Forum Diskusi Wartawan Telekomunikasi Indonesia (FDWTI) Menggelar
Apakah mungkin tarif telepon dapat ditekan lebih murah lagi sehingga
terjangkau oleh masyarakat Indonesia yang penghasilannya masih rendah?
Forum Diskusi Wartawan Telekomunikasi Indonesia (FDWTI) Bandung akan
menggelar Seminar Nasional Kamis 15 Maret 2007 di Panghegar Hotel
Bandung. Seminar akan dibuka Dirjen POSTEL Basuki Yusuf, membahas
Tarif dan Interkoneksi Jasa Telepon Di Indonesia, mahalkah atau
sebaliknya? selanjutnya session kedua mengupas tentang Hubungan
Lembaga dan PERS. Bagaimana jika ada pemberitaan yang merugikan baik
secara pribadi, lembaga atau instansi. "Jika Timbul masalah
pemberitaan di media yang merugikan baik pribadi ataupun instansi, apa
yang harus dilakukan"?, kata Ketua Panitia Pelaksana Jan Pieter H
Sitompul yang akrab dipanggil JPH yang juga wartawan Sinar Indonesia
Baru (SIB) di Bandung Jumat lalu.
Pembicara antara lain Drs. Eddy Kurnia (V.P MarCOMM PT Telkom.Tbk),
Tarif Jastel Di Indonesia dibahas oleh Badan Regulasi Telekomunikasi
Indonesia (BRTI), ada juga DR. Ir Armen Z Langi (ITB, DR Ir Yusep
Hermansyah (ITB), Husna Zahir (Ketua YLKI) Ir. Alex J Sinaga M.Sc.
Sementara untuk Session Hubungan Lembaga dan PERS, akan dibahas oleh
Bambang Harymurti (Dewan PERS) dan US. Tiarsa (Ketua PWI-JABAR)
Undangan dapat diperoleh diSekretariat Panitia Seminar Nasional
JASTEL-PERS Indonesia Rp 500.000 (Seminar Kits,Makan siang,Coffe break
2x dan Sertifikat)
Jl. Japati No 1 Bandung Telepon 022-4521410 atau HP 081320309895 (JPH)
atau 085220348999 (AkmaL)  

Kirim email ke