Kemarin adalah Hari dimana lahirnya Putra sang Fajar, begitu deadline acara di Tran 7 kemarin. Cerita yang diawali dengan tema sosok Soekarno ini ditutup dengan konfrontasi Militer dan PKI. Pagi ini saya menyaksikan film anak-anak AVATAR. Dimana dia berhasil mendamaikan dua suku yang sudah bermusuhan ratusan tahun, walaupun dengan cara "berbohong". Kemarin, juga Pemerintahan SBY di tuduh Bermuka dua dan tidak punya gigi, karena tidak bisa bersikap tegas terhadap 5 kekuatan Dewan keamanan yang meresolusi Proyek nuklir Pemerintah Iran. Sekarang Jakarta makin Panas, isu kepemimpinan Alternatif bergemuruh dijakarta dan perlu selayaknya didukung. Secara politik PKB memanfaatkan momentum karena kekosongan politik disisi lingkungan. Apalagi PKB sudah jauh-jauh hari mengumumkan dirinya sebagai Partai Hijau. Memang Jakarta banyak PR yang harus diselesaikan dan bukan hanya yang berwawasan otonomi tok. Masalah lingkungan tidak bisa di selesaikan secara otonomi. Siapa yang bisa menyeselaikan masalah banjir dan meneruskan proyek lingkungan dialah seharusnya yang memimpin DKI. Hari ini semua bicara pemimpin yang ideal. Yang punya Visi dan misi yang jelas, kebangsaan dan cinta tanah air. Diluar hanya kepentingan ekonomi dan politik semata. Adakah kepentingan yang lebih dari itu. Semua masih Proses di negeri ini. Karena setelah reformsi bergulir, Max line berkata bahwa pekerjaan belum selesai. Apakah itu? Mari kita cari pemimpin yang bisa menjelaskan semua itu. Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! ________________________________________________________________________ Check Out the new free AIM(R) Mail -- 2 GB of storage and industry-leading spam and email virus protection.
