ini sekedar renungan buat para jagoan web di indonesia diambil dari tulisan kafi kurnia di kompas.com. kali aja ada gunanya. Catatan Akhir Millenium Tahun 2000 jelas tahun yang sangat luar biasa. Sejumlah kenangan akan tetap bersama kita, biar pun dalam seratus tahun mendatang. Dari segi ekonomi, tahun 2000 dikenang sebagai tahun bencana, di mana gelembung ajaib internet meletus. Pada tanggal 7 Maret 2000, Nasdaq berhasil menembus angka psikologi 5000 hingga 5132. Tapi pada akhir millenium, Nasdaq melorot hingga setengahnya di kisaran 2500'an. Dan tahun yang sama pula di mana Mahkamah Agung Amerika memutuskan membelah Microsoft menjadi dua pada tanggal 7 Juni, sebagai upaya menghancurkan dominasi monopoli Microsoft. Tanggal 4 Mei 2000, kita mencatat serangan dahsyat virus "I Love You" yang menghebohkan itu. Diciptakan oleh seorang mahasiswa komputer yang masih belia di Filipina. Kerugian yang diderita perusahaan di seluruh dunia tak terhitung besarnya. Internet terbukti masih jauh dari aman. Perusahaan-perusahaan dot.com berjuang mati-matian untuk bertahan di tahun 2000. Tanggal 23 Juni, kapitalisasi saham amazon.com berkurang 19 persen setelah para analis menyerah pada prospek kemungkinan amazon.com akan memperoleh laba dalam waktu dekat. Amazon.com kehilangan 14 milyar dollar AS pada hari itu. Sejak itu korban perusahaan dot.com terus berguguran. Pada tanggal 28 Agustus di Amerika saja tercatat 10.000 karyawan dot.com kehilangan pekerjaan. Diperkirakan angka ini sudah membengkak menjadi 30.000 orang pada akhir milenium. Sejumlah prestasi luar biasa juga tercatat di internet tahun ini. 14 Maret Stephen King, menerbitkan e-book pertamanya, yaitu "Riding the Bullet" yang hanya bisa dibeli lewat on-line saja. 28 November 9 juta fans setia Madonna menonton konser Madonna lewat internet. Pada 18 Mei, dua juta orang menonton sexy fashion show dari Victoria Secret di internet. Acara itu sendiri dipancarkan langsung dari Cannes di Perancis. Populasi internet sendiri tumbuh secara luar biasa. Tahun 1999, populasi internet diperkirakan hanya ada 245 juta. Tahun 2000, populasi ini tumbuh 38 persen menjadi 338 juta. Tahun lalu, setiap harinya tak kurang dari 5.9 milyar e-mail lalu lalang di internet. Tahun ini konon 9.7 milyar e-mail dikirim setiap hari lewat internet. Jumlah halaman situs internet juga tumbuh 80 persen dari 1.5 milyar menjadi 2.7 milyar dalam 12 bulan. Wireless internet juga tumbuh luar biasa sebesar 187 persen, dari hanya 6.3 juta menjadi 18.1 juta di tahun 2000 ini. Di Amerika, e-commerce tumbuh 200 persen dari 15 milyar dollar menjadi 45 milyar dollar tahun ini. Fantastis bukan ? Untuk Indonesia sendiri, majalah "A" melukiskan statistik yang sangat tertinggal. Pengguna Internet terbesar di Asia adalah Taiwan, tercatat sebesar 4.8 juta orang. Sedangkan di Indonesia jumlahnya tercatat hanya dibawah 150.000 orang. Jumlah ini mungkin terlalu kecil dan perlu diperdebatkan. Namun perlu dicatat, ini adalah angka statistik saja. Akses internet di Indonesia memang masih menjadi virus yang membuat kita semua sakit kepala. Akses internet lewat jaringan non-komputer seperti TV kabel juga masih sedikit sekali. Di Amerika, pelanggan TV kabel sudah mencapai 65 juta rumah. Pelanggan ISP di Amerika sudah 57 juta orang. Sedangkan pelanggan TV kabel di Indonesia, menurut statistik masih dibawah 100.000 rumah. Harapannya adalah mungkin lewat pelanggan telpon selular yang di Indonesia sudah mencapai sekitar dua juta-an. Ketertinggalan Indonesia dalam persaingan ekonomi baru dan infrastruktur internet tampaknya makin hari makin menjadi masalah yang serius. Hal ini perlu kita perhatikan dengan sangat serius. Setiap kali saya membaca statistik internet, Indonesia selalu muncul di belakang. Kita jauh tertinggal dengan Malaysia, Thailand dan Filipina. Internet jelas bukan lagi kemewahan, tapi sudah menjadi infrastruktur penting yang mirip dengan telepon dan listrik. Tumbangnya berbagai perusahaan dot.com di dunia selama tahun 2000 memperlihatkan bahwa peta persaingan sudah berubah total, dan menjadi semakin kompetitif. Jelas, situasi ini akan mempersulit kita lebih jauh. Kita mesti ikut berlomba dan merangsang sumber daya manusia yang kita miliki, untuk segera masuk ke kancah persaingan. Majalah "The Industry Standard" menyimpulkan, rata-rata orang di Amerika menghabiskan waktu 10 jam perbulan di internet. Internet jelas sudah menjadi bagian dari hidup kita, bukan hanya sekedar gaya. Tampaknya tahun 2001 akan menjadi tahun yang lebih seru lagi. Mari kita lihat bersama, apa yang akan terjadi. Selamat Tahun Baru ! Selamat Datang Milenium yang baru ! Semoga anda semua, semakin sukses di tahun mendatang. _________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com. Belanja Komputer & PC Asesoris Diskon 40% hanya di www.fastncheap.com -------[ Master Web Indonesia - www.master.web.id ] ------- Moderator : [EMAIL PROTECTED] Berlangganan : [EMAIL PROTECTED] Stop Berlangganan : [EMAIL PROTECTED] -----------------------------------------------------------
