Kenapa jadi bingung Mas? Ini sudah jelas menggambarkan dari kelompok mana orang seperti DR. Muhammad Bassam ini. Kelompok yang menguasai negara-negara Arab khususnya Arab Saudi dan sudah puluhan tahun menjadi cecunguk dan antek-anteknya Amerika.
Oleh karena itu, melihat latar belakangnya, wajar-wajar saja tulisan fitnah seperti itu bisa muncul. Jadi nggak perlu bingung, terus saja berdo'a dan mencoba membantu dengan apa yang dapat kita lakukan untuk saudara kita di Palestina, baik itu Sunni maupun Syiah. Saya kira tulisan Ustadz Syarwat Lc yg diposting oleh teman2 yang lain cukup memberi petunjuk kepada kita dalam menyikapi masalah Sunni Syiah ini. In [email protected], "Robby Ansyarie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Setelah membaca tulisan saudara beni, saya memang bingung mana yang benar, > tapi juga membuat semakin jelas bahwa tujuan salah satu kelopok tercapai, > saya > juga bingung dengan pernyataan > "*Persekutuan gelap ini telah berubah menjadi gejala 'kangker' yang sangat > parah (dan keji!), yang bahayanya bagi umat Islam (terutama di kawasan > Arab) melebihi bahaya lembaga zionis bernama Israel itu sendiri*!" (maaf > saya tidak sanggup untuk menuliskan sendiri kata tersebut) > > saya juga tidak mengajak saudara untuk mempercayai apa yang saya yakini, > ataupun mempengaruhi tapi satu hal yang jelas bagi saya dan bukti secara > langsung sudah ada di depan mata bahwa musuh yang sebenarnya bagi umat > islam, tidak peduli golongan kelompok atau apapun adalah yahudi (saya tidak > perlu menyebutkan contoh keganasan dan kekejian yang sudah mereka lakukan), > bahkan hal itu jelas disebutkan dalam Al Qur' an, jadi sebaiknya sekarang > lakukan apa yang harus kita lakukan untuk mendukung apa yang kita yakini > sebagai hal yg benar > > Wassalam > > > Robby Ansyarie > > > On 7/31/06, Harijanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Baca berita di media eperti ini tambah lama tambah bingung, mana yg benar > > dan mana yg salah sama2 gelap pekat. > > yg satu mengaku berjalan diatas islam dan mengkafirkan yg lain, > > sebaliknya yg lain juga mengaku islam dan mengkafirkan lainnya. > > yg menulis kita tidak tahu latar belakangnya dan yg dijadikan objek kita > > juga tidak tahu siapa dan apa dia sebenarnya. > > memang benar Islam itu hancur dari dalam bukan dari luar. banyak > > munafik/lawan dalam tubuh Islam. > > > > marilah sama2 hati2. > > > > > > > > > > > > Harijanto > > > > > > > > > > "Benny Kurniawan" <[EMAIL PROTECTED]> > > Sent by: [email protected] > > 07/29/2006 10:18 AM > > > > To > > <[email protected]>, <[email protected]>, > > <[EMAIL PROTECTED]> > > cc > > > > Subject > > [media-dakwah] SISI PALING RAHASIA PENGGEMPURAN LEBANON > > > > > > > > > > > > > > > > SISI PALING RAHASIA PENGGEMPURAN LEBANON > > Menyingkap Konspirasi Besar Zionis-Salibis dan Neo Syiah-Shafawis > > terhadap Ahlussunnah di Semenanjung Arabia > > > > Editor dan Penerjemah: Muhammad Ihsan Zainuddin[1] > > "Dari semua yang terungkap dan terbaca, > > ada banyak rahasia yang tak terketahui. > > Karena itu, jangan pernah tertipu > > mendengar lolongan serigala, > > Menyaksikan musang kenakan sorban, > > sebab mereka-lah penipu tercerdik dalam sejarah." > > (Suara hati sendiri) > > ------------------------------------------------------------------------ > > -------- > > [1] Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam > > Universitas Indonesia Jakarta Angkatan IX 2005/2006. > > > > > > Catatan Editor: > > Dalam hitungan hari saja, dunia terperangah. Dan seolah tak pernah jemu, > > seluruh wajah dunia kembali berpaling ke wilayah paling