Saya jadi teringat film - film Indonesia menjelang masa surutnya beberapa waktu yang silam. Umumnya film - film ini menayangkan adegan vulgar, porno, dan cerita persilatan atau mistik yang gak jelas.
Indosiat, akhir akhir ini juga sepertinya sudah menayangkan sinetron yang aneh, keceplosan gambar vulgar, dan news yang kurang kuat. Semoga ini bukan tanda - tanda kejatuhan Indosiar.. ramon asisa ----- Pesan Asli ---- Dari: bursakritik <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Selasa, 15 Mei, 2007 9:42:05 Topik: [mediacare] Re: TV Indosiar Vulgar Persoalan "tayangan sensual" rasanya sulit untuk diukur tapal batasnya. Namun, dari kacamata jurnalistik. ...INDOSIAR juga pernah "keseleo". Nara sumber yang konon seorang PSK terlihat wajahnya di layar kaca. Lihat sekelumit review-nya di bawah ini. HITAMPUTIH Indosiar, Antara Kecerobohan Atau Kesengajaan ? Posted by bursakritik on January 22nd, 2007 Jakarta, 16/1/07 Sedikit terhenyak saat memindah channel televisi pada Senin (15/1). Saat itu, sekitar pukul 23.30 WIB, BK memindah saluran televisi ke channel Indosiar. Wow, sebuah tayangan HITAMPUTIH yang mengurai fragmen kehidupan jalanan para supir truk yang kerap mengumbar syahwat. Sejumlah shoot screen memperlihatkan warung-warung tepian jalan dengan kilasan bayang-bayang wanita cantik bertubuh seksi. Dalam beberapa adegan, tersembul suatu "pesan" bahwa tak semua sopir truk mempunyai kebiasaan mengumbar syahwat di jalan. Sementara pada titik lain, juga tersingkap suatu "pengakuan" wanita yang kerap menjadi ajang pelampiasan syahwat dengan satu alasan, faktor ekonomi. Tayangan itu sah-sah saja. Cukup menarik untuk membuka mata komponen bangsa tentang mekanisme sebab akibat mengguritanya berbagai penyakit sosial masyarakat. Namun sayangnya Indosiar begitu ceroboh. Satu adegan "pengakuan" seorang wanita yang terpaksa menggadaikan harga dirinya telah menorehkan noktah hitam pada putihnya lembaran etika jurnalistik. Sang wanita yang seringkali mendapat predikat Pekerja Seks Komersial (PSK) itu menjadi tak terlindungi identitasnya. Memang Indosiar mencantumkan nama samaran. Namun, wajah sang wanita malang itu jelas-jelas terlihat di layar kaca. Entah ini suatu kebetulan dari embrio kecerobohan atau kesengajaan tim kreatif HITAMPUTIH dalam mendudukkan posisi pria dan wanita pada lingkaran fenomena praktik prostitusi. (BK) --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, "M. Irwan Hrp" <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote: > > Dear All, > > Sekedar meneruskan info. > Ada yang sangat keberatan dengan acara TV Indosiar > Semoga TV-TV di Indonesia, khususnya Indosiar lebih berhati-hati menayangkan > acara TV-nya > > > ---------- Forwarded message ---------- > From: zpontoh <> > Date: May 15, 2007 1:38 PM > Subject: [Itb] TV Indosiar Vulgar > > > > Salam **, > Barusan siang tadi, sekitar jam 12:20-12:25 (Selasa 15 Mei 2007), ada acara > di > TV Indosiar yang menyiarkan "reportase" hal seorang wanita penyanyi dangdut > di > suatu tempat (kampung?) yang bernyanyi dangdut sambil laki-laki menyelipkan > Rupiah ke dalam blouse-TankTop- nya (yang seperti singlet laki-laki) dari > bagian atas, maaf, buah-dadanya! Ini adegan disiarkan 2-3 kali dan jelas > sekali "TIDAK MENDIDIK" ke pemirsa seantero Indonesia! Adegan penyelipan > uang > Rupiah ke buah-dada si penyanyi wanita itu seharusnya disensor oleh Editor > Penyiaran TV Indosiar! Apa motifnya Indosiar sehingga menyiarkan adegan > seronok ini di siang hari bolong Republik Indonesia? Kami dosen-dosen ITB > yang > sedang makan siang di Lantai-4 Labtek-IXA dan melihat Indosiar menyiarkan > adegan vulgar itu hanya bisa terperanjat dan menyayangkan penyiaran > tersebut! > &salam, > Z.Pontoh > ________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/
