On 16/07/21 13.50, Syafril Hermansyah via Mdaemon-L wrote:

Transisi Policy DMARC
--------------------

1. DMARC dengan policy=none digunakan pada saat awal saja, diharapkan nantinya semua pemilik domain atau sub domain atau host domain akan mengubah policynya menjadi policy=reject.

2. Transisi dari p=none boleh langsung ke p=reject atau melalui (transisi lanjutan) p=quarantine dan diaktifkan Forensic Report.

3. Pada saat menggunakan policy=quarantine maka mail masuk dengan From <address> dari domain sendiri masih akan diterima, tetapi akan diberi penanda "Quarantine" yang dalam prakteknya diperlakukan sbb:

a. Message masuk ke spam folder.
b. Message mendapatkan spam score tinggi.
c. Message masuk ke quarantine queue.

4. Setelah yakin tidak ada lagi tolakkan (dari laporan Forensic Report), maka bisa beralih ke policy= Reject (final Stage).


DMARC Forensic report
---------------------
Berbeda dengan DMARC Aggregate report, Forensic Report dikirimkan segera setelah terjadinya kesalahan DMARC verification/validation.

Formatnya

ruf=mailto:[email protected],mailto:[email protected];


DMARC Verification
------------------
Pengaktifan DMARC verifikasi dilakukan dari menu berikut

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/security--dmarc_verification.html

[x] Enable DMARC verification and reporting
...dst ...

yang standard instalasinya sudah aktif dan menu yang aktif adalah sesuai gambar.

Untuk MDaemon saat ini (21.0.2) saat terima mail yang DMARC checknya Fail dengan p=quarantine akan ada header

X-MDDMARC-Fail-policy: quarantine

melengkapi header Authentication-Results: dmarc=fail header.from=domain.co.id (p=quarantine);

jika diinginkan mailnya masuk ke spam folder maka aktifkan

[x] Filter messages which fail the DMARC test into spam folders

Kalau ingin mailnya masuk ke quarantine queue maka harus pakai ContentFilter Rule, berdasar header Authentication-Results atau X-MDDMARC-Fail-policy untuk dipindah ke folder \\mdaemon\app\Cfilter\quarant

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/cf_creating_a_new_content_filter_rule.html

Sementara message yang pakai policy= reject sudah otomatis ditolak di level SMTP.

Bisa dilakukan test secara online dari sini

https://dmarc-tester.com/


MDaemon DMARC Report
--------------------
MDaemon bisa diatur untuk mengirimkan aggregate report maupun Forensic Report.
Pengaturannya disini

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/security--dmarc_reporting.html

dengan opsi dimenu berikut

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/security--dmarc_options.html

DMARC Aggregate Report maupun Forensic Report bisa dianalisis melalui online tools jika diperlukan.

https://mxtoolbox.com/DmarcReportAnalyzer.aspx
https://easydmarc.com/tools


DMARC Forwarding
----------------

Karena pada prinsipnya DMARC menggunakan SPF dan atau DKIM, maka untuk menjaga mail yang dikirim oleh account autoforward tidak ditolak oleh penerima cukup dengan mengaktifkan DKIM dan atau SPF forwarding.

https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg46097.html

hal ini berlaku baik source messagenya mengaktifkan DMARC dengan policy=reject atau policy=quarantine.




--
syafril
--------
Syafril Hermansyah
MDaemon-L Moderators, running MDaemon 21.0.2-64 bit
Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon.

Don’t worry about failures, worry about the chances you miss when you don’t even try.
        --- Jack Canfield



--
--[mdaemon-l]----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server di Indonesia

Netiket: https://wiki.openstack.org/wiki/MailingListEtiquette
Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com
Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id
Berlangganan: Kirim mail ke [email protected]
Henti Langgan: Kirim mail ke [email protected]
Versi terakhir: MDaemon 21.0.2, SecurityGateway 8.0.1



Kirim email ke