Assalamualaikum, Maaf, karena saya awam dalam pengetahuan dan dari teman-teman sekantor mempunyai bermacam-macam dan berbeda pendapat tentang kapan awal puasa ? mohon bantuannya karena saya tidak tahu kapan saya harus mulai puasa ? dan kalau bisa tentang cara pengambilan keputusan awal puasa berdasarkan apa ? Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya
Salam, ----- Original Message ----- From: "suryati" <[EMAIL PROTECTED]> To: "SEHATI" <[EMAIL PROTECTED]>; "KlabSantri" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "Media Dakwah" <[email protected]>; "Pengajian Kantor" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, September 30, 2005 4:17 PM Subject: [media-dakwah] Jodoh dan kedewasaan > Jodoh dan Kedewasaan Kita > > > > > Jodoh adalah problema serius, terutama bagi para muslimah. Kemana pun > > mereka melangkah, pertanyaan-pertanyaan "kreatif" tiada henti > > membayangi. Kapan aku menikah? Aku rindu seorang pendamping, namun > > siapa? Aku iri melihat wanita muda menggendong bayi, kapan giliranku > > dipanggil ibu? Aku jadi ragu, benarkah aku punya jodoh? Atau > > jangan-jangan Tuhan berlaku tidak adil? > > > > Jodoh serasa ringan diucap, tapi rumit dalam realita. Kebanyakan orang > > ketika berbicara soal jodoh selalu bertolak dari sebuah gambaran ideal > > tentang kehidupan rumah tangga. Otomatis dia lalu berpikir serius > > tentang kriteria calon idaman. Nah, di sinilah segala sedu-sedan > > pembicaraan soal jodoh itu berawal. Pada mulanya, kriteria calon hanya > > menjadi 'bagian masalah', namun kemudian justru menjadi inti > > permasalahan itu sendiri. > > > > Di sini orang berlomba mengajukan "standardisasi" calon: wajah rupawan, > > berpendidikan tinggi, wawasan luas, orang tua kaya, profesi mapan, latar > > belakang keluarga harmonis, dan tentu saja kualitas keshalihan. > > > > Ketika ditanya, haruskah seideal itu? Jawabnya ringan, "Apa salahnya? > > Ikhtiar tidak apa, kan?" Memang, ada juga jawaban lain, "Saya tidak > > pernah menuntut. Yang penting bagi saya calon yang shalih saja." > > Sayangnya, jawaban itu diucapkan ketika gurat-gurat keriput mulai > > menghiasi wajah. Dulu ketika masih fresh, sekadar senyum pun mahal. > > > > Tidak ada satu pun dalih, bahwa peluang jodoh lebih cepat didapatkan > > oleh mereka yang memiliki sifat superior (serba unggul). Memperhitungkan > > kriteria calon memang sesuai sunnah, namun kriteria tidak pernah menjadi > > penentu sulit atau mudahnya orang menikah. Pengalaman riil di lapangan > > kerap kali menjungkirbalikkan prasangka-prasangka kita selama ini. > > > > Jodoh, jika direnungkan, sebenarnya lebih bergantung pada kedewasaan > > kita. Banyak orang merintih pilu, menghiba dalam doa, memohon kemurahan > > Allah, sekaligus menuntut keadilan-Nya. Namun prestasi terbaik mereka > > hanya sebatas menuntut, tidak tampak bukti kesungguhan untuk menjemput > > kehidupan rumah tangga. > > > > Mereka bayangkan kehidupan rumah tangga itu indah, bahkan lebih indah > > dari film-film picisan ala bintang India, Sahrukh Khan. Mereka tidak > > memandang bahwa kehidupan keluarga adalah arena perjuangan, penuh liku > > dan ujian, dibutuhkan napas kesabaran panjang, kadang kegetiran mampir > > susul-menyusul. Mereka hanya siap menjadi raja atau ratu, tidak pernah > > menyiapkan diri untuk berletih-letih membina keluarga. > > > > Kehidupan keluarga tidak berbeda dengan kehidupan individu, hanya dalam > > soal ujian dan beban jauh lebih berat. Jika seseorang masih single, lalu > > dibuai penyakit malas dan manja, kehidupan keluarga macam apa yang dia > > impikan? > > > > Pendidikan, lingkungan, dan media membesarkan generasi muda kita menjadi > > manusia-manusia yang rapuh. Mereka sangat pakar dalam memahami sebuah > > gambar kehidupan yang ideal, namun lemah nyali ketika didesak untuk > > meraih keidealan itu dengan pengorbanan. Jika harus ideal, mereka > > menuntut orang lain yang menyediakannya. Adapun mereka cukup > > ongkang-ongkang kaki. Kesulitan itu pada akhirnya kita ciptakan sendiri, > > bukan dari siapa pun. > > > > Bagaimana mungkin Allah akan memberi nikmat jodoh, jika kita tidak > > pernah siap untuk itu? "Tidaklah Allah membebani seseorang melainkan > > sekadar sesuai kesanggupannya." (QS Al Baqarah, 286). Di balik fenomena > > "telat nikah" sebenarnya ada bukti-bukti kasih sayang Allah SWT. > > > > Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa, jodoh itu akan datang tanpa > > harus dirintihkan. Kala itu hati seseorang telah bulat utuh, siap > > menerima realita kehidupan rumah tangga, manis atau getirnya, dengan > > lapang dada. Jangan pernah lagi bertanya, mana jodohku? Namun > > bertanyalah, sudah dewasakah aku? > > > > "Torehkan hadist ini dalam benak: "Sesungguhnya ketika seorang suami > > memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah > > memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya rengkuh > > telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami > > istri itu dari sela jemarinya" (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari > > Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Alkhudzri r.a). Wallahu a'lam bisshawaab > > > > Oleh: Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhani > > > > Yathie > (hidup ini hanya sekali, maka janganlah disia-siakan. Mari kita kembali kepada niat yang baik InsyaAlloh akan mendapatkan yang baik pula.....Amien) > > > --------------------------------- > Yahoo! for Good > Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah. > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > > > > > . ###################################### CNI Mendapatkan Predikat Superbrands Satu lagi bukti dedikasi kami pada kualitas dan pelayanan ###################################### ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah. Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
