malu untuk menilai orang lain , lebih baik taruh kaca besar dirumah kita ,
untuk apa ?????
silakan jawab sendiri
terima kasih
orangislamyangbelumbenarislamnya
----- Original Message -----
From: "danny kristianto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "suhana032003" <[EMAIL PROTECTED]>; "Media-Dakwah"
<[email protected]>
Sent: Tuesday, May 30, 2006 8:54 AM
Subject: Re: [media-dakwah] Gus Dur Hadapi Teror Gerombolan Islam Radikal
Assalamua'laikum wr. wb.
Mohon maaf atas salah kata sebelumnya,
Sebaiknya memang kita kudu saling instropeksi ya.
dalam kehidupan yang sangat beragam dan kolektif,
diperlukan sifat mau memahami satau sama lain, yang besar.
Gus Dur memang disayangkan berkomentar seperti itu tanpa memberikan
penjelasan dengan lengkap,
kesannya Gus Dur hanya melempar issue, ya seperti acara Gossip di
Televisi.
seharusnya beliau lebih lengkap menjelaskan dan siap untuk terus diajak
dialog, karena itu resiko dia melempar issue spt itu.
Tapi dari pihak lainnya (FPI),
mengajak dialog dengan mengucapkan kata2 penghinaan dan muka yang marah2
dan dgn massa yang (terlihat di tv) mebawa2 senjata tajam,
ya menakutkan juga ya.
Kenapa sih tidak mendengrakan dulu Gus Dur bicara dan cari setiap celah
dari perkataan beliau dan sanggah dengan pendapat yang logis, sehingga massa
akan melihat betapa Islam itu kaya.
Dan untuk mencapai kedamaian memang tidak sebentar,
butuh waktu yang tidak sebentar dan diperlukan penelaahan2 dan kajian2 Al
Qur'an dan Sosiologi.
Tentu rekan2 ada yang pintar dalam melakukan kajian2 itu,
sirami kita dengan ilmu2-nya dong.
Umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia dan sangat beragam komunitasnya,
seharusnya masing-masing kudu saling memahami karakteristik dan menjaga
sikap serta pendapat.
Sayangnya itu mungkin hanya sebatas mimpi kah?
Aku inget ketika ada rekan di milis yang berkata,
bahwa ada hadist yang mengatakan bahwa umat Islam akan terpecah emnjadi 73
kelompok dan hanya 1 kelompok yang selamat,
logika manusia maka 1 kelompok yang selamat berarti adalah yang paling
benar kan ?
siapakah 1 kelompok itu,....
semua merasa merekalah atau dialah yang 1 kelompok itu (sembari dalam
hati)mengatakan yang lain adalah termasuk ke dalam 73 kelompok tersebut.
Dialog dan diskusi mencari wacana yang paling bisa diterima secara umum,
mungkin kudu terus dilakukan, kali ya rekans.
sangat disayangkan sekali bila kemudian emosi merusak yang muncul,
semestinya para leader dari kelompoklah yang menunjukkan jiwa dan semangat
berdialog.
Allah SWT mengakaruniakan Indonesia dengan keragaman jiwa dan pemikiran
penduduknya,
bagi Mahathir Muhamma (pernah dia mengatakan itu) hal tersebut adalah
karunia, karena akan bisa diarahkan untuk menemukan kekreatifan dalam
memanage suatu bangsa asalkan para pemimpin negara mampu memanage keragaman
tersebut.
Keragaman dapat di arahkan menjadi suatu kekuatan dimana desentralisasi
dapat dilaksanakan seideal mungkin karena para leader kelompoklah yang akan
mengarahkan lebih lanjut anggota kelompoknya sehingga semua komponen bangsa
dapat berkonsentrasi pada pembangunan bangsa.
contoh :
Para leaderlah yang melarang dengan keras para anggotanya Membuang sampah
sembarangan.
Dan seperti Suhana berkata, para leaderlah yang mewanti2 anggotanya untuk
menjaga kebersihan badan karena akan menyehatkan diri pribadi sendiri.
Para leader melarang anggotanya untuk merusak barang2 milik umum dan
mengharuskan anggotanya untuk merawatnya.
dan hal-hal lain dari yang sederhana hingga yang kompleks.
