Bismillah... HeHeHe...... , sepertinya ente belum bisa memahami omongan ana. Allahu Yahdik.
Ana jelaskan lagi........ supaya anta faham. Sebelumnya ana ucapkan terima kasih karena anda telah mempercayakan milis yang membawa nama "mediasalafy" ini (dan juga web serta forumnya - yang sebetulnya tidak pernah ana minta) kepada ana. Ana katakan.......... ALHAMDULILLAH...... Perlu ana jelaskan lagi bahwa hal ini bermula dari seringnya anda meng-aprov pengumuman kajian-kajian hizbi semisal abdul hakim abdad dan sebagainya, dimana dia ini terkenal banyak penyimpangannya dalam hal manhaj. Silahkan Anda menanyakan perihal dia ini kepada Ustadz. Adapun yang ana harapkan sebelumnya bahwasanya milis ini dapat dijadikan sumber informasi-informasi praktis dari Ma'had Ihya Us Sunnah bagi murid-murid ustadz Ja'far dan seluruh masyarakat pada umumnya. Tapi yang ana liat, semakin hari.. milis yang anda kelola ini bukannya malah memberantas syubhat tapi malah banyak menimbulkan syubhat dan fitnah terhadap Ma'had ihya' "us Sunnah dan terhadap Ustadz Ja'far. Ini ana lihat karena ketidakseriusan anda dalm berdakwah dan ketidakjelian anda di dalam meng-aprov isi email-email yang "ingin" masuk / nampang di milis ini. Hal ini terbukti dari perkataan- perkataan anda ketika menjawab sindiran-sindiran ana. Dan terus terang ana tambah tidak bersimpatik pada anda pada saat ini ketika anda mengatakan secara eksplisit bahwasanya ana bertaqlid terhadap kesalahan-kesalahan yang ustadz lakukan, tetapi ketika ana katakan "Kesalahan Ustadz yang mana yang ana taklid-i...." ente BUNGKAM. Dan ana tambah "garang" ketika melihat ente tetap berbuat sesuai nafsu ente atau dengan kata lain tetap mengaprov kajian- kajian hizbi..., padahal sebelumnya ana telah katakan bahwa itu menimbulkan fitnah bagi ustadz dan sebaiknya anda berkonsultasi dulu dengan ustadz tentang hal ini... tapi dengan SOMBONGnya anda tidak mau mengindahkan nasehat tersebut... sehingga bila fitnah ini tidak segera di hentikan.... anda akan semakin menjadi-jadi membela hizbiyun dengan memelintir kata-kata "ustadz Ja'far", dan anda telah berani melakukan hal tersebut, seperti dimana anda "berlindung" di bawah perkataan Ustadz Ja'far bahwasanya ustadz mengatakan semua majelis ilmu yang mempelajari sunnah itu adalah ahlus sunnah.., tapi anda tidak mau menjelaskan bahwasanya yang manakah termasuk majelis- majelis ahlul bid'ah.. karena ahlul bid'ah juga mengajarkan sunnah..... (dengan hawa nafsunya), dari sini ana melihat bahwasanya anda ingin menggiring para peserta milis bahwa ustadz ja'far sama seperti abdul hakim abdad...., dan ana melihat anda sangat mengagungkan mereka dengan cara meng-aprov kajian-kajian mereka di "dalam rumah" (milis) ustadz ana. Itu yang pertama.. Yang kedua... Ana melihat anda tersinggung ketika ana mengkritik anda dengan mengatakan bahwasanya kenapa situs mediasalafy hanya dibiarkan begitu saja dan itu sama saja dengan menghambur-hamburkan uang ustadz Ja'far (mubazir) , padahal bila digunakan untuk berdakwah.. tentu pasti banyak manfaatnya. Tetapi apa jawaban anda pada saat itu...., anda beralasan bahwa "hanya" akh Yudi yang sudah bersusah payah mengerjakan situs tersebut atau dengan kata lain itu adalah tanggung jawab akh Yudi.... padahal.. anda termasuk dalam Team Mediasalafy.com, dan ana yakin anda dapat juga membantu akh Yudi untuk membuatnya seandainya dia berhalangan atau sedikit terhambat dalm membuatnya.., lalu kenapa anda yang tergabung dalam mediasalafy.com seolah-olah ingin melepaskan tanggung jawab anda?. Anda pernah mengatakan bahwa tugas anda hanya memonitoring 24 jam website dan forum mediasalafy, lalu kenapa ketika masuk tulisan syubhat di forum anda tidak segera menghapusnya? dan juga pernah website dalam keadaan habis di "crack" oleh seseorang, anda dalam keadaan tidak mengetahuinya? baru setelah