Ada kabar baik di Bursa Efek Jakarta pada awal tahun ini. IHSG naik drastis sampai di atas level 1800. Bahkan dikabarkan terbaik ketiga di dunia.
Namun ketika Januari masih belum merangkak ke Pebruari, IHSG dihajar habis-habisan selama lebih 3 hari dan menurun tajam. Sampai Kamis kemarin, setelah sempat turun tajam di pagi hari, sore harinya ditutup menipis. Turun hanya 0-,381% dan berada di level 1703,844. Jum'at hari ini, indeks di regional menunjukkan performa bagus dan rata rata naik. E-Bursa.com bahkan memberitakan IHSG hari ini akan menguat. Tapi yang terjadi pada Jum'at hari ini, IHSGdi BEJ benar-benar dihajar lagi. Banyak pelaku asing menjual saham-saham mereka dan indeks mel;orot tajam hingga ke level1.6046,735 pada pkl 10.43 WIB. Bahkan salah satu saham blue chip berkode PGAS yang sempat bertengger diatas Rp. 11.000 persaham 2 pekan lalu kini diperjual belikan pada harga Rp. 7.400 perlembar saham Ada apa dengan IHSG kita ??? Benarkah seperti yang dikatakan Pak Boediono, belum lama ini, bahwa ini gejala yang wajar-wajar saja ?? MOD: Saya baca koran pagi ini, Pak Wawan salah seorang direktur BEJ meninggal dunia. Usianya masih di bawah 50 tahun.