Tugas Mahathir Muhammad adalah menyediakan prasarana dan sarana untuk
tujuan tersebut seperti :
menyediakan Tong2 sampah di seantero Malasyia.
menyediakan sarana mck di pelosok Malasyia dan sarana2 umum lainnya spt :
bis yang nyaman dan tepat waktu, telepon umum dll.
Mahathir tidak pusing untuk hal2 yg detil karena beliau mampu untuk
mengarahkan segala keragaman yang ada di Malasyia (jujur dia adalah diktator
yang positif).
Sembari memanage negaranya dan memajukan kesejahteraan warganya,
Mahathir mulai menyerukan hal2 "Mercu Suar" yg Islami,
spt
Memajukan kesejahteraan rakyat pribumi (yg notabene Islam).
Mengkritik kebijakan USA yg pro Israel.
Memasyaratkan budaya Islam.
dll.
Warganya sih tidak banyak protes karena mereka melihat bahwa para
pemimpinya memang pantas diteladani dan kesejahteraan mereka menjadi maju
secara bertahap.
Tapi karena di Indonesia tidaklah mempunyai pemimpin sekaliber Mahathir
Muhammad,
jadi dari masyarakatlah yang harus mandiri.
dan yang penting jangan mau diadu domba ya,
membakar dan menyesatkan Umat Islam dipandang orang mudah,
karena semua merasa menjadi 1 kelompok yang benar itu dan kelompok yang
lainnya tidak benar.
dan emosi orang Islam memang "mudah dibakar".
Rekans,
sembari memperjuangkan APP,
semoga rekan, tidak kehilangan fokus akan pemberantasan penyakit moral
paling parah di indonesia, KORUPSI.
musuh kita yang utama adalah DIRI KITA SENDIRI,
tolong ya rekan,
Ada yang bertanya bahwa pemberantasan korupsi berjalan dengan sendirinya
tanpa adanya fatwa MUI,
sebetulnya diperlukan fatwa MUI untuk hal itu,
karena dengan nama Agama, akan menyatukan publik,
seperti APP dan Pluralisme ini,
kenapa pula diperlukan fatwa MUI,
karena para Ulama melihat bahwa diperlukan kesatuan umat untuk mememerangi
Pluralisme dan Pornografi, bukankah begitu /
begitu juga Korupsi,
diperlukan kesatuan umat untuk memerangi Korupsi,
dan Agama adalah alah pemersatu umat.
Jadi jangan lupa perjuangan untuk meminimalkan (kalau menghapuskan sangat
sulit di Indonesia ini) KORUPSI.
Lihat lihat,
penyaluran bantuan untuk Aceh saja tidak beres,
dan penyaluran bantuan untuk Jogja tersendat2,
rekan ada duit sekian US$ milyar disitu,
waspadalah !
Jadi waspadalah rekans,
jangan mau diadu domba.
dan bersatulah dengan terus berdialog untuk mencari titik temu secara
umum,
ingatlah bahwa Allah SWT menciptakan manusia Indonesia sangat beragam,
itu UJIAN bagi kita bukan ?
Kita tunjukkan pada dunia luar bahwa Indonesia bisa bersatu secara utuh.
dan setelah bersatu, mari kita bangun negara ini,
dan sembari itu, kita dirikan syiar Islam yang bukan omong kosong
tapi terwujud oleh kemampuan umat dalam merealisasikan Al Qur'an untuk
mensejahterakan masyarakat secara Rohani dan Jasmani.
Sekian dan terimakasih.
Danny
suhana032003 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], "suhana032003"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kang he-man.. kenapa sich kamu benci sekali terhadap islam?? ada apa
denganmu?? bukankah kamu pernah bercerita, kalau kamu keluaran
pesantren?? lalu..apa yg kamu alami hingga kamu benci sekali terhadap
islam yg menurutmu garis keras?? kalau kamu pernah tinggal di
pesantren, harusnya kamu tahu sekali ciri2 orang munafik itu seperti
apa? mengatakan diri islam, tapi sesungguhnya sangat benci terhadap
islam dan membela orang2 kafir dan kufur terhadap Allah.
coba baca baik2 tulisanku? aku tidak menyetujui tindakan anarkis yg
dilakukan oleh satu kelompok dan mengatas namakan islam. tapi..coba
kamu pikir awal pertama kali hingga mereka melakukan itu??