panas di > > seantero jagat: Palestina dan Lebanon. Ada puluhan rudal mungkin yang > > ditumpahkan ke kepingan wilayah itu, dan kemudian ada puluhan -bahkan > > mungkin ratusan- nyawa tak berdosa yang melayang, ratusan rumah tempat > > bernaung nyaris rata dengan tanah, dan gelombang pengungsian lalu > > menjadi fenomena yang tak terbendungkan. > > > > Hampir bisa dipastikan, bahwa mayoritas -jika tidak semua- korban > > kekejian itu -baik yang meninggal maupun yang harus berlari dengan wajah > > ketakutan meninggalkan negrinya- adalah sekumpulan manusia yang tidak > > tahu menahu mengapa orang-orang tercinta mereka harus menjadi korban... > > mengapa tempat bernaung yang selama ini mereka bangun bata demi bata > > harus diremukkan begitu saja...Yah, mereka tidak pernah tahu, setidaknya > > hingga kini. > > > > Mereka tidak tahu... dan kita, kaum muslimin di Indonesia pun mungkin > > tak tahu mengapa Hizbullah Lebanon menculik 2 tentara Israel. Tapi > > ketika Presiden Iran, Ahmadi Nejad datang ke Indonesia beberapa waktu > > yang lalu, kita dihinggapi sebuah euphoria yang gempita. Sebagian kita > > bahkan seperti menyambut seorang pahlawan agung. Kita kagum hanya karena > > kesederhanaannya... (Memang susah kita ini, karena jarang menemukan > > pemimpin yang sederhana, maka musang yang berlagak sederhana pun dengan > > mudah kita percayai...) Apakah kita kagum akan keberanian Iran -yang > > merupakan representasi kekuatan Syiah abad ini- 'melawan' Amerika dalam > > hal nuklir? Apakah sebagai umat yang selama ini roda peradabannya sedang > > berada di bawah, kita menganggap 'keberanian' Iran itu sebagai awal > > kemenangan Islam? Bila jawabannya adalah 'iya', maka ketahuilah ada > > banyak hal yang tidak kita ketahui dari semua peristiwa itu... > > > > Dalam terminology Sunnah, kita saat ini sedang berhadapan dengan sebuah > > fitnah. Fitnah itu adalah saat berbagai peristiwa berkalut-kelindan satu > > sama lain, hingga kita terjebak dalam situasi dimana kita kehilangan > > nalar sehat untuk memilah mana hal dan pernyataan yang harus diapresiasi > > secara positif dan tidak. Atau dalam bahasa yang lebih tegas: nalar > > syar'i kita menjadi tumpul dalam menentukan yang haq dan yang batil. > > Akibatnya, karena kita merasa sebagai umat yang kalah, segala bentuk > > perlawanan yang memakai label keummatan kita dengan segera kita anggap > > sebagai pahlawan Islam. Meski sesungguhnya ia tak lebih dari musang > > berbulu domba! > > > > 'Tulisan' ini sebenarnya adalah pengantar saja terhadap sebuah tulisan > > yang ditulis untuk menyikapi berbagai 'kekacaubalauan' yang hingga kini > > terus terjadi di Semenanjung Arabia; secara spesifik di Irak, dan > > Palestina serta Lebanon belakangan ini. Tulisan ini sengaja saya > > terjemahkan dengan harapan agar kita semua dapat melihat krisis > > Timur-Tengah itu dengan pandangan yang jernih. Agar simpati yang > > terkirim tak menjelma menjadi simpati yang sia-sia karena salah alamat > > (Hmm, bukankah salah alamat jika Anda bersimpati pada musang dan > > serigala??). Tulisan yang saya maksud adalah: Mengapa Hizbullah Menyulik > > 2 Tentara Israel?; Membaca Tujuan Hakiki di Balik Itu. Ditulis oleh DR. > > Muhammad Bassam, anggota Dewan Pendiri Rabithah Udaba' al-Syam (Ikatan > > Sastrawan Syam). Artikel ini dimuat dalam situs www.almoslim.net, edisi > > 21/6/1427. > > Semoga bermanfaat! > > > > > > MENGAPA HIZBULLAH MENYULIK 2 TENTARA ISRAEL? > > Membaca Tujuan Hakiki di Balik Itu > > DR. Muhammad Bassam Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah. Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
