Dari www.syariahonline.com <http://www.syariahonline.com/> , mudah2an
bermanfaat.


 


Keutamaan Mempelajari Ilmu Fiqh


Assalamu'alaikum

saya ingin bertanya apa saja keutamaan mempelajari ilmu fiqh??..sebelum dan
sesudah saya ucapkan jazakumulloh...

wassalam

Anna
Jakarta Selatan
2004-09-09 10:09:43


Jawaban: 

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba'd. 

Mempelajari fiqih itu penting sekali bagi setiap muslim. Sehingga untuk
hal-hal yang wajib dilakukan, hukumnya pun wajib untuk mempelajarinya.
Misalnya kita tahu bahwa shalat 5 waktu itu hukumnya wajib. Maka belajar
fiqih shalat itu pun hukumnya wajib juga. Sebab tanpa ilmu fiqih, seseorang
tidak mungkin menjalankan shalat dengan benar sebagaimana perintah Allah SWT
dan Rasulullah SAW. 

Memang ada sebagian orang yang memandang remeh ilmu fiqih. Seringkali mereka
mengatakan bahwa belajar fiqih itu hanya belajar malasah air dan cebok saja.
Padahal yang dipelajarinya barulah mukaddimah belaka. Bila ilmu itu
diteruskan, maka fiqih itu akan sampai kepada masalah yang aktual seperti
urusan politik, mengatur negara dan seterusnya. Bahkan bisa dikatakan bahwa
fiqih itu mencakup semua aspek kehidupan manusia. Tidak ada tempat berlari
dari fiqih. 

Beberapa hal yang penting untuk diingat agar kita mengerti betapa pentingnya
ilmu fiqih buat umat Islam adalah hal-hal berikut ini : 

1. Tafaquh fid-dien (memperdalam pemahaman agama) Adalah Perintah Dan
Hukumnya Wajib

Mempejari Islam adalah kewajiban pertama setiap muslim yang sudah aqil
baligh. Ilmu-ilmu ke-Islaman yang utama adalah bagaimana mengetahui MAU-nya
Allah SWT terhadap diri kita. Dan itu adalah ilmu syariah. Allah SWT
berfirman :

Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab,
hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu
menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi :
"Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani , karena kamu selalu mengajarkan
Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.(QS. Ali Imran : 79)

</> 

Tidak sepatutnya bagi mu'minin itu pergi semuanya . Mengapa tidak pergi dari
tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam
pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya
apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga
dirinya.(QS. At-Taubah : 122))

2. Syariah Adalah Pengawal Quran & Sunnah

Ilmu syariah telah berhasil menjelaskan dengan pasti dan tepat tiap potong
ayat dan hadits yang bertebaran. Dengan menguasai ilmu syariah, maka Quran
dan Sunnah bisa dipahami dengan benar sebagaimana Rasulullah SAW
mengajarkannya.

Sebaliknya, tanpa penguasaan ilmu syariah, Al-Quran dan Sunnah bisa
diselewengkan dan dimanfaatkan dengan cara yang tidak benar. 

Munculnya beragam aliran yang aneh dan lucu itu lantaran tidak dipahaminya
nash-nash Al-Quran dan sunnah dengan benar. Padahal untuk menjalankan
Al-Quran dan Sunnah dibutuhkan metode pemahaman yang baik dan benar. Dan
metode untuk memahaminya adalah fiqih itu sendiri. Bila dikatakan bahwa
orang yang tidak menguasai ilmu fiqih akan cenderung menyelewengkan makna
keduanya. Paling tidak akan bertindak parsial, karena hanya menggunakan satu
dalil dengan meninggalkan dalil-dalil lainnya.

3. Syariah Adalah Porsi Terbesar Ajaran Islam 

Dibandingkan dengan masalah aqidah, akhlaq atau pun bidang lainnya, masalah
syariah dan fiqih adalah porsi terbesar dalam khazanah ilmu-ilmu ke-Islaman.
Istilah ulama identik dengan ahli syariah ketimbang ahli di bidang lainnya.

Sebab seorang ahli fiqih itu pastilah seorang yang ahli di bidang tafsir,
ilmu hadits, ilmu bahasa, ilmu ushul fiqih dan beragam disiplin ilmu
lainnya. Di masa lalu kita bisa mendapatkan seorang muhaddits tapi bukan
faqih. Namun tidak pernah didapat seorang faqih yang bukan muhaddits. 

4. Kehancuran Umat Ditandai Dari Hilangnya Ilmu Syariah

Islam tidak akan hilang dari muka bumi, sebab janji Allah SWT terhadap umat
ini sudah pasti. Namun umatnya bisa lemah dan runtuh. Kelemahan itu umumnya
terjadi manakala ilmu syariah sudah mulai ditinggalkan. Dan para ulama ulama
diwafatkan dan tidak ada lagi ahli syariah yang dilahirkan. Sehingga tidak
ada lagi orang yang bisa mengarahkan jalannya umat ini. 