beberapa hari kemudian anda baru mengetahuinya. Kenapa ana malah lebih banyak mengetahuinya? karena dulu hampir setiap hari ana main internet dan ana selalu buka situs mediasalafy.com, jadi ana tau apakah saat itu situs kita itu memang "dibiarkan" atau di "monitoring" selama "24 jam". Yang Ketiga..., Ana juga melihat anda tersinggung bahwa ana mengatakan anda seorang yang pemalas dan lebih mementingkan dunia (urusan pribadi) anda daripada berdakwah, padahal apa yang ana katakan ini ada dasarnya. sebagai contohnya ketika ana lihat bahwa anda sangat bangga ketika dapat menyelesaikan "distro linux" dan situs "b-corp" anda daripada situs web mediasalafy.com, dimana ana yakin membuat situs web mediasalafy.com itu bagi anda lebih gampang daripada "distro linux" yang anda buat itu, lalu kenapa anda tidak mau meluangkan waktu untuk membuatnya? Yang Keempat..., Anda tersinggung ketika ana katakan situs "salafy.uii-jogja.net" itu adalah situs gratisan..., padahal menurut ana memang itu termasuk gratisan. Situs uii-jogja.net itu dikelola dibawah naungan oleh Universitas Islam Indonesia, dan itu termasuk salah satu situs resmi UII.., embel-embel "salafy" yang buat dari domain uii.jogja.net itu diakui ga oleh pihak Universitas bila itu bukan termasuk gratisan? Disetujui ga? SK nya mana? siapa yang menandatangi dan mengesahkannya? bila tidak ada, berarti anda telah menyalahgunakan fasilitas kampus TANPA IZIN terlebih dahulu kepada "yang punya situs" untuk kepentingan anda, apakah mereka ikhlas ketika anda dengan seenaknya nebeng disitus uii-jogja.net dan menggunakan fasilitas kampus untuk kepentingan pribadi.., dan menurutmu apa itu hukumnya? bukankah itu sama saja dengan maling (kalo tidak mau dikatakan gratisan)? Ingat... tujuan yang ma'ruf harus dengan cara yang ma'ruf... bukan dengan cara yang tidak halal. Begitupun ana tanya ketika anda menggunakan pulsa telepon pondok guna conect ke internet, apakah anda sepenuhnya menggunakan fasilitas conect tersebut untuk keperluan pondok atau untuk keperluan pribadi anda? Ingat fer..., dulu kamar tidur ana sewaktu di pondok di samping ruangan mediasalafy.com, jadi ana tau persis apa yang anda lakukan dan juga ana -sedikit banyak- telah tahu seberapa besar perbandingannya, dimana ketika anda pergunakan pulsa telepon pondok yang benar-benar untuk kepentingan dakwah dan untuk kepentingan pribadi, sudahkan anda izin ke ustadz untuk "kepentingan pribadi" itu? dan jawab dengan jujur pada diri anda sendiri..., apakah lebih banyak anda gunakan untuk kepentingan pribadi ataukah untuk kepentingan pondok? wallahu musta'an... Dan perlu anda ketahui.... urusan web dan forum.. ana tidak pernah memintanya........, adapun MILIS memang IYA. Khusus untuk forum......, ana pernah menasehatkan agar anda mengkolsultasikannya kepada Ustadz Ja'far... bila ada tulisan atau pertanyaan untuk beliau, biar beliau saja yang menjawab.., dan jangan sampai kita juga lancang ikut menjawabnya, apalagi sampai memberikan link ke situs-situs hizbiyyah.. dan telah jelas bahwa pertanyaan yang ada di forum tersebut tertuju untuk beliau.. bukan KITA. SATU hal lagi... bila memang benar anda ikhlas menyerahkan tanggung jawab milis kepada ana, lalu kenapa Anda hanya menjadikan ana sebagai MODERATORnya.. tidak menjadikan ana sebagai OWNERnya, KENAPA anda mengekang ruang gerak ana agar ana dapat mengelola milis dengan sepenuhnya? pertanyaan ana... IKHLASkah ANDA?, bila ikhlas... ana minta anda segera menjadikan ana owner milis ini... bukan hanya sekedar moderator.. agar ana bisa mengakses semuanya. Dan perlu anda ketahui lagi... kenapa ana sepertinya membongkar "aib" anda di internet...., itu karena ANDA sendiri... pemahaman anda telah tersebar luas di milis ini dan dapat merusakkan dakwah salafiyyah dan nama baik ustadz ana. Sekali lagi ana katakan... Kelak..., ana akan