"Cinta tidak bisa disentuh denqan senjata, tetapi dengan hati, sedangkan kelembutan adalah kekuatan dan air yang lembut bisa melubangi batu, membuat keropos baja, bahkan mendatangkan tsunami"
----- Original Message ----- From: ayw_jakmot To: [email protected] Sent: Tuesday, April 11, 2006 7:38 AM Subject: [daarut-tauhiid] Pesan Aa' Gym kepada Tony Blair - Perdana Menteri Inggris JAKARTA--MIOL: Pemimpin Pondok Pesantren Darrut Tauhid, Bandung, KH Abdullah Gymastiar mengungkapkan Presiden AS bisa mencintai bangsa lain, bukan hanya cinta pada bangsa sendiri, dan rasa cinta tidak bisa disentuh dengan senjata. Aa Gym mengungkapkan isi pendapatnya ketika bertemu PM Inggris Tony Blair di Kantor Kepresidenan RI beberapa waktu lalu. Aa Gym, sapaan akrab KH Abdullah Gymnastiar, ketika berbicara pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan keluarga besar LKBN ANTARA di Jakarta, Minggu (9/4), mengatakan, PM Inggris mendengar dengan tekun pendapatnya yang disampaikan dalam tiga poin itu. "Beberapa kali dia (Tony Blair) mengusap ujung matanya," kata Aa. AA Gym mengungkapkan pada pertemuan itu hadir sejumlah tokoh. "Tokoh- tokoh itu pintar-pintar, (bergelar) profesor empat-empatnya, cuma saya yang tidak punya gelar." Aa Gym beserta sejumlah tokoh Islam antara lain Din Syamsuddin (Ketua Umum PP Muhammadiyah), Azyumardi Azra (Rektor UIN Syarif Hidayatullah), Nazaruddin Umar (Rektor PTIQ) dan KH Quraish Shihab bertemu PM Inggris Tony Blair di Istana Kepresidenan, Kamis (30/3). Para tokoh menyampaikan pendapatnya dalam bahasa Inggris, di antaranya tentang Palestina, Irak dan Afghanistan. Aa Gym menyampaikan tiga poin. Poin pertama, dia mengatakan kepada Blair dalam bahasa Inggris, bagaimana Indonesia menjadi negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia. "Saya ingin menceritakan bagaimana Indonesia menjadi negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia," kata Aa. Seperti diketahui, kata Aa, Indonesia bisa menjadi seperti saat ini bukan karena ada negeri Islam menyerang Indonesia. "Tidak ada perang, senjata, bom dan tidak ada kekerasan. Hanya dengan senyum dan kebaikan tingkah laku. Dan kami menjadi negeri berpenduduk muslim terbesar saat ini," kata Aa dalam acara yang dihadiri oleh Pimpinan Umum LKBN Antara Asro Kamal Rokan. Tetapi dari Eropa, kata Aa Gym, Belanda datang ke Indonesia, dengan senjata dan sebagainya dan mengambil segalanya dari Indonesia, tetapi tidak mengubah apapun dari negeri ini. Kedua, Aa Gym menyampaikan pesan yang juga disampaikannya ketika bertemu dengan mantan Menlu Amerika Serikat, Colin Powell. "Saya katakan, Powell, jika negara anda ingin aman, saya pikir saudara harus bisa membuat bangsa-bangsa mencintai Amerika Serikat. Tetapi, cinta tidak bisa disentuh denqan senjata, tetapi dengan hati." Jadi, Presiden AS harus mencintai setiap orang di seluruh dunia bukan hanya cinta pada negaranya sendiri. Terakhir, Aa Gym menyampaikan impiannya kepada Blair. Poin ini disampaikan dalam bahasa Indonesia, dan meminta Jubir Presiden Dino Patti Djalal menerjemahkannya. Aa Gym bermimpi dunia ini akan jauh lebih baik, lebih beradab ketika para pemimpin memiliki hati nurani, yang cinta pada manusia lain. Bisa merasakan kepedihan bangsa lain seperti kepedihan yang dirasakan bangsanya sendiri dan pemimpin yang yang punya rasa keadilan, tidak berstandar ganda. "Bukan yang adil pada yang dia sukai. Mengapa Tuan Blair? karena sumber malapetaka di dunia ini adalah ketidakadilan," kata Aa Gym. Dia lalu bertanya secara retoris, "Ada rekamannya gak ya? Katanya Tuan Blair menunduk dalam-dalam dan kadang-kadang mengusap ujung matanya. Saya tidak tau apakah ada kotoran atau sedih?" Ustadz kondang itu lalu mengingatkan keyakinannya pada pentingnya nilai-nilai kelembutan dalam memperjuangkan sesuatu. "Saya percaya kelembutan adalah kekuatan." Dijelaskannya, air yang lembut bisa melubangi batu, membuat keropos baja, bahkan mendatangkan tsunami. Kelembutan adalah kekuatan sekaligus keindahan. Saya percaya ini, sebagaimana yang dikatakan Al Quran. "Tiadalah kelembutan ada pada sesuatu selain memperindahnya," kata Aa Gym. (Ant/OL-02). =================================================================== Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar =================================================================== -------------------------------------------------------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS a.. Visit your group "daarut-tauhiid" on the web. b.. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. -------------------------------------------------------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah. Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