waktu itu aku pernah diskusi dengan salah satu guru ngajiku,ttg
parfum yg dipake oleh wanita dan tercium oleh laki2 maka hukumnya
haram (yup aku setuju!)but komentarku waktu itu, sesungguhnya segala
sesuatu yg akhirnya membuat orang tidak nyaman maka itu berarti
dzolim juga, termasuk bau badan seseorang yg tercium oleh orang lain
dan membuat hidung dan perut orang lain tidak nyaman, maka itupun
termasuk dzolim bukan??
hmm..aku bilang kepada guru ngajiku, kalau aku salah seorang yg
sangat sensitif sekali terhadap bau tidak sedap, dan biasanya
penciumanku cepat menangkap dan deteksi ke perutku kontan langsung
mual, dan otomatis aku biasanya muntah. masalah perut mual dan
langsung muntah itu semua susah sekali untuk dikontrol agar menunda
muntah agar jangan didepan orangnya yg awal pertama kali menyebarkan
bau tidak sedap itu. hmm..yg kadang buat aku bingung..kenapa harus
aku yg disalahkan dan dianggap tidak sopan karena muntah didepan
penyebar bau busuk??toch..awal penyebab perutku mual dan muntah
adalah orang bau itu. kenapa bukan dia yg disalahkan, agar rajin
mandi dan minimal tidak menimbulkan bau badan hingga orang
disekitarnya tidak mual dan muntah?? bukankah orang itu yg sudah
dzolim padaku?karena dia penyebab perutku sakit dan hidungku tidak
nyaman?? lalu kenapa aku yg disalahkan dan dikatakan tidak sopan,
karena muntah di depan dia??setelah mencium aroma tidak sedapnya dan
tertangkap olehku??
hmm..begitu juga kasus GD. kenapa dia tidak koreksi diri hingga
akhirnya orang berlaku spt itu terhadapnya?? bukankah dialah penyebab
awal penebar rumor dan bunyi tidak enak ditelinga orang lain??hingga
memancing orang ingin membungkam mulutnya tsb.?
hmm..kadang aku bingung..kenapa pada saat Allah dan RasulNya dihina
dan yg mengaku umat islam spt anda tenang2 aja?? tapi pada saat GD yg
dihina, kenapa pada kebakaran jenggot?? apakah GD lebih mulia dari
Allah dan RAsulNya?? kadang aku bingung lihat tingkah laku orang2 yg
sangat mengidolakan GD tsb?emang GD itu siapa?? kalau tidak mau
menerima tindakan anarkis dari orang2 yg sangat mencintai Allah dan
RasulNya, tolong dijaga mulut dan tindakannya agar jangan melukai
orang2 yg hanya beriman pada Allah dan RasulNya dong?? coba
pikir..aku tidak pernah melihat, bahwa orang2 yg beriman hanya pada
Allah dan RasulNya itu adalah awal pembuat kekacauan, dan pasti awal
pertama kali selalu ada orang2 munafik spt GD yg memicunya.
aku tidak aneh sich dengan orang2 yg mengidolakan GD karena
kesaktiannya dan dianggap wali. wong pernah salah seorang teman
sekantorku berkomentar begini "wuih..GD hebat lho..mosok waktu aku
kesana, dan kebetulan hujan tiba2 GD bisa menghentikan hujan itu.
ya..itulah wali allah ya..?" hehehe
aku dengarnya ketawa2 aja, hehehe..hebatan David Coverfield, bisa
nembus tembok cina dan hilangin patung liberty, berarti david
coverfield itu wali allah juga dong?? hebatan juga ki joko bodo, yg
bisa tahu nasib orang dan manggil2 hujan, dia wali juga dong ya..??
hehehe
salam
--- In [email protected], "He-Man" <gorgious@>
wrote:
>
>
> Kalo gitu gak usah protes terhadap penghancuran rumah-rumah orang
> Palestina oleh Zionis , lha anda mendukung orang Islam yang punya
> kelakuan sama.
