Semua adalah pilihan, semoga kita tetap bisa saling menjaga silaturahmi ke depan.
Keep contact.

rgds



On Mon, 19 Jul 2010 04:20:35 +0700, toto yulian <[email protected]> wrote:

2010/7/18 janganan <[email protected]>

Ini mungkin email terakhir saya di milis OpenSuse. dan saya memutuskan
untuk back to windows (jangan bilang windows saya bajakan yah !)

Flash Back
-----------------
Sebenrnya saya sudah mulai mengenal linux mulai dari redhat 6, begitu kenal
linux, seneng karena banyak tantangan yang harus di hadapi, mulai
konfigurasi sound sampe Xfree68. mulai dari oprek berjam jam, sampebeli VGA
baru demi bisa merasakan Linux.

Sewaktu di dunia kerja ternyata kemampuan seorang nubi linux sepertisaya
gak berguna, dunia kerja pro ke windows :(, terpaksa harus Windows lagi.

Sekarang saya mau mencoba mencicipi Linux lagi karena dengar kabar dari
beberapa pecinta linux yang getol banget promosi linux, karena sekarang
Linux gak seperti jaman saya dulu (jaman redhat 6 / Mandrake 5). Katanya
Sekarang Linux sudah bisa detect hampir semua hardware modern, dann
tampilannya yang aduhai melebihi tampilan win7.

Begitu nyoba linux lagi pertama, saya install Ubuntu, tapi gak sreg,lalu
pindah ke openSuse, setelah laptop terinstall linux mulai muncul masalah
masalah yang harusnya tidak terjadi.

1. Wifi gak aktif. harus rela switch dari ndiswarapper, madwifi, sampe
install driver berbayar. dan akhirnya puas dengan restrict driver.
2. Masalah gak berhenti di sini..ketika harus konfigurasi inet sharing,
dhcp + dnsmasq + squid. Gak tau knapa, kalau pas lagi install truskonfig
semua lancar, tapi begitu restart besok pagi...semua gak jalan. :(
3. Network manager dan yast network gak akur... punya file konfig sendiri2 4. Saya lupakan masalah share internet dengan laptop, saya pikir lebih baik
beli AP aja biar gak repot. Muncul masalah lagi ketika buka browser,yang
membuat saya sangat kecewa adalah font di Linux saya sangat jelek, gak
senyaman kalau di win, semua tampak blur, bikin pala pusing.
saya sudah coba tweak degan setingan fontconfig - hint - pixel range - atur
dpi - LCD sub pixel tetep hasilnya mengecewakan. Juga sudah tweak manual
lewat edit font.conf tetap gak memeberikan hasil.

Seminggu lebih sudah saya coba otak atik linux, dan hasilnya nol besar, apa
pengguna linux harus seperti ini?
dan perlu di ketahu saya setting semua kebutuhan saya di windows dalam
waktu kurang dari 1/2 jam, dan laptop siap untuk kerja, tanpa di pusingkan
dengan konfigurasi yang gak ada ujungnya.

dan akhirnya keputusan susah bulat, say goodbye Linux..

NB : Untuk yang pernah chat dengan saya dan menertawakan saya karena waktu
saya nanya "saya mau klient(XP) saya mendapatkan ip dari server linuxkok
gak mau stabil yah koneksinya?" dengan gagahnya dia menyarankan untuk pindah
linux aja klien nya.
menurut saya ini saran yang aneh, dan arogan.


Terima kasih semua.
Regards
Janganan
YM : janganan
http://planetgossip.co.tv

selamat jalan kawan, semoga cepat kembali.. :D
semoga 'tiada dusta diantara kita'..hoho..






--



Using Opera's revolutionary e-mail client: http://www.opera.com/mail/
______________________________________________
---
Info Milis : http://opensuse.or.id/milis
Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected]
Manajemen Keanggotaan : 
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org

Kirim email ke