Back!!!

> Ini semua sih tergantung orangnya 8-) mungkin kalau Gunadarma mengambil
> sikap cuwek dan tidak terlalu memikirkan tugas sosial (seperti Uni-uni
> "elite" lainnya) hal ini bisa dihadapi dengan mudah.  Yang jadi masalah
> Gunadarma bukan sekedar ingin menjadi "the best of the best" tetapi masih
> memiliki beberapa tugas sosial yg mau nggak mau jadi beban.

Hehehe... bisa jadi topik baru nih --> "tugas sosial".  nanti ah
sambungnya... Yang jadi pertanyaan gimana memprioritaskan "stakeholder".
Mahasiswa, Dosen, Alumni, atau  Masyarakat yang musti dinomorsatukan?

> Biasanya saya nongkrong ama mahasiswa dulu sebelum masuk kelas (he.he.
> salah satu hobby saya waktu ngajar adalah nongkrong - dg mahasiswa.h.e.he)
> jadi bisa tahu pandagan mereka, obrolan mereka, gosip mereka - ini yg sip.

Hmmm... jadi inget, di sini setiap akhir semester, beberapa Prof ngadain
pertemuan kelas di luar 'kebiasaan'. Ada yang bawa Pie buat mahasiswa sambil
ngobrol, ada yang ngadain pertemuan di Pub... hehehe... pokoknya informal
deh... sambil nongkrong dan ngereview materi semester.

> Nah di sinilah tampak bahwa "kesulitan" merubah suasana kelas biar seperti
> Uni di "LN" h.he. itu bukan karena hanya dari sang dosen yang tidak mau
> atau sekolah yg tak memberikan kesempatan.  Tetapi lebih kepada
> mahasiswanya.

Hmmm... jadi yang diutamakan untuk berubah mahasiswa ya?? Sementara dosen
dan sekolah sudah maksimal?

> > Di kelas master Fresno State, umumnya mahasiswanya adalah para
> > praktisi yang kembali ke sekolah. Membaca buku dan menguasai materi
> > adalah kewajiban mahasiswa, jadi jarang sekali Prof2 yang kasih
> > lecture. Biasanya cuma sebelum mid dan final term. Sisa pertemuan
> > diisi dengan diskusi antar mahasiswa yang saling bagi pengalaman
> > terhadap suatu materi, tapi tetap dengan arahan si Prof.
>
> Hm... enak ya jadi dosen sana, lebih gampang ngak usah diributin
> absen.he.he.he

hehehe... itu untuk kelas2 graduate. Kalo undergraduate, absennya diutamain
juga kok...sama dengan GD, hanya ratio dosen dan mahasiswanya aja yang
beda...

> Hm.. secara teori memang akan bagus ya, tapi apa yang terjadi.. mahasiswa
> tetap memilih di ruangan, karena dia kalau di ruangan ada "temen ngobrol"
> akhirnya nggak berfungsi "pengumuman" kita bahwa tidak mengejar absen.
> Saya sendiri memang memakai prinsip ini ketika ngajar (jaman Avi
> mahasiswa, ketika saya baru pulang, hal ini sudah saya terapkan dan saya
> selalu mengamati reaksi mahasiswa 8-)
>
> He.he. jadi susah ya.. diberi kebebasan nggak absen, pada tetap di kelas
> dan ngobrol.  Di beri absen, pada ribut dosen koq merhatiin absen

Wah, kalo yang ini emang M.O. saya waktu ngajar. Jadi berdasarkan
pengalaman, bukan katanya... biasanya yang saya suruh keluar pada mau tuh,
jadi yang di kelas yang belajar aja... Kalo pas Made ngajar hasilnya lain,
mungkin karena "Aura"-nya lain... :-)

> Jangan ambil saya sebagai panutan 8-)  Lebih baik jadikan "alumni gress"
> lainnya sebagai panutan, jadi masih "dekat di mata":  Kalau saya khan umur
> aja udah beda banget...  jadi takutnya pada ngomong "jelas aja udah tua"..
> kalau yg jadi panutan sama-sama alumni khan bisa "ditembak".. "tuh temen
> kamu sama-sama alumni aja bisa..."

Hehehe sama2 thirty something kok ngerasa udah tua sih....

> Jangan kaget kalau diskusi ama saya 8-)

Nggak, nggak kaget kok... dari awal khan sudah berhati2 ... (Udah sering
ngikutin diskusi di sini). Walau sempet kepancing sama --> Nggak perlu
"reseh-reseh" protest ini itu dulu, apalagi kalau belum bisa nunjukin
"bukti"...

Ciao!


____________________________
BN3 Hosted Customer Service Solution, basic service FREE.
CRM enable your web site in 5 minutes! http://www.bn3.com

* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke