DIRGAHAYU KOPASSUS!!! Semoga bertambah jaya dan sejahtera, serta menjadi satuan yang semakin dicintai rakyat!
KOMANDO! Wassalam, yhg. --------------- http://www.jurnalnasional.com/new2/?KR=BreakNews&NID=26713 Kopassus Harus Peka Ancaman Jakarta Senin, 16 April 2007 21 :30 WIB Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso meminta jajaran Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk tetap meningkatkan profesionalisme, kepekaan dan kepeduliannya dalam menghadapi setiap ancaman dan gangguan yang dapat menggoyahkan persatuan dan kesatuan. Pesan ini disampaikan KSAD pada HUT Kopassus Ke-55 di Cijantung, Jakarta, Senin (16/4). KSAD menjelaskan, setiap ancaman dan gangguan yang dapat membahayakan keselamatan bangsa dan negara, kecepatan gerak ke seluruh wilayah nusantara, kesiagaan, dan keunggulan daya tempur yang menjadi ciri utama Kopassus, mutlak harus dipenuhi. "Kewaspadaan dan semangat juang tidak boleh kendur, kesiapan satuan dan kesiagaan dalam bertindak harus selalu terpelihara, sehingga menjadi tekad serta komitmen seluruh prajurit Kopassus," ujarnya. Meski anggaran dalam pemenuhan alat utama sistem senjata (alutsista) dari pemerintah sangat minim, Kopassus tetap mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Alasannya, pembangunan kekuatan alutsista bukan merupakan satu-satunya faktor utama dalam menjalankan tugas. "Yang paling utama adalah manusianya, yakni pemimpinan dan prajurit. Doktrin, kekuatan non fisiknya, moral, disiplin, semangat, dan militansi sangat tinggi, keberadaan alutsista tidak menjadi signifikasn," papar KSAD. Dengan keadaan ini, dia mengingatkan agar para prajurit tetap menjaga kehormatan, kepercayaan serta pengakuan terhadap kemampuan dan profesionalistas yang dimiliki Korps Baret Merah. Mereka harus tetap berlatih dan belajar. "Hanya dengan berlatih dan belajar, kemampuan dan keterampilan yang dimiliki dapat ditingkatkan, sehingga Kopassus akan dapat menjaga citranya sebagai pasukan elit yang tidak pernah kalah dan tidak boleh kalah," ucapnya. Sementara itu, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Rasyid Qurnaen Aquary mengatakan, dalam menghadapi ancaman terorisme, Kopassus selalu siap siaga untuk dimintai pertolongan kepolisian. Namun, sejauh ini peran Koppassus belum diperlukan, karena terorisme yang ada bisa ditangani kepolisian. Meski diingat, keberhasilan ini tidak terlepas dari bantuan masyarakat dan TNI dalam memberikan informasi. "Kopassus baru turun jika ancaman yang terjadi sudah mengancam kedaulatan RI secara keseluruhan," jelas Rasyid. HUT Kopassus ke 55 di Mako Kopassus Cijantung Jakarta Timur, diperingati secara sederhana dan dihadiri para mantan Danjen Kopassus diantaranya Faisal Tanjung, Sintong Panjaitan, Wismoyo Arismunandar, Agum Gumelar dan Prabowo Subianto. (Adhitya C Utama/Jurnas) ©2006 Jurnal Nasional
