Makna Kearifan dan Kecerdasan

By: agussyafii

Sekalipun liburan, tentunya masih banyak butiran-butiran mutiara hikmah yang 
masih kita temukan dimana saja. Semoga tulisan berikut ini bisa bermanfaat buat 
kita semua. yaitu memahami 'Makna Kearifan Dan Kecerdasan.'

Ketinggian manusia bukan hanya ditentukan oleh ilmu pengetahuan yang 
dimilikinya, tetapi lebih pada bagaimana ilmu itu memberi manfaat kepada 
kehidupan. Ada orang pintar tetapi keblinger sehingga kepintarannya justeru 
digunakan untuk “minteri” orang lain. Semakin pinter orang seperti itu maka 
semakin banyak orang lain yang menjadi korban dari kepintarannya. 

Sebaliknya ada orang yang dari segi pendidikan formal ia biasa-biasa saja, 
tetapi dari segi pergaulan sosial orang itu banyak sekali memberi kemanfaatan 
kepada orang lain, karena setiap kali sedikit yang ia berikan justeru 
mengandung makna besar bagi yang menerima. Ia bukan saja tahu, tetapi juga 
arif. Ia bukan hanya pintar tetapi juga cerdas. 

Nah kearifan dan kecerdasan ádalah ekpressi psikologis dari orang yang bijak. 
Bijak mengandung arti ketepatan. Jika adil mengandung arti menempatkan sesuatu 
pada tempatnya, bijak lebih dari itu yaitu menempatkan sesuatu tepat pada 
tempatnya. Dari pemahaman itu maka kecerdasan bukan hanya menyangkut 
intelektualitas, tetapi juga emosi dan bahkan spiritual. Itulah makna kearifan 
dan kecerdasan.

---
'HambaKu senantiasa mendekatkan diri kepadaKu dengan perbuatan-perbuatan baik 
sehingga Aku jatuh cinta padanya. (Hadist Qudsi).

Wassalam,
agussyafii
---
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia 
(MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan 
partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, atau 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 
087 8777 12 431.




      

Kirim email ke