Hery Setiawan wrote on 10/01/2010 08:54 AM +07:00: > Ada option 2, yang konfigurasinya sama dengan saran bapak, hanya saja > saya pakai BCP di Data Center salah satu ISP. > > Jadi untuk option 2, saya bangun 1 MDaemon server di Data Center > dengan memasukkan domain HO dan FACTORY, sebagai backup dari HO & > Factory.
EULA MDaemon 1 license hanya bisa digunakan di 1 production server. Production server artinya MDaemon service aktif digunakan, tidak idle. Jadi untuk server di BCP perlu license terpisah, besarnya tergantung jumlah Real Account dan Gateway Domain yg dibuat. Lain halnya kalau Anda run 2 MDaemon secara fail over (share data melalui SAN/NAS drive), cukup menggunakan single License untuk dipakai di 2 server tsb. Akan tetapi kalau konfigurasinya load balance, maka 2 MDaemon itu perlu license yg terpisah. Apakah Anda bermaksud melakukan mailbox mirroring antara server HO/FC dengan BCP dan menggunakan File synchronizationnya Windows (makanya tanya soal penambahan CAL)? -- syafril ------- Syafril Hermansyah MDaemon-L Moderators, running MDaemon 12.0 Beta RC7 Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon. --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: <http://www.netmeister.org/news/learn2quote> Arsip: <http://mdaemon-l.dutaint.com> Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 11.0.3, SP 4.1.2, OC 2.2.5, SG 2.0.4, PP 2.0.0

