesadaran melibatkan dualitas sisi gelap-terang, maka apapun yg terjadi selama 
proses itu, jika bisa berdiri di atas ke-2 sisi itu dg seimbang, sama sekali 
tdk perlu saling menyalahkan dan menghakimi. 
Biarlah yg sudah terjadi sbg pengalaman dan pembelajaran dlm proses pertumbuhan 
kesadaran itu. 
 
Salam damai selaras,
 
Sony H Waluyo
* You are what you think about. Beware of your mind. 
(Catatan: Anda bebas menyimpulkan apa yg anda lihat dan rasakan. 
Sulit mendefinisikan rasa garam dengan kata2, tapi dg rasa di lidah semua 
orang sepakat itulah rasa garam, asin itu pasti asin, pahit itu pasti pahit. 
Demikian juga saat diroso di hati, kasih itu pasti kasih. Olah roso ).
============ ====== 
 







      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke