edy purwanto wrote:
Ups sorry itu bukan buat mas Dani tapi buat joule.
Kalo saya diantara dua pilihan itu justru membuat saya enjoy pake dua-duanya
mas.
Bosen di kde ya pindah ke gnome begitu sebaliknya.
Justru dengan adanya pilihan ini yang membuat saya seneng untuk oprek2 openSUSE, misal kde belum stabil ya pindah ke gnome.
Saya adalah pengguna gnome yang cukup lama, menurut pendapat saya
satu-satunya "kelemahan" gnome adalah wireline ketika
minimize/maximize bisa ditangkap mata (fitur metacity). Kwin lebih
unggul dalam hal ini. Wiriline ini hilang bila kita aktifkan
COMPOSITING DESKTOP (Compiz, Compiz-fusion, Berryl)
saya menggunakan komputer untuk membantu menyelesaikan pekerjaan saya
sehari-hati, dan ndak pernah neko2 (kecuali coba-coba ngepatch,
compail kernel), saya tidak ingin ada DOWN-TIME lebih dari 24 jam pada
laptop pribadi. Berdasarkan pengalaman maka KDE 3.5.9 adalah pilihan
terbaik, tidak pernah henk, tidak pernah blooted, tidak pernah ada
gangguan sama sekali selama 8 bulan berturut-turut.
KDE-4 sangat cantik dalam penampilan, tapi masih sering freeze,
aplikasi yang sudah diclose tidak sungguh2 menutup. KDE-4 akan kacau
balau bila menjalankan aplikasi berbasis GTK.
gnome sangat intuitif, tapi untuk kerja saya sttick dengan kde 3.5.9.
--
sent by viruses immune, opensource and freedom system, uBuntu x86_64
|T7300|4GB|Lenovo T61
_______________________________________________
milis mailing list
[email protected]
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org