Tarima kasih
Salam
HMNA
  ----- Original Message ----- 
  From: Wal Suparmo 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, March 08, 2010 01:36
  Subject: Bls: [Mayapada Prana] Test


        Salam,
        Nakke tenna nissing Daeng Matoa !
        Wasalam,
        Wal Suparmo

        --- Pada Ming, 7/3/10, H. M. Nur Abdurahman 
<[email protected]> menulis:


          Dari: H. M. Nur Abdurahman <[email protected]>
          Judul: [Mayapada Prana] Test
          Kepada: [email protected]
          Tanggal: Minggu, 7 Maret, 2010, 8:07 PM


            


          Dibaca: 
          Niya'-niya' bedeng. 
          Rupamayyaji angkana. 
          Teya' nakke balle-balle.  
          Riyolo-mariyolona. 
          Niya' biseang reppe'. 
          A'lurang rassi Cina. 
          Ta'rampe ri gusunga. 
          Assitenta iba'leanna.
          Ujung napattimboiya. 
          Romang-romang pandang bauka. 
          Nasangga ricumo Cinayya. 
          Akkiyo'-kiyo' lae, lae.  
          Batuanna maeko, maeko.  
          Apaji' naniyaremmo. 
          Anjo gusunga Lae-Lae.
          Kammatodong niarentommo. 
          Anjo ujunga ujung pandang

          Artinya:
          Tersebutlah konon.  
          Kata sahibul hikayat
          Tak mau aku berdusta. 
          Terdahulu dari yang dahulu.  
          Ada perahu pecah. 
          Penuh penumpang Cina. 
          Terdampar di karang berpasir. 
          Bertentang berseberangan. 
          Tanjung tempat bertumbuhnya.  
          Semak-semak pohon pandan. 
          Maka ributlah penumpang Cina.  
          Memanggil-manggil lae, lae. 
          Artinya ke mari, ke mari.  
          Maka dinamakanlah. 
          Karang berpasir itu Lae-Lae. 
          Begitu pula dinamakan. 
          Tanjung itu Ujung Pandang. 
       

Kirim email ke