Rakyat pintar negeri maju! Tetapi kalau rakyat pintar berarti mereka tidak mudah ditipu. Dan juga bila rakyat tidak mudah ditipu berarti bisa mendatangkan malapetaka bagi penguasa, sebab rejeki penipuan seperti korupsi, manipulasi pemilikan akan bisa hilang. Jadi supaya rejeki pendapatan tetap nomplok, maka rakyat harus dihalangi untuk tidak bisa pintar. Antara lain caranya yang paling mudah ialah pendidikan dipersulit bagi kebanyakan anggota masyarakat dengan dibebani pembayaran diluar kemampuan mereka. Sasarannya pendidikan dikaburkan.Mutu pendidikan tidak perlu dipertinggi standardnya
Lembaga pendidikan adalah badan pengeruk laba dan bukan investasi jangka panjang bermaksud peningkatan kecerdasan sebagai landasan mutu kehidupan yang memada. Selain itu perlu para murid perlu dicekokin dengan mantra-mantra ninabobo langit biru berdebu gurun pasir. Dengan begitu saluran rejeki berkat Illahi kepada penguasa tetap bisa terjamin terus mengalir ke kantong, contohnya seperti ada itu penguasa yang uangnya begitu banyak sampai harus ditaruh di ember di toilet. Keliru? ----- Original Message ----- From: Leo TOBING To: [email protected] Sent: Sunday, March 25, 2007 8:58 PM Subject: RE: [mediacare] Indonesia Lebih Butuh Pemimpin Bermoral saya pikir ... indonesia bukan memerlukan pemimpin yg bermoral ... indonesia memerlukan rakyat yang berani dan memiliki jiwa kepemimpinan ... serta mau berkorban demi kebenaran. rakyat indonesia sekarang ini masih mudah diadu domba oleh pemimpinnya ... sehingga lupa memberikan pengawasan yg baik bagi pemimpinnya. contoh: ada pemimpin eksekutif yg juga mau memiliki kekuasaan dibidang legislatif dan ... terakhir ini mau memiliki kekuasaan yudikatif ... kalau penguasa juga sudah memiliki 3 kekuasaan yang terbagi hanya 3 itu ... bisa apa rakyatnya? semua orang ... ketika menjadi pemimpin ... selalu bertendensi untuk meningkatkan/meluaskan kekuasaannya ... dan rakyatnya diam saja ... Regards, LEO TOBING ------------------- NO PEACE WITHOUT JUSTICE! ---------------------------------------------------------------------------- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sunny Sent: Sunday, March 25, 2007 11:09 PM To: [email protected] Subject: Re: [mediacare] Indonesia Lebih Butuh Pemimpin Bermoral Antara gelar pendidikan tinggi dan moral adalah dua hal yang berbeda, tetapi tentu sekali sangat bagus apabila orang berpindidikan tinggi juga bermoral baik. Untuk mendapat kenyataan demikian diantara penguasa negara Indonesia tidak begitu mudah ditemukan. Malah yang seharus menjadi contoh sesaui wahyu-wahyu sang mahadil di langit nan biru malah memberikan gambar terbalik, contoh yang paling nyata ialah mantan Menteri Agama, Said Agil Husen Al Munawar, bertitel pendidikan tinggi, dari pendidikannya adalah Saudia Arabia atau yang lazim dikenal dalam ucapan kaum penganut ilmu surgawi sebagai tanah suci, sekalipun demikian beliau menyikat [korupsi] Rp 50 milyar masuk kantung pribadi. Dalam katagori pendidikan tinggi tentunya termasuk pula akademi kemiliteran dan kepolisian. Berapa banyak jenderal polisi dan militer yang tidak korupsi? Jadi gelar berpendidikan tinggi bukan jaminan bermoral baik belum tentu juga pengurus dan pengatur [manager] yang baik. ----- Original Message ----- From: judithms lubis To: [email protected] Sent: Sunday, March 25, 2007 2:57 PM Subject: Re: [mediacare] Indonesia Lebih Butuh Pemimpin Bermoral apakah gelar sarjana itu menjamin moral seseorang menjadi baik dan mampu jadi pemimpin ? jms ' be legal ' ----- Original Message ----- From: Leo TOBING To: [email protected] Sent: Sunday, March 25, 2007 1:43 PM Subject: RE: [mediacare] Indonesia Lebih Butuh Pemimpin Bermoral parameter-nya bahwa seseorang bermoral itu bagaimana, ya? apakah orang yg tidak pernah dipidana sudah dapat dinyatakan sebagai orang yang bermoral? (terbukti tak pernah memiliki permasalahan hukum). lalu ... bagaimana dengan calon pemimpin yg pernah dipidana? apakah ada kesempatan untuk menjadi pemimpin lagi? Regards, LEO TOBING ------------------- NO PEACE WITHOUT JUSTICE! ---------------------------------------------------------------------- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sunny Sent: Saturday, March 24, 2007 8:26 PM To: Undisclosed-Recipient:; Subject: [mediacare] Indonesia Lebih Butuh Pemimpin Bermoral http://www.suarapembaruan.com/News/2007/03/24/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY Soal Capres Sarjana Indonesia Lebih Butuh Pemimpin Bermoral ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.446 / Virus Database: 268.18.18/733 - Release Date: 3/25/2007 11:07 AM