>
> Nampaknya anda ini fans beratnya Mikhail Bakunin yah yang dikenal
> sebagai Bapak Anarkisme
>
> ----- Original Message -----
> From: "suhana032003" <suhana032003@>
> To: <[email protected]>
> Sent: Wednesday, May 24, 2006 8:45 AM
> Subject: [keluarga-sejahtera] Re: Gus Dur Hadapi Teror Gerombolan
Islam
> Radikal
>
>
> > benul tuch..?minimal FPI cuman buat bonyok2 and yg dirusak barang
yg
> > banyak dicari gantinya. upsstt..sory..bukan aku mau benarkan
> > tindakannya?tapi yg dirusak GD itu jauh lebih parah dari yg di
rusak
> > FPI.
> >
> > hmm..orang kalau belajar tauhid, minimal nda jadi orang munafik
> > lah..?? but orang kalau nda belajar tauhid tapi belajar yg lain,
> > ya..ujung2nya buanyak banget. apalagi orang "pintar" nda belajar
> > tauhid. ya..wisssss lah..bikin cacau dunia persilatan.*_^
> >
> > --- In [email protected], Purwantara Yunus
Abdullah
> > <purwantara_hs@> wrote:
> > >
> > > Namun sikap FPI lebih komitmen pada ajaran islam yang tegas.
> > Sedangkan mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim KTP tidak
tahu
> > ajaran yang lebih benar, mereka menganggap bahwa apa yang dia
lakukan
> > adalah sudah yang terbaik.
> > >
> > > Gus Dur adalah manusia yang plin plan nggak punya pendirian,
> > bahkan oranh ini adalah pemecah belah islam, coba masih ingat
dengan
> > wawancara Gus Dur dengan JIL bahwa kitab paling porno adalah kitab
> > Alquran.....coba orang yang waras dan mengaku islam pasti tidak
akan
> > berbuat senista demikian.
> > >
> > > Wajar kalau FPI memprotes olah GD.....dia perusak agama....
> > >
> > > Muhammad Syafei <muh_syafei@> wrote:
> > > Kebetulan, saya sempat menyaksikan melalui berita di
> > > TV7, sekitar jam 7 malam tadi.
> > >
> > > Bagi yang sempat menyaksikan rekaman peristiwa itu
> > > melalui televisi, apa komentar anda melihat
> > > wajah-wajah beringas, berkelakuan preman, namun juga
> > > memakai jubah putih, kopiah/sorban dan mengklaim
> > > sebagai pembela Islam?
> > >
> > > Kemudian bagi anda yang tidak sempat menyaksikan lewat
> > > televisi, apa komentar anda mengenai tindakan anarkhis
> > > menyikapi pandangan yang berbeda?
> > >
> > > Salam
> > >
> > > ------------
> > >
> > > http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?
> > option=com_content&task=view&id=2490&Itemid=1
> > >
> > > Gus Dur Hadapi Teror Gerombolan Islam Radikal
> > >
> > > Purwakarta, gusdur.net
> > > Segerombolan massa yang mengatasnamakan Islam membuat
> > > keributan saat berlangsung forum Dialog Lintas Etnis
> > > dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, Selasa (23/5/2006)
> > > yang dihadiri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
> > >
> > > "Ketika baru beberapa menit Gus Dur menyampaikan
> > > pandangannya sebagai keynote speaker, di luar forum
> > > mereka membuat kegaduhan," jelas ketua Steering
> > > Committee acara tersebut Sona Maulida Roemardhie.
> > >
> > > Kegaduhan itu, lanjutnya, terjadi lantaran sekitar 50
> > > massa gabungan dari Front Pembela Islam, Majelis
> > > Mujahidin Indonesia, Forum Umat Islam dan Hisbut
> > > Tahrir Indonesia memaksa masuk Gedung PKK Kabupaten
> > > Purwakarta Jawa Barat, tempat acara digelar.
> > >
> > > "Mereka dikomandoi Ketua FPI Cabang Purwakarta Asep
> > > Hamdani. Dan sekitar 15 orang masuk dalam ruangan
> > > diskusi untuk membubarkan forum," imbuhnya.
> > >
> > > Agar mereka tidak merusak, forum memberi kesempatan
> > > perwakilan massa untuk berbicara. "Sebagian
> > > mengeluarkan kata-kata kotor yang tak pantas diucapkan
> > > oleh orang yang mengaku beriman," jelas Sona.
