> Nah ini dia penyebabnya. > Coba di set OC account sebagai default, lalu coba lagi. > Sebenarnya boleh saja setiap user punya 2 account profile, misalkan yang satu OC (untuk keperluan contact dan calendar sync, non-mail data) dan > yang lain POP3 (khusus untuk mail) akan tetapi default account profile tetap pakai OC agar saat meresponse invitation dls menggunakan OC.
Jika kami set default menjadi OC, maka email akan di kirim dengan menggunakan contact sebagai identitas pengirim nya pak. Karena OC di client, kami setting hanya menggunakan account contact@domain (seperti dummy account) sebagai share contact list nya di outlook. Jadi nanti ketika mengirim email maka user akan menerima email bertuliskan from contact saja. Sehingga seperti nya kami akan menggunakan cara via command mail atau worldcilent pilihan nya pak. > Kalau sudah menggunakan MD 13.0.3 dan OC 2.3.x keatas mestinya IMAP di outlook menjadi support IMAP compression, akan lebih cepat > dibanding default IMAPnya outlook dan layak dipakai untuk WAN (High Latency > Connection) seperti di gadget. Saat ini mdaemon belum kami upgrade, masih menggunakan v.12.5.7 dengan OC v2.2.7 pak :) > Terserah diisi apa saja, karena isi subject di abaikan (ignore) oleh MDaemon. Terima kasih pak, sudah saya coba & bisa. Tetapi masih ada hambatan sedikit pada ketika me-non aktifkan auto-responder tersebut via command mail yah pak. Dengan kembali mengirimkan command & body mail nya hanya berisi : BEGIN AUTORESPONDER END Fitur auto-responder tersebut tetap aktif ya pak. Sehingga ketika misal si user A lain mengirim email ke user B yang on vacation, maka user A akan tetap menerima email dari auto-responder yang sebelum nya di aktifkan oleh user B. hanya saja email tersebut kosong (tidak berisi apa2) di terima User A dengan subject email yg sama yg dikirimkan. Apakah bisa command mail ini men-disable kembali auto-responder yang sebelum nya sudah di aktifkan pak ? Nb : konfigurasi limit auto responses to one per day per recipient sudah kami aktifkan. > Banyak mana yang diperbolehkan dengan yang tidak? > Kalau memang banyak yang diperbolehkan maka account template di set disable allow access from LAN only untuk webmail access. Banyak pula yg operasional nya di luar si. Tetapi ini tidak menjadi suatu kendala si pak. > Hwaduh... Anda nih masih berpikir pakai cara exchange/domino/groupwise yang tersentralisasi, semua user dipaksa jadi "bego", call *any > problem* to postmaster/administrator... capeklah kalau caranya begitu :-) > MDaemon itu dirancang agar semua user bisa melakukan setting akunnya sendiri, sesedikit mungkin campur tangan dari postmaster. > Hanya saja postmaster bisa memberikan batas sejauh mana keleluasaan itu diberikan agar tidak lepas kendali. Pernah kami terapkan bebas sebelum nya tetapi user banyak banget yang seakan2 tidak mau mengerti atau komplain pak terlebih lagi jika urusan nya dengan posisi yang tinggi. Dan sering pula alasan nya kan da dept IT tuk tangani nya, jadi seharus nya semua sudah dibuatkan se-simple mungkin pak. > Worldclient webmail sebenarnya lebih cocok untuk typical Anda, semua user bisa dibantu settingnya (folder creation, web/imap filtering dll) dari > webadmin atau MDaemon config, sementara kalau user masih pakai email client maka setiap ubahan harus didatangi satu persatu. Betul ini pak, kami harus datangi satu-persatu atau setidak nya guide by phone jika ada masalah. Sudah menjadi tipikal bertahun2 di kami ni pak :) Yang hasil nya kami sendiri kerepotan. Lebih mudah si menggunakan worldclient memang pak, hanya saja kami harus men-set kembali password all account kami nya untuk di berikan ke user ketika menerapkan auto-responder di semua user kami ini. > Gunakan menu Accounts | Exporting | Export Account to Comma Delimited File, hasilnya akan disimpan di folder \\mdaemon\app\accounts.csv. > File ini bisa di view dengan aplikasi spreadsheet untuk keperluan sorting atau lainnya. > Export juga bisa dilakukan dari webadmin (melalui akun global administrator), hanya saja isi password tidak akan tampil, hanya export melalui > MDaemon Config yang akan menampilkan kolom password. Terima kasih sebelum nya yah pak untuk tutor nya ini. Salah satu kebutuhan penting untuk me-manage account kami ini :) Saat kami coba, mdaemon membutuhkan login global administrator yah pak dengan mengikuti menu Accounts | Exporting | Export Account to Comma Delimited File. Jika lupa password nya bagaimana yah pak ? ada cara untuk reset nya ? ketika di reset apakah ada pengaruh kepada system atau konfigurasi yang sudah ada ? Thanks Arnold -- --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: http://www.netmeister.org/news/learn2quote Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 13.0.4, SP 4.1.5, BES 2.0.1, OC 2.3.1, SG 2.0.8, PP 2.0.0

