Kejahatan tindak pidana kriminal, perdata, pronografi, pornoaksi
dan kejahatan moral lainnya.
Dari berbagai kejadian perkara, terungkap pengakuan-pengakuan tersangka
yang cenderung mengada-ada. Alasan-alasan yang tak masuk akal dijadikan
tersangka sebagai pembenaran dalam aksinya.
Seorang pencuri sepeda motor beraksi dengan alasan "mau beli susu anaknya".
Membeli susu anaknya dijadikan alasan pembenaran untuk melakukan aksi kejahatannya. Alasan tersebut diungkapkan pelaku untuk mendapat simpati masyarakat, dan berharap mendapat keringanan hukuman.
Aksi penyanyi dangdut yang nyaris bugil dipanggung saat menyanyi dalam
mengisi acara resepsi perkawinan di Sulawesi. Penyanyi tersebut beralasan
cuman sekedar menghibur penonton. Akhirnya diketahui biasanya dia mendapat
honor Rp 50 ribu kalau tanpa buka-bukaan. Dan kalau berani buka-bukaan akan di bayar Rp. 100 ribu setiap kali panggung.
Seorang yang "KATANYA" kyai GD, menggunakan keterbatasan fisiknya untuk
mengomentari hal-hal yang bertentangan dengan islam. Beliau berharap hiba
dari masyarakat karena keterbatasan fisiknya dan terus berusaha memenangkan
opininya.
Tokoh sekaliber GD, masih terus mengkampanyekan kezaliman, macam-macam aksinya. Belakangan ini bukan hanya dia, secara pribadi, tetapi juga sudah berjamaah (sekeluarga).
Dua minggu yang lalu Nyonya Sinta Nuriyah (istrinya GD) ikut turun ke jalan ikut menyuarakan penolakan terhadap RUU APP. Beberapa hari setelah itu, Yenny Wahid (anaknya GD) juga berkomentar menolak RUU. Nampaknya beliau sekeluarga sudah komit mencegah kebaikan dan menggalakkan kemungkaran.
Namun Opini-opini GD banyak juga diamini oleh kalangan lain yang juga punya maksud merusak akidah umat islam diataranya orang-orang JIL.
Diantaranya komentarnya adalah "Saya yakin pernyataan Gus Dur bukan asal ngomong saja. Pendidikan dan pengalamannya sudah pasti mendasari setiap sikap dan ucapannya. Sayangnya, Gus Dur belum ada duanya. Harapan saya negeri ini banyak hidup orang-orang seperti beliau. Doa saya, Gus Dur selalu sehat dan terus membela siapapun mereka yang tertindas".
Selain kalangan JIL, banyak juga artis yang menjadikan GD sebagai panutan.
Diantaranya Ahmad Dhani ( Group Musik DEWA), Inul Daratista (RATU NGEBOR). Hal itu karena GD dikenal dengan sosok yang suka "NYELENEH" kata nyeleneh itu sama halnya dengan GUYONAN. Guyonan sangat akrab dengan profesi "PENGHIBUR"yang dapat mengundang tawa ria.
Orang yang suka nyeleneh tidak bisa dijadikan sebagai panutan, karena omongannya asal-asalan, ngelantur, tidak punya dasar. Jadi Kalau beliau dijadikan sebagai panutan adalah SALAH KAPRAH.
Kalau seandainya masih banyak umat yang menjadikan sosok GD sebagai FIGUR, sudah saatnya dihentikan, atau beralih ke yang lainnya saja.
Ulama dihormati dan dijadikan panutan kalau yang bersangkutan terus berdakwah "AMAL MAKRUF NAHI MUNKAR". Tradisi sebagian umat yang terus "NRIMO" sikap sesepuhnya yang selalu nyeleneh perlu ditinjau ulang.
Jadi siapapun tidak boleh melakukan aksi kejahatan, baik kriminal, kejahatan moral dan kejahatan provokasi umat, dengan berlindung dibalik keterbatasannya.
Wassalam
Ubiet
---------------------------------
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Rek | Beyond belief | Islam online |
| Nation of islam | Media |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "media-dakwah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
