Wa'alaikum salam wr.wb
   
  BismillahirRahmanirRahiim..
   
  oke..aku coba bantu sedikit menurut pemahaman yg aku tahu dan sebelumnya aku 
informasikan bahwa bila ada kebaikan dan kebenaran tentu datangnya dari Allah 
dan apabila ada kesalahan itu hanya dari diriku dan mohon maaf sebelumnya

  aku mulai dengan istilah tasawuf terlebih dahulu.
   
  Tasawuf adalah cara/jalan orang mendekatkan diri pada Allah.
   
  Yg jadi pertanyaan adalah gimana sebaik2 cara untuk mendekatkan diri pada 
Allah? yaitu dgn mengikuti contoh Rasulullah. But..andai orang membuat cara2 
baru untuk mendekatkan diri pada Allah dengan dalih ibadah (semua hal yg 
berhubungan dgn ibadah ritual, harusnya mencontoh Rasul dan bukan taqliq buta 
pada guru) dan bila orang mulai membuat cara2 mendekatkan diri pada Allah 
secara berjamaah dan diajarkan pula kepada murid2nya, maka dia akan terkena 
bunyi hadist. sbb.
   
  "Amma ba'du, sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah Kitabullah, dan
  sebaik2 petunjuk adalah petunjuk Rasulullah, serta seburuk2nya 
  adalah  perkara baru yg di buat2. dan setiap yg bid'ah itu adalah sesat"
  (HR.Muslim)
   
  yg salah adalah..membuat sunnah baru selain sunnah Rasul dan mengajarkannya. 
Sedangkan sunnah adalah kebiasaan Rasul, mulai dari perkataannya, perbuatannya, 
diamnya dan keinginannya yg belum tercapai dan diriwayatkan oleh para sahabat)
   
  yg ditanyakan adalah :
      
   Bagaimana caranya kita mengenal Allah ( Baik dari Af’al, Nama, Sifat, dan 
Zat ) 

   
  ==>>cara mengenal Allah yaitu dengan melihat semua hasil ciptaanNya secara 
nyata, maupun secara tertulis yg diberitakan dalam Al-Qur'an dan Hadist 
Rasulullah
    
   2. Bagaimana cara mendekatkan diri kepada Allah 
   
  ====>> cara mendekatkan diri pada Allah adalah spt cara Rasulullah 
mendekatkan dirinya pada Allah. Sunnah Rasulullah yaitu perbuatannya, 
perkataannya, diamnya dan keinginannya yg diriwayatkan oleh para sahabat. dan 
apabila seseorang mendekatkan diri pada Allah, tdk mengikuti cara Rasul, maka 
dia terkena hadist yaitu 
   
  "Barang siapa membuat-buat suatu yg baru dalam agama ini yg tidak
    berasal darinya, maka itu tertolak" (muttafaq'alaih)
   
  "barang siapa yg melakukan satu amalan yg tidak ada dalam agama kami
  ini, maka itu tertolak" (HR.Muslim)

   
  melakukan ibadah tdk cukup dgn perasaan saja, merasa benar, merasa baik, 
but..harus dengan ilmu. dan ilmu yg benar adalah kitabullah dan sunnah 
Rasulullah
   
   
  3. Bagiamana rasanya dekat dengan Allah 
   
  ===>>Merasa dekat dengan Allah, tidak menjamin Allah-pun "dekat" dengan kita? 
syarat untuk bisa mendekat pada Allah adalah mengikuti cara Rasulullah 
mendekatiNya. karena syarat amal di terima adalah ikhlas karena Allah dan 
mencontoh Rasulullah.
   
  merasa dekat dgn Allah bukan hanya pengakuan mulut dan bukan pada khayalan 
dalam angan2, tetapi ia harus disertai sikap mengikuti Rasulullah, melaksanakan 
petunjuknya dalam kehidupan, apalagi dalam hal yang menyangkut "ibadah 
sesungguhnya" MUTLAK harus mencontoh Rasulullah tanpa tawar menawar. Iman bukan 
sekedar kalimat yg diucapkan, bukan sekedar perasaan yg bergetar dalam hati dan 
bukan sekedar simbol2 yang dipasang, tapi iman adalah taat kepada Allah dan 
RasulNya. 
   
  4. Bagiamana caranya menyaksikan Allah (seperti yang telah tercantum dalam 
Alquran “ Apakah aku ini Tuhan mu dan mereka menjawab Ya saya menyaksikan “) 
   
  ===>> kalau ada orang yg berkata bahwa ia mampu melihat Allah dan mampu 
mengajarkan cara untuk melihat Allah, maka sesungguhnya orang itu sedang 
MEMBUAL dan BERDUSTA BESAR. karena Rasulullah yg diakui Allah sebagai 
kekasihNya pun tidak pernah melihatNya.
   
  "Dari Aisyah ra. katanya :"barang siapa mengira bahwa Muhammad melihat 
Tuhannya, sesungguhnya ia telah memasuki kesalahan yg besar. Hanya beliau 
melihat Jibril dalam rupa dan bentuk kejadiannya sebenarnya yg menutupi apa yg 
ada di tepi langit" (Bukhari Jilid III No. 1438)
   
  dan orang yg mengatakan mampu melihat Allah dan mampu mengajarkan cara untuk 
melihat Allah, sesungguhnya ia dalam KEBOHONGAN yg besar, karena Nabi Musa as. 
pun tidak mampu melihat Allah.
   
  (Al A'raaf : 143)" Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada 
waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, 
berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku 
dapat melihat kepada Engkau." Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup 
melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya 
(sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku." Tatkala Tuhannya 
menampakkan diri kepada gunung itu[565], dijadikannya gunung itu hancur luluh 
dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha 
Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama 
beriman." 

   
  5. Bagaimana rasanya Sholat Khusu’ 
   
  ===>> sesungguhnya perasaanya yg diterima oleh masing2 orang dalam melakukan 
sholat tentu berbeda2, sedang cara sholat khusyu adalah implementasi dari makna 
Ikhsan yaitu seolah2 kita melihat Allah atau merasa Allah sedang melihat kita, 
agar terkontrol diri dalam setiap gerak kita dalam melakukan apapun.
   
  kata seolah2 itu hanya merasa, berusaha, seakan2, dan bukan berarti kita 
mampu melihat Allah dengan arti yg sebenarnya.
   
  kalau aku boleh saran iman dan perbuatan baik atau buruk seseorang, tidak 
tergantung kepada iman dan perbuatan orang lain, walaupun antara suami dan 
istri, orang tua dan anak, apalagi hanya seseorang yg bukan tanggung jawab kita 
secara syar'i.
   
  yg benar sesungguhnya hanya datang dari Allah dan yg salah hanya dari diriku 
yg dhoif ini, mohon maaf sebelumnya.
   
   
  salam 
  hana
  
      
    st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }            
       
  Assalumalaikum
   
   saya mau bertanya nich
    
   Bagaimana caranya kita mengenal Allah ( Baik dari Af’al, Nama, Sifat, dan 
Zat )   
   Bagaimana cara mendekatkan diri kepada Allah   
   Bagiamana rasanya dekat dengan Allah   
   Bagiamana caranya menyaksikan Allah (seperti yang telah tercantum dalam 
Alquran “ Apakah aku ini Tuhan mu dan mereka menjawab Ya saya menyaksikan “)   
   Bagaimana rasanya Sholat Khusu’ 
   


                
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/zAINmC/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke