Orang sering melihat ke belakang sehingga konsentrasi dia melangkahkan kaki ke depan jadi kurang fokus Dianalogikan dengan supir yang mengemudi, kalo dia terganggu untuk sedikit2 menoleh ke belakang maka dia cepat atau lambat akan berakhir di rumah sakit atau kuburan Demikian pula dengan para penumpang, terlalu sering menoleh ke belakang memacu rasa mual dan pengen muntah, makanya mengapa tempat duduk penumpang selalu mengarah ke depan atau ke samping dengan akses memutar kepala sd 45 derajat untuk melihat arah di depan
Yah demikianlah hidup ini, ada sejarah masa sekarang masa depan Memang disadari objektifitas sejarah Indonesia patut dipilah2 ditata dan di atur ulang dengan baik dan profesional Bukan berhenti sd mempertanyakan saja, tetapi melakukan penelitian2 tentang hal tersebut Dan buat kita2 yang bukan ahli sejarah mengapa harus bingung? Semasih mereka para ahli sejarah tsb mendaurulang data sejarah, yakini apa yang kita yakini. Ajarkan kepada anak kita apa yang kita yakini. Bila tidak ada keyakinan, ngga usah pura2 yakin dan show kepintaran. Diam dan mempersilakan mereka belajar sendiri. Bila anak kita bertanya.....pa/ma....G30S PKI itu apa dan bagaimana? Penjajahan Belanda itu benar ada ato tidak? RA Kartini itu kok bisa jadi pahlawan nasional, bla bla bla.... Bagaimana sikap anda menjawab adalah mencerminkan cara anda melihat masa lalu, menjalani masa sekarang dan mengangankan masa depan. Buat saya, ngapain pusing2? beachboy ----- Original Message ---- From: Akhmad Asaad <[EMAIL PROTECTED]> To: B.DORPI P. <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, March 26, 2007 6:10:48 PM Subject: [mediacare] Sejarah yang Bikin Bingung "B.DORPI P." <[EMAIL PROTECTED] m.com> wrote: http://www.suarapem baruan.com/ News/2007/ 03/25/index. html 22 Maret 2007 Sejarah yang Bikin Bingung Judul buku: Seabad Kontroversi Sejarah Penulis: Asvi Warman Adam Penerbit: Ombak Cetakan: Maret 2007 Tebal: ix + 180 halaman Beberapa saat setelah Orde Baru berakhir bermunculan gugatan masyarakat terhadap sejarah (versi pemerintah). Buku-buku baru diluncurkan. Sejarah pun jadi polemik. Buku ini menawarkan tipologi kontroversi sejarah Indonesia yang disebabkan oleh fakta (dan interpretasi) yang tidak tepat, tidak lengkap, dan tidak jelas. Contoh kategori pertama, benarkah Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun? Prof Mr Gertrudes Johan Resink (1911-1997) membantah pernyataan tersebut. Termasuk dalam kategori pertama adalah sejarah yang berhubungan dengan mantan Presiden Soeharto. Selama ini PKI ditulis menyatu dengan Gerakan 30 September (G30S), seakan partai tersebut dalang tunggal dari percobaan kudeta 1965. Padahal versi lain tentang adanya keterlibatan militer, Sukarno, Soeharto, bahkan unsur asing (CIA dan lain-lain). Malah belakangan muncul versi baru yang melihat peristiwa dari 30 September 1965 sampai 11 Maret 1966 sebagai suatu kesatuan dan disebut "kudeta merangkak". Kategori kedua antara lain menyangkut Budi Utomo yang kelahirannya 20 Mei 1908 diperingati Hari Kebangkitan Nasional. Terdapat kritik terhadap organisasi ini yang dinilai bersifat kedaerahan (Jawa). Kategori ketiga adalah hal-hal yang tidak jelas dalam sejarah Indonesia. Contohnya mengenai naskah asli surat Supersemar, Peristiwa Malari (11 Januari) 1974. Buku ini bisa dijadikan salah satu pegangan bagi guru dn siswa serta masyarakat yang selama Orde Baru telah menjadi korban rekayasa sejarah rezim penguasa. Selama ini publik menjadi bingung karena begitu banyak peristiwa yang kabur atau dikaburkan. [R-8] The all-new Yahoo! Mail goes wherever you go - free your email address from your Internet provider. ____________________________________________________________________________________ No need to miss a message. Get email on-the-go with Yahoo! Mail for Mobile. Get started. http://mobile.yahoo.com/mail
