Wa'alaikum salam wr.wb bang Dayat,
betul bang..sebenarnya hanya mengingatkan kepada saudara2 sekalian untuk selektif dan jeli atas semua perkembangan aliran2 islam, dan bukan berarti ingin memaksakan suatu keyakinan, but hanya sekedar sharing dan belajar untuk bisa dijadikan rujukan dalam menyaring semua yg saat ini sedang berkembang pesat. sebetulnya..semua itu adalah ajaran islam dan akhlak islam tetapi..kadang kita hanya untuk mempermudah dan mengistilahkan arti yg sudah ada dengan istilah lain untuk mempermudah. tapi..yg ditakutkan adalah saat ini, banyak disalah gunakan oleh sekelompok orang yg akhirnya untuk merancukan/ mengaburkan/membuat bias sendiri ajaran islam yg sebenarnya. jadi..perlunya kita untuk saling mengingatkan dan mengambil rujukan yg benar, bukan memaksakan tapi berusaha belajar dengan melemparkan argumentasi yg memang bisa dijadikan masukan2, agar kita jangan begitu aja menelan semua pembelajaran, tanpa mempunyai buku pegangan yg benar.:) hehe..iya betul bang..:)intinya mah..enggak perlu ada yg merasa bersalah, kalau memang meyakini suatu pemahaman dan layaknya hanya saling melengkapi satu kekurangan yg mungkin ada diantara kita dalam satu diskusi:) jangan menuduh yg menyampaikan argumentasi itu sebagai yg memaksakan keyakinan, dan jangan merasa yg belum bisa menyampaikan argumentasinya sebagai pihak yg tersalahkan.:) tapi..intinya adalah saling melengkapi satu kekurangan dan bisa membuka diri untuk saling "memperbaiki", bukankah itu lebih indah..?? itupun kalau mau..:)hehe tapi dengan catatan selama bukan dalam perbedaan akidah, maka itu semua adalah indah. spt nasihat guruku "apapun yg sudah tertulis dalam Al-Quran yg merupakan firman Allah dan apapun yg sudah tercontoh dalam sunnah Rasulullah, maka..tidak layak oleh kamu untuk mempertanyakannya, karena kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang itu. tapi..siapapun yg berbicara bila tidak sesuai dengan firman Allah dan contoh Rasul, maka..kewajiban kamu untuk bertanya..:)" layaknya orang bertanya bukan untuk dicurigai dan jangan selalu merasa jadi terdakwa, karena selama bukan perbedaan dalam akidah, semua itu adalah indah, dan bentuk kesempurnaan dalam islam. spt perbedaan tiap2 pribadi antara Rasulullah dan para sahabat kan..?:)hehe note : sory agak telat jawabnya, soale enggak ada didepan meja:) ada kerjaan di luar ruangan:) salam persaudaraan hana --- In [email protected], "Akhmad Hidayat" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum, > > Jeng Hana, > > Begitulah ... setiap saudara kita (yang berpegang teguh kepada Al- Quran > dan Hadits) memiliki jalan masing-masing dalam menuju Tuhannya. Dan > Alhamdulillah, meski jalan yang ditempuh berbeda-beda, namun masih > bertautan dalam hablillah. Tiada jalan yang satu menjelek-jelekkan > jalan yang lainnya, dan tiada pula dapat dipaksakan jalan seseorang > kepada saudaranya yang lain ... > > Sebuah tamtsil yang cukup indah ... ibarat titik (kita) berada dalam > sebuah bulatan bola (bumi), kemudian bila dari titik itu ditarik garis > tegak lurus menuju ke atas; adakah kau temukan bahwa garis-garis > tersebut saling berpotongan? Meski jarak antar titik tersebut seper > sekian mili pun ... Namun satu garis yang ditarik tidak tegak lurus > akan memotong berpuluh-puluh bahkan beribu-ribu garis lainnya ... > > Berjalanlah wahai jiwa yang terasing, menuju kepada Diri-mu ... dan > tebarkan benih-benih wewangian di jalan yang engkau lalui ... karena > sesungguhnya keindahan yang kau berikan adalah sedikit sekali dari yang > akan engkau dapatkan ... > > Salam sayang dari yang tiada, > Hidayat > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:media- [EMAIL PROTECTED] > On Behalf Of suhana hana > Sent: Tuesday, August 02, 2005 9:06 AM > To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; > [email protected]; [EMAIL PROTECTED] > Subject: [media-dakwah] AKHLAK DUN KONSEPSI TASAWUF > > Bissmillahirrahmanirrahim > AKHLAK DUN KONSEPSI TASAWUF > > Dalam konsepsi Etika atau Akhlak, dikenal istilah "Tasawuf", yg mulai > popular ketika umat Islam dipimpin oleh Dinasti Muawiyah pada abad ke 8 > Masehai. Konsepsi baru etika ini, tidak dikenal siapa pencetusnya, dan > tidak pula diketahui secara pasti mengenai perngertian terminologisnya. > > Beberapa literature menyebutkan bahwa tasawuf muncul dengan berlatar > belakang gerakan moral yg dilakukan