adukan perihal watak dan pemikiran anda di hadapan ustadz Ja'far bila anda tidak segera berubah... (dan ana harap anda juga ada disana.., tidak melarikan diri dari hadapan ustadz) agar kita sama-sama tahu apa yang akan ustadz Ja'far nasehatkan kepada kita. Allahu musta'an. Ana tunggu kabar secepatnya bahwa ana sudah menjadi owner milis ini. -zacky- --- In [email protected], "rateeh_muslimah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Seep. Btw untuk masalah web silahkan antum hubungi Mas Yusuf berikut > no hp nya : > > 08156548296 > 08158827691 > > Sekarang tanggung jawab milis, web dan forum antum yang pegang. Ana > yakin antum lebih baik dari kami dalam mengelola. Oh ya > salafy.uii-jogja.net bukan situs gratisan. Kalo memang itu situs > gratisan silakan antum buat 1 buah aja sub domain di bawah > uii-jogja.net. Aku tunggu kabarnya > > > --- In [email protected], "mzackyf" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > :) fer.. fer... (ana geleng-geleng kepala liat tingkah ente). ana > > bukannya baru dalam hal milis. Moderator itu bisa di ganti.. begitu > > owner milis bisa diganti ke email yanbg lain... Kenapa ente > > mempertahankan nick name yang "dusta". Yang bener aja fer.. > > > > Gimana..? katanya mau menjadikan ana owner milis..? kok ga mau? ana > > siap kok daripada ente banyak menimbulkan syubhat di milis ini. > > > > Eh.... ana tunggu. > > > > --- In [email protected], "rateeh_muslimah" > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Mungkin hal masalah nick tidak perlu dibesar-besarkan, karena awal > > > mula ana memakai nick ini untuk membuat milis mediasalafy baru > > > percobaan dan ternyata banyak yang ikut milis ini. Makanya itu > > supaya > > > tidak menimbulkan fitnah ana hanya menggunakan nick ini untuk > > membuka > > > milis. Jadi afwan kalo ada yang salah sangka. > > > > > > > > > --- In [email protected], La Adri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh > > > > > > > > tidak sepatutnya ustadz zacky membuka rahasia seorang ikhwan. ana > > > yakin ada hal2 tertentu/alasan mengapa ustadz ferry memakai nama > > email > > > wanita. dan tidak perlu dijelaskan. > > > > > > > > bagaimana ustadz zacky, ana membutuhkan MP3 kajian ustadz ja'far > > dan > > > artikel2/transkip tulisan beliau. ana cuma punya satu "berbuat > > adillah > > > wahai salafiyyin", naahh...sebaiknya antum membca artikel tersebut > > > agar antum bisa adil dengan ulama salafy lain seperti ustadz hakim. > > > ana belum pernah menghadiri muhadharah kajian beliau. di Bks Timur > > > tidak ana temukan bukunya, kasetnya, majalahnya, dan sebagainya. > > kirim > > > ke [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > Muhammad Zacky Fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > Bismillah > > > > > > > > > > > > > > > > Sedikit mengoreksi.... > > > > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], Muhammad Zacky Fajar > > > > > > > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > > Bismillahirrohmanirrohim > > > > > > > > > Ba'da tahmid wa shalawat, > > > > > > > > > Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh.. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > La Adri At Tilmidzi > > > > > > > > Umar bin Abdul Aziz berkata : > > > > > > > > "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu (Salafus Shalih) itu > > > berhenti di atas dasar ilmu dengan bashirah yang tajam (menembus) > > > mereka, menahan (dirinya), dan mereka lebih mampu dalam membahas > > > sesuatu jika mereka ingin membahasnya." (Bayan Fadlli Ilmis Salaf > > 38) > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > Discover Yahoo! > > > > Use Yahoo! to plan a weekend, have fun online & more. Check it > > out! Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mediasalafy/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
