Apa-nya yang salah bung. Sejak muktamar, saya baru sekali bicara soal agenda pusat ini, yaitu soal isu PKS-PDIP. Anda itu siapa. Kenapa sih moderator, orang nggak jelas begini postingnya di approve. Identitas yang kabur saja sudah membuktikan dia ingin memprovokasi dan memancing di air keruh demi tanpa harus bertanggung jawab. Itupun soal PKS-PDIP saya jelaskan ada sumber anonim. Tidak perlu saya sebut lah namanya, tapi saya yakin temen-temen bisa membacanya. Fakta di lapangan saja terlihat jelas PKS berusaha koalisi dengan PDIP. Ini wanti-wanti, jangan sampe KAMMI jadi bermain di politik pragmatis mensukseskan koalisi ini.
Soal sikap saya, baru bergabung di milis ini ya? Atau belum pernah kenal saya kecuali di milis ini. Baca arsip milis ini, sejak tahun 2003 saya sudah kritis dengan kebijakan pusat. Namun saat saya masuk pengurus, saya lebih memilih diam meski tahu ada ketidakberesan. Bagaimana pun ada di dalam sistem membuat saya bertanggung jawab terlibat aktif. Ketika saya di luar sistem lagi, saya berhak untuk kritis lagi. Sedangkan anda, nggak jelas! Jangan-jangan malah bukan kader KAMMI. Soal voter education, lho saya kan nggak sebut KAMMI. Saya hanya mengingatkan, voter education itu proyek duit-duitan, bukan benar-benar mencerdaskan rakyat. Yang harusnya dilakukan EGM adalah political education. Bukan rahasia lagi kalau menjelang pemilu, EGM banyak yang terlibat dalam program voter education, pengawasan pemilu. Kalau anda memang tidak berniat provokasi, sebutkan nama anda, asal kamda atau kampusnya. Itu baru sikap yang satria. Berani menuduh, berani menampakkan batang hidung. Saya sudah berkali-kali minta di pecat. Saya beri kehormatan anak pusat memecat saya. Hahaha.. tapi akh Erik terus menahan saya. Dan perlu saya tegaskan, anda orang kedua yang menuduh saya masih jadi moderator. 3 hari yang lalu ada orang dari malang yang mengirim posting ke saya memaki-maki moderator, gara-gara postingnya tidak masuk. Padahal saya sudah tidak ngurus milis. Perlu anda ketahui, milis ini 90% sudah diambil alih oleh pengurus pusat. Mereka yang mengurus adalah akh Bakti, akh Erik dan akh Sofyardi. Karena kejadian saya, saya makin tampak serius untuk mengundurkan diri. Terlalu banyak yang ingin menyingkirkan saya. Untuk akh Erik, akh Bakti dan akh Sofyardi, kali ini jangan menahan saya lagi. Saya beri kehormatan kemenangan pada mereka. Cuma lain kali pakai nama asli. OK! Lebih keliahatn ksatria. Mau tahu kenapa saya sebut anda bukan kader KAMMI. Di KAMMI tidak pernah ada struktur DPC, bukan begitu dpc_kammi. Hehehe... Salam, Yusuf Caesar 2009/2/2 dpc_kammi <[email protected]> > Cup...kayaknya ente deh yang paling sakit > udahlah, ente udah bukan masanya lagi...tahu diri dong. > ente di KAMMI Pusat kemaren emang udah berbuat apa? > komentar ente selalu provokatif dan memancing...sangat kelihatan ada > "Kebencian", tidak menerima fakta dan menutup mata. > > Yang KAMMI Pusat sekarang lakukan seolah-olah salaaaaaaah terus dimata > ente. > Oposisi sih boleh, tapi jangan menegasikan gitu dong...lebih obyektif > dan fair dikit dikit lah. Jangan melakukan pembunuhan karakter begitu. > Jangan pake kaca mata kuda, penuh kecurigaan, dan sinis begitu > lah...lebih open mind dan dewasa dikit lah. > > agenda kammda lebih penting dari mukernas, voter education cuma urusan > duit, acara rakornas PDI yang tak ada hubungan dengan mukernas KAMMI > juga loe kait-kaitin. Itu memancing di air keruh namanya. > > kayaknya kalo jago ente muhit yang jadi...gak bakalan begini ketus kan?. > > di Mukernas kemarin ada usul milis perlu diperbaiki, bahkan ada yang > usul dihentikan dulu untuk ditata, termasuk mengusulkan yusuf caesar > untuk kaderisasi diganti saja dari modertor. percayakan pada yang muda > dan baru..kalao perlu ada anak kammda yang jadi moderator juga gak > masalah... > > tahu diri lah cup.... > > > [Non-text portions of this message have been removed]