> > >
> > > Gus Dur menanggapi hal itu dengan tenang. Dia menjawab
> > > panitialah yang berhak meminta dirinya meninggalkan
> > > forum. "Saya diundang panitia. Anda hanya diberi
> > > kesempatan bicara oleh panitia. Karena itu, andalah
> > > yang harusnya keluar dari sini," kata Sona menirukan
> > > Gus Dur.
> > >
> > > Melihat gelagat itu, massa Barisan Anshor Serbaguna
> > > dan Garda Bangsa yang berada di lokasi bangkit
> > > emosinya. Untungnya bentrokan tidak sampai terjadi. "
> > > Para perusuh itu keburu diusir pihak kepolisian,"
> > > imbuh Sona.
> > >
> > > Selain itu, Sona mengungkapkan tanda-tanda mereka
> > > ingin membubarkan forum itu telah tercium beberapa
> > > hari sebelumnya. "Sehari sebelumnya saya diundang MUI
> > > Purwakarta terkait forum ini. Di sana, saya divonis
> > > sekuler yang telah diharamkan MUI. Untuk itu, mereka
> > > meminta forum tidak jadi dilaksanakan," ujarnya.
> > >
> > > Sebagai tindak lanjut dari peristiwa ini, dikatakan
> > > Sona, pihaknya akan mengambil langkah tegas. Pertama,
> > > membuat pers rilis bahwa NU Purwakarta menuntut mereka
> > > untuk meminta maaf kepada Gus Dur melalui media massa.
> > > Kedua, mendesak polisi untuk memeriksa mereka karena
> > > telah mengganggu ketertiban acara.
> > >
> > > Sona juga menghimbau supaya mereka meminta maaf kepada
> > > kaum nahdliyyin. "Karena perbuatan mereka telah
> > > menyakiti kaum nahdliyyin," himbaunya.
> > >
> > > "Banyak ulama menelpon saya, karena mereka mendengar
> > > berita Gus Dur disakiti. Kata mereka, kok ternyata ada
> > > warga Purwakarta yang berani menyakiti tokoh besar NU
> > > itu," imbuhnya.
> > >
> > > "Sekarang ini saya dan kawan-kawan di Purwakarta akan
> > > berkonsentrasi mencari bukti-bukti untuk menuntut
> > > mereka," tegas Sona.
> > >
> > > Pada acara bertema Merajut Cinta yang Terserak,
> > > Merangkai SilaturahimMenuju Purwakarta Wibawa Karta
> > > Raharja itu, Gus Dur diminta untuk memaparkan
> > > pandangannya tentang Pluralisme dalam Bingkai
> > > Masyarakat Mandiri. Selain Gus Dur, acara ini dihadiri
> > > oleh sesepuh Purwakarta KH. Habib Hasan Syueb,
> > > rohaniawan Benny Susetyo, perwakilan agama Islam,
> > > Katolik, Kristen, Hindu, dan Konghucu. Bupati
> > > Purwakarta urung hadir karena faktor kesehatan.
> > >
> > > __________________________________________________
> > > Do You Yahoo!?
> > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > > http://mail.yahoo.com
> > >
> > >
> > > SPONSORED LINKS
> > > American family home insurance Home loan for low
income
> > family Family home finance Family home business Family
home
> > evening Single family home
> > >
> > > ---------------------------------
> > > YAHOO! GROUPS LINKS
> > >
> > >
> > > Visit your group "keluarga-sejahtera" on the web.
> > >
> > > To unsubscribe from this group, send an email to:
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> > Service.
> > >
> > >
> > > ---------------------------------
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Husada Inti Bumi[HIB]
> > > saktika.com : Portal Ilmu Hikmah dan Metafisika
> > > http://www.saktika.com
> > > Yogyakarta
> > > __________________________________________________
> > > Do You Yahoo!?
> > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > > http://mail.yahoo.com
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
--- End forwarded message ---
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
Rek Beyond belief Islam online Nation of islam Media
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "media-dakwah" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call
rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
**************************************************************
Scanned by eScan Anti-Virus and Content Security Software.
Visit http://www.mwti.net for more info on eScan and MailScan.
**************************************************************
**************************************************************
Scanned by eScan Anti-Virus and Content Security Software.
Visit http://www.mwti.net for more info on eScan and MailScan.
**************************************************************
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Rek | Beyond belief | Islam online |
| Nation of islam | Media |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "media-dakwah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
