Maaf kl udah pernah dapet forward-an nya.
Cm mo sharing aja.....Semoga bermanfaat....
----- Forwarded by DWOcrew Jambi/UBPjambi on 25/09/2006 10:25 ----
Mengapa Islam Mengharamkan Babi (Terjemahan)
Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah dan babi dalam Islam,
diulas dari sudut pandang logika dan ilmu kesehatan. Semoga bermanfaat.
Disadur ke Bahasa Indonesia dari jurnalnya idan, yang diambil dari mhaniff.
Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan
mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut?
Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang
tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah yang
menggambarkan perbedaan antara keduanya.
Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?
Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa
analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari
uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi
kesehatan manusia.
Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia,
senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita
diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam
darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.
Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam
penyembelihan hewan dalam Islam.
Bob: Apa maksud anda?
Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha
Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan
urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.
Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan
darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.
Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirusak,
hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam
urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan
daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun;
hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.
Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim
melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang
terkait dengan babi?
Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkonsumsian babi,
bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8,
mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain
buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah
kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu."
Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di
leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi
alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan
layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini
dengan memiliki leher.
Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek
berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops,
ham, atau bacon.
Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam
penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan
penyakit berbahaya.
Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai
kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa
sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric
acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.
Mohon diteruskan kepada semua rekan Muslim dan Non-Muslim... Ini dapat
menjawab sebagian pertanyaan mereka, khususnya kala non-Muslim bertanya
mengapa ummat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.
Sumber: Ibrahim Ali Ahmad
(Isi diluar tanggung jawab penyadur)
===================================================================================
Why the Muslim can't eat pork
This was taken from Haniff's journal... and i wanna share it in my network...
Some explaination about Why the Muslim can't eat Pork or any pig or swine
based meat....
iDAN =)
Bob: Tell me why is it that a Muslim is very particular about the words Halal
and Haram; what do they mean?
Yunus: That which is permissible is termed Halal and that which is not
permissible is termed
Haram and it is the Quran which draws the distinction between the two.
Bob: Can you give me an example?
Yunus: Yes, Islam has prohibited blood of any type. You will agree that a
chemical analysis
of blood shows that it contains an abundance of uric acid, a chemical
substance which can be injurious to human health.
Bob: You're right about the toxic nature of uric acid, in the human being it
is excreted as a waste product and in fact we are told that 98% of the
body's uric acid is extracted from the blood by the kidneys and removed
through urination.
Yunus: Now I think that you'll appreciate the special prescribed method of
animal slaughter in Islam.
Bob: What do you mean?
Yunus: You see, the wielder of the knife, whilst taking the name of the
'Almighty', makes an incision through the jugular veins, leaving all other
veins and organs intact.
Bob: I see, this causes the death of the animal by a total loss of blood from
the body, rather than an injury to any vital organ.
Yunus: Yes, were the organs, example the heart, the liver, or the brain
crippled or damaged, the animal could die immediately and its blood would
congeal in its veins and would eventually permeate the flesh. This implies
that the animal flesh would be permeated and contaminated with uric acid
and therefore very poisonous; only today did our dietitians realize such
a thing.
Bob: Again, while on the topic of food; Why do Muslims condemn the eating of
pork or ham or any foods related to pigs or swine.
Yunus: Actually, apart from the Quran prohibiting the consumption of pork,
bacon(pig flesh); in
fact the Bible too in Leviticus chapter 11, verse 8, regarding swine it
says, "of their flesh (of the
swine, another name for pig) shall you not eat, and of their carcass you
shall not touch; they
are unclean to you."
Further, did you know that a pig cannot be slaughtered at the neck for it
does not have a neck; that is according to its natural anatomy. A Muslim
reasons that if the pig was to be slaughtered and fit for human
consumption the Creator would have provided it with a neck.
Nonetheless, all that aside, I am sure you are well informed about the
harmful effects of the
consumption of pork, in any form, be it pork chops,ham,bacon.
Bob: The medical science finds that there is a risk for various diseaseas the
pig is found to be a host for many parasites and potential diseases.
Yunus: Yes, even apart from that, as we talked about uric acid content in the
blood, it is important to note that the pig's biochemistry excretes only
2% of its total uric acid content, the remaining 98% remains as an
integral part of the body.
Please forward to all your Muslim and Non- muslim friends.. it may answer
some of their questions especially when the non-Muslim ask why a Muslim
don't eat pork
Source: Ibrahim Ali Ahmad
Scanned with SAV Domino 3.0 and Qmail-Scanners 1.23
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/