oleh suatu kelompok umat Islam untuk > meningkatkan kualitas peribadan kepada Allah swt dengan cara melakukan > uzlah (meninggalkan) kemewahan dunia. Mereke hidup dengan amat sederhana > (ascetic) sebagai bentuk perlawanan moral terhadap suasana kehidupan > umat ketika itu yg cenderung hidup bermewah-mewahan. Tujuan mereka > adalah mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah. Sehingga dapat > melihat Zat Allah dengan mata hatinya, serta merasakan kehadiran-Nya > secara rohaniah. > > Dalam perkembangan selanjutnya ada juga kelompok yg menjadikan tasawuf > sebagai suatu metoda spesifik untuk meningkatkan kualitas pendekatan > jiwa secara ekstrim kepada Allah swt. Bagi kelompok ini, Allah yg > bersifat immateri hanya bisa didekati oleh sesuatu yg immateri juga, > yakni dengan jiwa. Dan karena Zat Allah itu Maha Suci, maka jiwa yg bisa > mendekatinya hanyalah jiwa yg bersih pula. Persoalan berikutnya adalah > bagaimanakah cara penyucian jiwa sehingga bisa mendekati Zat immateri > Yang Maha Suci itu? > > Menurut kelompok ini, jiwa bisa mencapai tahap suci jika dilatih > (riyadah) melalui sejumlah tahapan tertentu (maqom, station) yg dimulai > dengan pengasingan diri (uzlah) dari kehidupan dunia dengan metoda > taubah (tobat), sabar, zuhud (sederhana), tawakkal dan mahabah (cinta). > Lalu pada tahap selanjutnya, adalah penegasan diri, yg dilakukan dengan > metoda marifah (melihat zat Allah secara sesungguhnya), dan fana dan > baqa (hilangnya kesadaran diri terhadap tubuh kasar atau jasmani), > kemudian fase puncaknya adalah ittihad (menyatukan jiwa manusia dalam > wujud Allah). > > Demikian pemaknaan tasawuf bagi beberapa kelompok. Apa dan bagaimana > kita mendudukkan tasawuf dalam konteks system etika islam? > > Konsepsi etika, mulai dari segi filosofi dan dasar2 bangunannya hingga > sikap, watak dan adat yg mesti dipelihara dan dikembangkan oleh manusia, > pada dasarnya telah diletakkan oleh Allah swt. dalam kitab-Nya dan > melalui akhlak yg dicontohkan secara konkret oleh Rasulullah dalam > perilakuknya sehari-hari, Allah swt. berfirman : > > "Dan sesungguhnya kamu (diciptakan) atas perangai yg besar (terpuji)" > (Al-Qalam, 68:4) > > Firman Allah swt. dalam ayat lain : > > "Sesungguhnya pada diri Rasul Allah (telah cukup tersedia) keteladanan > yg baik, (yakni) bagi orang yg mengharapkan (rahmat) Alah dan > (kedatangan) hari akhir dan (menyebutkan) zikir yg banyak kepada Allah" > (Al-Ahzab, 33-21) > > Oleh karena itu, KONSEPSI TASAWUF DAPAT DITERIMA SEPANJANG > MEMANIFESTASIKAN AJARAN ALD-ILAK, YAKNI MELATIH KESUCIAN JIWA DAN BUDI > PEKERTI YG BAIK. MISALNYA MELATIH SIKAP ZUHUD (SEDERHANA) DALAM > PENGERTIAN "HATI TIDAK DIKENDALIKAN ATAU DIDOMINASI OLEH DUNIA" DAN > SIKAP TAWAKAL DALAM PENGERTIAN "BERIKHTIAR DENGAN EKSTRA LALU BERSERAH > DIRI KEPADA ALLAH ATAS SEGALA HASIL YG DIRAIHNYA" dan latihan2 kejiwaan > lainnya yg sesuai dengan ajaran AL-QUR'AN DAN CONTOH RASUL. Karena yg > demikian itu, PADA DASARNYA ADALAH AKHLAK ISLAM, dan kalaupun ada > perbedaan maka hanya terletak pada istilah semata, yakni istilah AKHLAK > DAN TASAWUF. > > Adapun pelatihan sikap dengan TASAWUF YG MAKNA DAN MAKSUDNYA MENYALAHI > SEMANGAT DAN CONTOH AJARAN ALLAH DAN RASUL-NYA, SEPERTI "ZUHUD" yg > diartikan dengan "SIKAP MENEGASI (MENINGGALKAN) KEHIDUPAN DUNIA" dan > "TAWAKAL" yg dimaknai dengan "BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SECARA PASIF > TANPA PERLU KEPADA IKHTIAR". SERTA BERLEBIH-LEBIHAN PADA TASAWUF YG > BERSIFAT EKSTRIM SEPERTI "ITTIHAD" (BERSATUNYA JIWA MANUSIA DENGAN WUJUD > ALLAH) dan "HULUL" (BERSATUNYA WUJUD ALLAH DENGAN JIWA RAGA MANUSIA), > maka yg demikian itu bukan saja TIDAK BOLEH MASUK DALAM SISTIM ETIKA > ISLAM, MELAINKAN SEHARUSNYA DIBUANG JAUH-JAUH DARI AJARAN ISLAM. > > > > Moga manfaat dan selamat mencari perbedaannya, yg perlu digaris bawahi > tasawuf itu hanya istilah yg diberikan oleh sekelompok orang yg > melakukan gerakan moral dan yg sesungguhnya pelajaran yg berdasarkan > Al-Quran dan contoh Rasul adalah Akhlak Islam.:) jadi..siapa yg > mengkotak-kotakannya..??:) > > > > Sumber : Pendidikan Dasar Agama Islam, Direktorat Pendidikan Tinggi > Agama Islam > > Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam. > > > > Salam, > > hana Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah. Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