Syariah adalah benteng umat. Manakala Allah SWT ingin melemahkan umat ini,
maka syariah Islam akan dikurangi. Sebaliknya, bila Allah SWT ingin
menguatkan umat ini, maka akan dimulai dengan lahirnya para ulama yang akan
mengusung syariah di muka bumi. 

5. Tipu Daya Orientalis dan Sekuleris Sangat Efektif Bila Lemah di Bidang
Syariah

Racun pemikiran Orientalis dan Sekuleris tidak akan mempan bila tubuh umat
diimunisasi dengan pemahaman syariah Setiap individu muslim pada dasarnya
bisa dengan mudah terserang tusukan tajam para orientalis ini. Maka dengan
menguasai ilmu-ilmu syariah, diharapkan bisa menjadi penangkal semua racun
yang merusak dan mematikan.

Rata-rata generasi muda cendekiawan Islam yang terpengaruh sihir para
orientalis itu disebabkan mereka tidak punya latar belakang keilmuwan yang
benar dari sisi syariah Islam. Sehingga begitu berkenalan dengan ragam
pemikiran barat yang palsu itu, dengan mudah bisa terpengaruh dan merasa
jatuh cinta. 

Kalau saja mereka mengenal bagaimana kecanggihan para ulama syariah dari
masa ke masa, maka mereka pasti akan memandang bahwa apa yang dituduhkan
orientalis barat itu tidak lebih dari lawakan tidak lucu. 

6. Kelemahan Pergerakan Umumnya Pada Syariah

Umumnya kelemahan gerakan dakwah adalah kurangnya pemahaman dan aplikasi
syariah, baik di jajaran pimpinan atau pun para kadernya. Kelemahan di sisi
syariah ini akan melahirkan amat banyak masalah lainnya. Seperti saling
tuding antar kelompok sebagai ahli bid`ah, atau saling menjelek-jelekkan
satu sama lain. 

Paling tidak ada rasa di dalam hati masing-masing kelompok itu bahwa dirinya
sajalah yang paling benar. Sementara kelompok lain itu pasti salah, sesat
dan harus dijauhi. 

Padahal semua itu tidak perlu terjadi manakala mereka punya pemahaman
ilmu-ilmu syariah yang lumayan. Sebab di dalam disiplin ilmu syariah kita
diajari bagaimana etika dan aturan dalam berbeda pendapat. Sehingga kalau
kita mengetahui saudara kita berbeda pendapat dengan kita, sama sekali tidak
pernah merusak persaudaraan dengannya. Apalagi sampai merendahkan atau
mnghinanya. 

7. Amal Sedikit Dengan Ilmu Lebih Utama Dari Amal Banyak Tanpa Ilmu Seorang
ahli ibadah yang tekun tapi tanpa ilmu syariah jauh lebih rendah derajatnya
dari amalan seorang yang mengerti syariah meski tidak terlalu banyak. Sebab
ibadah yang banyak bila tidak diiringi dengan ilmu yang benar, bisa jadi
malah berdosa. Sebab tidak tertutup kemungkinan dia malah melakukan bid`ah
atau hal-hal yang justru terlarang. 

Sebaliknya, meski ibadah seseorang itu tidak terlalu banyak, namun bila
dikerjakan sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW yang benar, tentu nilainya
sangat tinggi di sisi Rasulullah SAW. 

Betapa rugi dan menyesal seseorang yang merasa sudah beramal banyak tapi di
akhirat tidak mendapat nilai apa-apa di sisi Allah SWT. Sebab apa yang
diamalkannya ternyata tidak diajarkan oleh Nabi SAW. 

8. Fiqih Adalah Ilmu Yang Siap Pakai 

Berbeda dengan belajar tafsir, hadits, sirah dan ilmu-ilmu lainnya, di dalam
fiqih kita dikenalkan dengan cara mengambil kesimpulan hukum dari beragam
dalil yang tersedia. 

Ada sekian banyak dalil yang terserak di berbagai literatur. Sehingga tidak
mudah bagi seseorang untuk mengumpulkannya menjadi satu. Belum bila dilihat
sekilas, mungkin saja masing-masing dalil baik dari Al-Quran dan sunnah
berbeda bahkan bertentangan satu sama lain. 

Disinilah fungsi ilmu fiqih, yaitu merangkum sekian banyak dalil, menelusuri
keshahihannya dan mengupas istidlalnya serta memadukan antara satu dalil
dengan lainnya menjadi sebuah kesimpulan hukum. Lalu hukum-hukum itu disusun
secara rapi dalam tiap bab yang memudahkan seseorang untuk melacaknya. Dan
biasanya yang baik adalah dengan mencantumkan juga dalil serta bagaimana
istinbat hukumnya. 

Dan lebih penting dari semua itu, apa yang dipersembahkan ilmu fiqih ibarat
daftar perintah dan aturan Allah SWT yang sudah rinci nilainya, apakah
menjadi wajib, sunnah, mubah, makruh atau haram. 

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh. 

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke