Lha ya itu,
dengen adanya Orang itu gak miskin lagi
(tadinya mungkin nyopet / njambret),
trus jadi orang baik2 karena mungkin punya usaha lain,
jualan rokok, jualan snack.
mustinya sih mempengaruhi statistik,
kejahatan jadi menurun tho ?

---

Kalau dalam software simulasi game,
misalnya tentang penataan kota,
termasuk penataan kota jaman Romawi , Mesir, dll,
semakin tinggi kemiskinan,
(kota semakin miskin,
pajak meningkat),
berkorelasi langsung ke tingkat kemiskinan, kebakaran, dll.

Dengan penurunan tingkat kemiskinan,
mungkin diimbangin menurunnya tingkat kejahatan.
---

Seperti kata mbak Fau, masalah data Proxy,
menurut saya ada kemungkinan korelasi  antara Kemiskinan - Kejahatan.

Pada tanggal 11/07/07, RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

>  Mungkin nggak gini ya mas, orang yang kemarin miskin itu, dan kini
>  tidak (terlalu) miskin lagi, hingga gak masuk statistik orang miskin
>  lagi, orang yang baik baik, gak pernah ngrampok dan njambret. Jadi
>  hilangnya mereka dari statistik orang miskin, tak mempengaruhi
>  statistik orang jahat? nyambung nggak ya?
>
>  Salam
>
>  Danardono
>
>
>              



-- 
Salam Revolusi IT Indonesia !!!!

Alpha Bagus Sunggono
------------------------------------------------------
http://bagusalfa(dot)blogspot(dot)com

Kirim email ke